Scroll untuk baca artikel
#
PeristiwaSumatera Utara

Kantah Toba Dorong Pemberdayaan Masyarakat Lewat Sosialisasi Akses Reforma Agraria

×

Kantah Toba Dorong Pemberdayaan Masyarakat Lewat Sosialisasi Akses Reforma Agraria

Sebarkan artikel ini
Akses Reforma Agraria
Kantah Toba Dorong Pemberdayaan Masyarakat Lewat Sosialisasi Akses Reforma Agraria

TOBA – Kantor Pertanahan (Kantah) Kabupaten Toba melalui Seksi Penataan dan Pemberdayaan melaksanakan Sosialisasi Fasilitasi Pendampingan Usaha Akses Reforma Agraria (ARA) di Desa Pintu Batu, Kecamatan Silaen, Rabu (10/9/2025).

Kegiatan ini menjadi tindak lanjut dari program Reforma Agraria yang tidak hanya fokus pada redistribusi maupun legalisasi aset tanah, tetapi juga pemanfaatannya secara produktif.

Melalui fasilitasi pendampingan, masyarakat desa mendapatkan dukungan berupa peningkatan pengetahuan, keterampilan, akses permodalan, hingga peluang kerja sama dengan kementerian/lembaga, pemerintah daerah, BUMN, maupun offtaker.

Kepala Seksi Penataan dan Pemberdayaan Kantor Pertanahan Kabupaten Toba, Iskandar Juliantus Tarigan, S.P., menegaskan bahwa keberhasilan program ARA membutuhkan sinergi kuat antara para pemangku kepentingan dan masyarakat subjek Reforma Agraria. “Sinergi menjadi kunci agar manfaat program benar-benar dapat dirasakan langsung oleh masyarakat,” ujarnya.

Akses Reforma Agraria

Kepala Desa Pintu Batu turut menyatakan dukungan penuh, seraya berharap potensi desa dapat berkembang dan berkontribusi pada peningkatan ekonomi masyarakat.

BACA JUGA :  Gelar Rakor Lintas Sektoral, Polda Sumut, Kodam I/BB dan Pemprov Pastikan Kesiapan Pengamanan Mudik Nataru

Berbagai pihak juga menyampaikan komitmennya dalam mendukung pemberdayaan masyarakat melalui ARA, antara lain:

  • Dinas Koperasi UKM, Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Toba: menekankan inovasi tenun ulos, pelatihan pewarnaan alami, serta pendaftaran UMKM ke SIINas.
  • Dinas Kebudayaan, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif Kabupaten Toba: membuka akses pelatihan kriya, pemasaran digital, dan HAKI bagi pelaku ekonomi kreatif.
  • Bank Mandiri Kabupaten Toba: menawarkan skema KUR, permodalan, serta pemanfaatan QRIS untuk mendukung digitalisasi transaksi.
  • Dinas Pertanian Kabupaten Toba: memperkenalkan teknologi Jajar Legowo (Jarwo) dan program IP2 guna meningkatkan produktivitas pertanian.
  • Gerakan Ekonomi Kreatif Nasional (GEKRAFS) Sumatera Utara: mendorong pemasaran digital melalui platform e-commerce seperti Shopee dan TikTok.

Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah nyata pemberdayaan ekonomi masyarakat desa melalui Reforma Agraria, sehingga tanah yang telah didistribusikan benar-benar memberi manfaat berkelanjutan bagi kesejahteraan bersama.

BACA JUGA :  MUI Kota Medan Dukung Kapolrestabes Tindak Tegas Kawasan Rawan Narkoba Jermal XV

Turut hadir dalam kegiatan ini perwakilan Dinas Koperasi UKM, Perdagangan dan Perindustrian, Dinas Kebudayaan, Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Plt. Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Toba, perwakilan Bank Mandiri Cabang Toba, Wakil Ketua Umum GEKRAFS Sumut, Kepala Desa Pintu Batu, serta masyarakat subjek Reforma Agraria.

(ABN/basri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *