MEDAN – Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU) menyembelih 22 ekor hewan kurban pada pelaksanaan Hari Raya Idul Adha 1447 H di Kampus II UINSU, Jalan Willem Iskandar, Medan, Kamis (28/05/2026).
Rektor UINSU Prof Dr Nurhayati MAg mengatakan, kegiatan penyembelihan hewan kurban di UINSU, menjadi bagian dari tradisi tahunan UINSU dalam memperkuat nilai keikhlasan, kepedulian sosial, dan semangat berbagi kepada sesama, khususnya masyarakat di lingkungan kampus dan sekitarnya.
Sepertti diketahui, bahwa sebanyak 22 ekor hewan kurban disembelih terdiri atas 21 ekor lembu dan satu ekor kambing. Hewan kurban tersebut berasal dari para pejabat, dosen, tenaga kependidikan, serta sumbangan mitra dan stakeholder UINSU.
Penyembelihan hewan kurban UINSU ini, turut dihadiri Rektor UINSU Prof Dr Nurhayati, M.Ag, Wakil Rektor II Dr. Abrar M. Dawud Faza, M.A, Wakil Rektor IV Prof. Dr. Muzakkir, M.A, para dekan dan wakil dekan, serta para kepala bagian tata usaha di lingkungan UINSU Medan.
Ketua Panitia Kurban UINSU, Dr Fauzi Arif Lubis menyampaikan dari total 22 hewan kurban, sebanyak tujuh ekor lembu berasal dari mitra UINSU. Dukungan tersebut menjadi bukti kuatnya hubungan kemitraan antara UINSU dan berbagai pihak eksternal.
“Pelaksanaan kurban tahun ini diikuti oleh 126 shahibul kurban. Jumlah ini terus menunjukkan peningkatan dan partisipasi keluarga besar UINSU dalam melaksanakan ibadah kurban,” kata Fauzi yang juga Wadek II FEBI ini.
Adapun mitra yang turut menyumbangkan hewan kurban antara lain Bank Syariah Indonesia (BSI), Bank Sumut Syariah, Bank Syariah Nasional, Bank Mega Syariah, Bank Rakyat Indonesia (BRI), anggota DPR RI Dr. Musa Rajekshah, M.Hum., serta Bupati Labuhanbatu Utara Dr. H. Hedri Yanto, M.M.
“Atas nama panitia, kami mengucapkan terima kasih kepada Ibu Rektor UINSU, para pimpinan, seluruh shahibul kurban, serta para mitra yang telah memberikan dukungan. Alhamdulillah, tahun ini pelaksanaan kurban berjalan baik dan penuh kebersamaan,” ujar Fauzi Arif.
Rektor UINSU juga menyampaikan apresiasi khusus kepada mitra UINSU yang selama ini terus mendukung berbagai kegiatan kampus, termasuk dalam pelaksanaan ibadah kurban. “Kerja sama ini tidak hanya bernilai kelembagaan, tetapi juga memiliki makna sosial dan spiritual,” katanya.
Prof Nurhayati menambahkan, ibadah kurban hendaknya dimaknai sebagai upaya menumbuhkan keikhlasan serta menghilangkan sifat-sifat buruk dalam diri manusia. “Melalui kurban ini, sifat buruk kebinatangan harus hilang dan digantikan dengan kepedulian, keikhlasan, serta semangat berbagi,” katanya.
Sebagai Rektor UINSU, Prof Nurhayati menyampaikan rasa syukur atas meningkatnya jumlah peserta kurban dari lingkungan UINSU. Menurutnya, peningkatan tersebut menunjukkan tumbuhnya kesadaran spiritual dan solidaritas sosial di kalangan keluarga besar kampus.
“Kita tidak memaksa pejabat maupun pegawai UINSU untuk berkurban. Namun, Alhamdulillah, jumlah yang berkurban semakin bertambah. Ini lahir dari kesadaran, keikhlasan, dan semangat untuk berbagi,” ujar Rektor.
Rektor berharap pelaksanaan kurban ini semakin memperkuat silaturahim di lingkungan UINSU serta menghadirkan manfaat bagi masyarakat. “Dengan adanya kurban, silaturahim kita semakin kuat. Semoga ibadah ini menjadi amal yang diterima Allah SWT dan membawa keberkahan bagi UINSU,” pungkasnya. ** MSJ
- UINSU Sembelih 22 Ekor Hewan Kurban – Mei 28, 2026
- LPCRPM Muhammadiyah Sumut Gelar Rakerwil II di UMMAS Kisaran – Mei 20, 2026
- Prodi Manajemen Dakwah FDK UINSU Raih Akreditasi Unggul – Mei 20, 2026











