Menu

Otomatis
Breaking News

Sumatera Utara

Balita Penderita Kanker Mata di Madina Butuh Uluran Tangan, Dinsos Lakukan Penjangkauan

badge-check

Balita berusia 1 tahun 3 minggu asal Desa Kampung Padang, Kecamatan Panyabungan, Kabupaten Madina, tengah berjuang melawan penyakit kanker mata ganas. Butuh Uluran Tangan. Perbesar

Balita berusia 1 tahun 3 minggu asal Desa Kampung Padang, Kecamatan Panyabungan, Kabupaten Madina, tengah berjuang melawan penyakit kanker mata ganas. Butuh Uluran Tangan.

MANDAILING NATAL – Seorang balita berusia 1 tahun 3 minggu asal Desa Kampung Padang, Kecamatan Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), tengah berjuang melawan penyakit kanker mata ganas.

Keterbatasan ekonomi membuat orang tuanya berharap adanya bantuan dari para dermawan maupun pemerintah agar sang anak dapat segera memperoleh pengobatan. Informasi mengenai kondisi balita tersebut diterima wartawan pada Sabtu (11/7) melalui grup WhatsApp wartawan.

Balita bernama Amanda Tiara Indrayani, putri keempat dari pasangan Indra (42) dan Nurliani (29), diketahui mengalami pertumbuhan jaringan tidak normal pada kedua bola matanya yang ditandai dengan munculnya benjolan berwarna merah. Kondisi tersebut diduga merupakan kanker mata yang memerlukan penanganan medis segera oleh dokter spesialis mata.

Sang ayah, Indra, mengaku sudah tidak memiliki kemampuan ekonomi untuk membiayai pengobatan putrinya yang harus dirujuk ke rumah sakit di Kota Padang.

“Kami tidak punya biaya membawa putri kami berobat ke Padang. Kami sangat mengharapkan bantuan dari para dermawan untuk biaya pengobatan putri kami,” ucap Indra dengan mata berkaca-kaca, Sabtu (11/7).

Setiap hari, kedua orang tua Amanda hanya bisa mendampingi buah hati mereka yang terus berjuang menahan rasa sakit. Di tengah keterbatasan, mereka tetap berharap ada kepedulian masyarakat sehingga Amanda dapat segera memperoleh perawatan medis yang layak.

Keluarga juga berharap Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal dapat memberikan perhatian dan bantuan agar proses rujukan serta pengobatan Amanda dapat segera terlaksana.

Bantuan sekecil apa pun dinilai sangat berarti bagi keluarga untuk menyelamatkan masa depan sang balita agar dapat kembali tumbuh sehat seperti anak-anak seusianya.
Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Mandailing Natal, H. Ahmad Duroni, saat dikonfirmasi melalui WhatsApp pada Sabtu (11/7), mengatakan pihaknya telah merespons laporan tersebut.

“Kami akan berdiskusi terlebih dahulu terkait proses keberangkatannya bersama kepala desa/lurah, camat, dan Baznas. Kabid kami dari Dinas Sosial juga sudah melakukan penjangkauan tadi,” ujar Duroni.

Pihak keluarga kini berharap proses koordinasi tersebut dapat segera membuahkan hasil sehingga Amanda bisa mendapatkan penanganan medis secepatnya. Dukungan dari pemerintah, lembaga sosial, maupun masyarakat diharapkan menjadi harapan baru bagi kesembuhan balita tersebut.

(ABN/Dedi Mulia)

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

ASRI Serentak di Lima Kecamatan, Pemko Binjai Perkuat Gerakan Jaga Kebersihan Lingkungan

11 Sep 2026 - 14:21 WIB

ASRI Serentak di Lima Kecamatan, Pemko Binjai Perkuat Gerakan Jaga Kebersihan Lingkungan

DPRD Sumut Dorong Perda Ekonomi Hijau, PRKBI Diprioritaskan dalam APBD 2027

10 Sep 2026 - 19:42 WIB

DPRD Sumut Dorong Perda Ekonomi Hijau, PRKBI Diprioritaskan dalam APBD 2027

Serah Terima Jabatan Pejabat Pengawas, Kantah Toba Dorong Penguatan Kinerja dan Pelayanan

10 Sep 2026 - 19:00 WIB

Serah Terima Jabatan Pejabat Pengawas, Kantah Toba Dorong Penguatan Kinerja dan Pelayanan

Kantah Toba Perkuat Kinerja dan Pelayanan melalui Monitoring dan Pembinaan Internal

10 Sep 2026 - 18:49 WIB

Kantah Toba Perkuat Kinerja dan Pelayanan melalui Monitoring dan Pembinaan Internal

Balik Nama Selesai dalam Tujuh Hari, Masyarakat Jadi Bisa Lebih Cepat Memanfaatkan Sertipikat Tanah

10 Sep 2026 - 06:23 WIB

Balik Nama Selesai dalam Tujuh Hari, Masyarakat Jadi Bisa Lebih Cepat Memanfaatkan Sertipikat Tanah
Sedang Hot Nasional