Scroll untuk baca artikel
#
BeritaUniversitarian

Rektor UMA: Dunia Kerja Tak Lagi Bertanya IPK, Tapi Kontribusi yang Bisa Anda Berikan

×

Rektor UMA: Dunia Kerja Tak Lagi Bertanya IPK, Tapi Kontribusi yang Bisa Anda Berikan

Sebarkan artikel ini
Rektor UMA Prof. Dr. Dadan Ramdan, M.Eng., M.Sc, mewisuda lulusan UMA, di Gelanggang Mahasiswa dan Hall UMA Kampus I, Jalan Kolam No. 1, Medan Estate, Sabtu (27/6/2026).

Medan – Universitas Medan Area (UMA) mewisuda 703 lulusan program sarjana, magister, dan doktor pada Wisuda Periode I Tahun 2026 yang digelar di Gelanggang Mahasiswa dan Hall UMA Kampus I, Jalan Kolam No. 1, Medan Estate, Sabtu (27/6/2026).

Dalam pidatonya, Rektor UMA Prof. Dr. Dadan Ramdan, M.Eng., M.Sc. menyampaikan pesan yang kuat kepada para lulusan. Menurutnya, perubahan besar akibat perkembangan kecerdasan buatan (AI), big data, otomatisasi, dan ekonomi hijau telah mengubah cara dunia kerja menilai seseorang.

“Hari ini dunia kerja tidak lagi bertanya Anda lulusan apa, tetapi bertanya apa yang bisa Anda kontribusikan. Dunia kerja juga tidak lagi bertanya berapa IPK Anda, melainkan seberapa mampu Anda menghadapi perubahan,” tegas Dadan.

Pesan itu menjadi benang merah dalam wisuda yang mengusung tema “The UMA Edge: Mewujudkan Lulusan Kompetitif, Berintegritas, dan Berwawasan Ekologi dalam Era Transformasi Digital.”

Menurut Dadan, ijazah tidak lagi menjadi satu-satunya modal untuk meraih kesuksesan. Lulusan perguruan tinggi harus memiliki kompetensi yang relevan, karakter yang kuat, kreativitas, kemampuan beradaptasi, serta kepedulian terhadap keberlanjutan lingkungan.

Karena itu, ia mendorong seluruh lulusan UMA agar tidak hanya siap bersaing di tingkat lokal, tetapi juga mampu menembus pasar kerja nasional hingga internasional.

Sebagai wujud komitmen tersebut, UMA terus memperkuat program internasionalisasi. Salah satunya melalui program magang mahasiswa ke Jepang. Pada angkatan pertama, dua mahasiswa Program Studi Teknik Mesin berhasil menjalani magang di Negeri Sakura.

Menurut Dadan, program tersebut bukan sekadar memberikan pengalaman bekerja di luar negeri, tetapi menjadi proses pembentukan karakter dan mental global.

BACA JUGA :  Kajari Medan Fajar Syah Putra Dipromosikan jabat Kabag TU Kejagung

“Di Jepang mahasiswa belajar bahwa kompetensi harus disertai kedisiplinan, kecerdasan harus diiringi tanggung jawab, dan keberhasilan dibangun melalui kerja keras, integritas, serta profesionalisme,” ujarnya.

Keberhasilan mahasiswa mengikuti program magang internasional itu, lanjutnya, menjadi bukti bahwa lulusan UMA memiliki daya saing untuk berkompetisi di ekosistem global. “Inilah salah satu wujud nyata The UMA Edge,” katanya.

Wisuda tersebut dihadiri Kepala LLDikti Wilayah I Sumatera Utara Prof. Drs. Saiful Anwar Matondang, M.A., Ph.D., Wali Kota Binjai Amir Hamzah, Bupati Langkat Syah Afandin yang hadir mewakili alumni sukses, Konsul Jenderal Jepang di Medan Furugori Toru, Wakil Konsul Jenderal Republik Rakyat Tiongkok di Medan Song Jianming, Deputi Perwakilan Bank Indonesia Sumatera Utara Iman Gunadi, pimpinan bank mitra UMA, serta Ketua Yayasan Pendidikan Haji Agus Salim (YPHAS) H. Muhammad Erwin Siregar, S.E., M.B.A.

Dalam sambutannya, Ketua YPHAS Muhammad Erwin Siregar mengingatkan para lulusan untuk memegang tiga nilai utama dalam menjalani kehidupan, yakni unggul dalam kompetensi, kokoh dalam integritas, serta memiliki kepedulian terhadap keberlanjutan lingkungan.

Dengan bekal tersebut, menurutnya, lulusan UMA diharapkan tidak hanya menjadi pencari kerja, tetapi mampu menciptakan lapangan pekerjaan, menjadi inovator, sekaligus pelaku utama perubahan bagi pembangunan bangsa.

“Kami mengembalikan para lulusan kepada keluarga bukan lagi sebagai mahasiswa, tetapi sebagai sarjana dan lulusan pascasarjana yang telah dibekali ilmu pengetahuan, karakter, integritas, serta semangat untuk berkarya dan mengabdi kepada masyarakat,” ujarnya.

BACA JUGA :  Kadis Koperasi UKM Perindag Medan Ditahan Terkait Korupsi Medan Fashion Festival

Sementara itu, Wakil Rektor Bidang Riset, Publikasi, dan Kemitraan UMA, Ahmad Rafiki, BBA (Hons), MMGt, Ph.D., melaporkan bahwa sebanyak 703 lulusan diwisuda, terdiri atas 560 lulusan program sarjana, 141 lulusan program magister, dan dua lulusan program doktor Ilmu Pertanian.

Dari jumlah tersebut, 63 persen lulusan sarjana menyelesaikan studi tepat waktu. Pada jenjang magister, angka kelulusan tepat waktu mencapai 73 persen, sedangkan seluruh lulusan program doktor berhasil menyelesaikan studi sesuai target.

Rangkaian wisuda juga diisi orasi ilmiah Guru Besar UMA bidang Sains dan Data, Prof. Dr. Ir. Rahmad Syah, M.Kom., ASEAN Eng., APEC Eng., yang mengangkat tema “Sains Data untuk Transformasi Pengetahuan, Inovasi, dan Pengambilan Keputusan Berbasis Data.”

Juga ada pemutaran video berisi testimoni program mahasiwa UMA magang di Jepang.

Pada kesempatan itu, UMA juga mengumukan, Nugraha Rahmadan Diyanto sebagai wisudawan terbaik program sarjana, Tukijo sebagai lulusan terbaik program magister, dan Silvia Nora sebagai lulusan terbaik program doktor. (ABN/dan)

Tinggalkan Balasan