Scroll untuk baca artikel
#
OrganisasiPeristiwaPolitikSumatera Utara

PKS Serdang Bedagai Gelar Daurah Murabbi, Perkuat Peran Pembina Remaja dalam Dakwah dan Pembangunan Bangsa

×

PKS Serdang Bedagai Gelar Daurah Murabbi, Perkuat Peran Pembina Remaja dalam Dakwah dan Pembangunan Bangsa

Sebarkan artikel ini
PKS Sergai
PKS Serdang Bedagai Gelar Daurah Murabbi, Perkuat Peran Pembina Remaja dalam Dakwah dan Pembangunan Bangsa

SERDANG BEDAGAI — Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kabupaten Serdang Bedagai menggelar Pelatihan Peningkatan Kompetensi Pembina Majelis Taklim Remaja atau Daurah Murabbi, Minggu (3/5/2026), di Aula Kantor DPD PKS setempat.

Kegiatan ini diikuti para pembina pengajian remaja putra dan putri dari berbagai kecamatan di Serdang Bedagai. Pelatihan tersebut bertujuan memperkuat pemahaman keislaman di kalangan remaja, sekaligus menegaskan bahwa ajaran Islam tidak hanya terbatas pada ibadah ritual, tetapi juga mencakup seluruh aspek kehidupan, termasuk kontribusi terhadap pembangunan bangsa.

Acara dibuka dengan rangkaian seremoni, mulai dari pembacaan ayat suci Al-Qur’an, doa, hingga menyanyikan lagu Indonesia Raya. Ketua panitia, Muhammad Fahmi, S.Pd., dalam sambutannya menyampaikan harapan agar para peserta mampu meningkatkan kualitas pembinaan di lingkungan remaja.

“Melalui pelatihan ini, kami berharap lahir dai dan daiyah muda yang berkualitas. Peran pembina sangat strategis dalam membentuk generasi yang tidak hanya religius, tetapi juga bermanfaat bagi masyarakat, khususnya di Serdang Bedagai,” ujarnya.

Ketua DPD PKS Serdang Bedagai, Ardiansyah, S.Bns., yang sekaligus membuka kegiatan, menegaskan bahwa pelatihan ini merupakan bagian dari kontribusi nyata PKS sebagai partai politik sekaligus partai dakwah.

BACA JUGA :  Pengukuran Tanah Program PTSL: Kantah Simalungun Berkomitmen Wujudkan Kepastian Hukum Agraria

“Pembinaan masyarakat, terutama remaja, adalah investasi jangka panjang bangsa. Kegiatan ini sejalan dengan upaya menuju Indonesia Emas, sebagaimana menjadi visi pembangunan nasional saat ini,” kata Ardiansyah dalam arahannya.

Pelatihan menghadirkan sejumlah pemateri dengan topik yang berfokus pada penguatan kapasitas pembina. Pemateri pertama, Parmonoan Siregar, M.Pd.I., membawakan materi tentang keutamaan menjadi pembina dalam dakwah. Ia menekankan bahwa peran tersebut merupakan bentuk kemuliaan karena meneladani Rasulullah SAW.

“Ketika seseorang mampu membimbing satu orang menuju kebaikan, nilainya lebih berharga dari dunia dan seisinya,” ungkapnya, mengutip hadis.

Sesi berikutnya diisi oleh Zulmorado Slawat Siregar, S.E., yang membahas kaidah dasar pembinaan, termasuk pentingnya memahami latar belakang binaan—mulai dari aspek pendidikan, budaya, hingga kondisi ekonomi. Menurutnya, pendekatan yang tepat akan membangun hubungan yang kuat antara pembina dan binaan.

“Pembina harus aktif berinteraksi, menyapa, dan memahami kondisi binaannya agar tercipta ikatan persaudaraan yang kokoh berbasis keimanan,” jelasnya.

Materi ketiga disampaikan oleh M. Yusron, S.E., M.M., yang mengulas teknik pengelolaan binaan melalui metode micro teaching. Ia menekankan pentingnya perencanaan materi yang terstruktur dan relevan dengan kebutuhan peserta binaan.

BACA JUGA :  Disambut Ratusan Warga Aliaga II, Putra Mahkota Alam Tegaskan Komitmen Membangun Padanglawas

“Pembina perlu menyesuaikan materi dengan kondisi dan kemampuan binaan, agar pesan yang disampaikan benar-benar terserap dan berdampak,” katanya.

Salah satu peserta, Adi Kaca dari Kecamatan Tebing Syahbandar, mengaku pelatihan tersebut memberikan wawasan baru dalam membina remaja.

“Selama ini pembinaan sering dipahami sebatas pengajian. Padahal, kegiatan positif sebagai warga negara juga bagian dari pengamalan ajaran Islam. Pelatihan ini membantu kami menyusun materi yang lebih tepat sasaran,” ujarnya.

Kegiatan ditutup dengan sesi ramah tamah dan makan bersama, menandai berakhirnya pelatihan yang diharapkan mampu memperkuat peran pembina dalam mencetak generasi muda yang berkarakter, religius, dan berkontribusi bagi masyarakat.

(ABN/Ishak)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *