Scroll untuk baca artikel
#
PendidikanPeristiwaSumatera Utara

Sekda Madina Buka Jambore Cabang Pramuka Penggalang 2026, Tekankan Pembentukan Karakter Generasi Muda

×

Sekda Madina Buka Jambore Cabang Pramuka Penggalang 2026, Tekankan Pembentukan Karakter Generasi Muda

Sebarkan artikel ini
Jambore tingkat Madina
Sekda Madina Buka Jambore Cabang Pramuka Penggalang 2026, Tekankan Pembentukan Karakter Generasi Muda

 

MANDAILING NATAL – Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Sahnan Pasaribu, secara resmi membuka Jambore Cabang Pramuka Penggalang tingkat kabupaten tahun 2026. Kegiatan tersebut digelar di bumi perkemahan Ulu Pungkut, Kelurahan Huta Godang, Kecamatan Ulu Pungkut, Kamis (12/2/2026).

Pembukaan jambore dihadiri unsur pimpinan organisasi perangkat daerah, para asisten, pengurus Kwartir Cabang (Kwarcab) Pramuka Madina, Ketua Majelis Pembimbing Ranting, hingga jajaran Kwartir Ranting dari berbagai kecamatan. Kehadiran para pemangku kepentingan ini menegaskan dukungan pemerintah daerah terhadap pembinaan generasi muda melalui kegiatan kepramukaan.

Dalam sambutan Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Kamabicab) Pramuka Kabupaten Madina, Saipullah Nasution, yang dibacakan oleh Sahnan Pasaribu, disampaikan apresiasi atas terselenggaranya jambore cabang tahun 2026. Ia menegaskan bahwa jambore bukan sekadar kegiatan berkemah, melainkan ruang pembentukan karakter dan mental generasi muda.

BACA JUGA :  Masyarakat Lega, Setelah Normalisasi Sungai, Masjid di Pasar Sibuhuan tak lagi Terendam Banjir

“Jambore bukan hanya ajang berkemah biasa. Di sinilah adik-adik ditempa menjadi generasi yang tangguh dan berkarakter. Ini merupakan implementasi nyata nilai Tri Satya dan Dasa Darma,” ujar Sahnan membacakan sambutan tersebut.

Lebih lanjut disampaikan, gerakan pramuka memiliki peran strategis sebagai penyelenggara pendidikan nonformal di luar lingkungan keluarga dan sekolah.

Melalui sistem among, prinsip dasar, serta metode kepramukaan, organisasi ini menjadi wadah pembinaan dan pengembangan potensi kaum muda agar tumbuh menjadi pribadi mandiri, disiplin, dan bertanggung jawab.

Sahnan juga menekankan bahwa rangkaian kegiatan jambore bukan sekadar aktivitas seremonial. Tenda-tenda perkemahan, menurutnya, akan menjadi ruang belajar kepemimpinan dan kebersamaan bagi para peserta. Api unggun yang menyala di malam hari bukan hanya sumber penerangan, tetapi simbol semangat yang tidak pernah padam dalam diri setiap anggota pramuka.

BACA JUGA :  Syaiful Syafri: Kebijakan Gubsu tentang Sekolah Gratis bagi Siswa SMA/SMK Akankah Perbaiki Kualitas Pendidikan?

Di akhir kegiatan, Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia dan jajaran pengurus Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Madina yang telah bekerja keras menyukseskan jambore tersebut. Kegiatan ini diharapkan mampu melahirkan generasi muda yang berintegritas, berjiwa sosial, serta siap menjadi penerus pembangunan daerah.

(ABN/Dedi Mulia)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *