Kabupaten Labuhanbatu Selatan, yang kerap dijuluki sebagai daerah dengan basis religiusitas yang kuat di Sumut, saat ini tengah memacu pertumbuhan ekonomi kerakyatan melalui sektor UMKM berbasis syariah dan perkebunan rakyat. Integrasi data melalui DTSEN yang dikawal oleh DPD RI ini diharapkan mampu menyaring basis data kemiskinan (DTKS) agar jaring pengaman sosial dapat tersalurkan secara lebih adil.
Melalui Sensus Ekonomi 2026, potret menyeluruh mengenai peta usaha umat di Labusel akan terlihat jelas. Data ini nantinya tidak hanya berguna bagi pemerintah daerah, tetapi juga bagi lembaga amil zakat, ormas Islam, dan para pelaku usaha lokal dalam memetakan potensi zakat, infak, sedekah, serta pemberdayaan ekonomi berbasis komunitas demi mengentaskan ketimpangan ekonomi di daerah.
























Komentar ditutup.