Scroll untuk baca artikel
#
BeritaSumatera UtaraUniversitarian

Program Profesor Mengabdi UMA Dorong UMKM Sei Mencirim Naik Kelas

×

Program Profesor Mengabdi UMA Dorong UMKM Sei Mencirim Naik Kelas

Sebarkan artikel ini
Tim Program Profesor Mengabdi UMA dipimpin Prof. Dr. Syafrida Hafni Sahir, SE, M.Si bersama pelaku UMKM Desa Sei Mencirim, Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deli Serdang.

DELI SERDANG – Komitmen membangun desa dari potensi yang dimiliki sendiri kembali ditegaskan melalui Program Profesor Mengabdi yang digelar dosen Universitas Medan Area (UMA) di Desa Sei Mencirim, Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deli Serdang, 6 Desember 2025.

Mengusung tema “Model Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Potensi Lokal untuk Peningkatan Kesejahteraan di Desa Sei Mencirim”, kegiatan ini menjadi wujud nyata kolaborasi antara perguruan tinggi dan pemerintah desa dalam mendorong lahirnya desa mandiri dan berdaya saing.

Program ini dipimpin Prof. Dr. Syafrida Hafni Sahir, SE, M.Si dari Program Studi Magister Manajemen UMA. Ia didampingi Dr. Ir. Tohap Parulian Sihombing, MM dan Dr. Fitriani Tobing, SE, M.Si dari Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) UMA. Ketiganya menghadirkan pendekatan multidisipliner dalam merancang model pemberdayaan yang sistematis, terarah, dan berkelanjutan.

Dalam sambutannya, Prof. Syafrida menegaskan bahwa desa memiliki sumber daya alam dan sumber daya manusia yang melimpah. Namun, potensi tersebut perlu dikelola melalui strategi pemberdayaan yang tepat agar mampu memberikan nilai tambah ekonomi bagi masyarakat.

BACA JUGA :  Wali Kota Binjai Resmi Buka Semarak Hari Santri 2025, Ajak Santri Siap Hadapi Tantangan Zaman

“Model ini dirancang untuk memperkuat kapasitas masyarakat dalam mengelola potensi lokal secara mandiri dan produktif, sehingga kesejahteraan dapat tumbuh secara berkelanjutan,” ujar Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis UMA tersebut.

Fokus utama program ini meliputi pemetaan potensi unggulan desa, penguatan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), serta peningkatan kompetensi masyarakat melalui pelatihan manajemen usaha, inovasi produk, pemasaran digital, dan literasi keuangan. Tim juga memberikan pendampingan intensif dalam penyusunan perencanaan usaha dan strategi pengembangan pasar agar pelaku UMKM mampu bersaing lebih luas.

Dr. Tohap Parulian Sihombing menjelaskan bahwa indikator keberhasilan pemberdayaan tidak hanya diukur dari meningkatnya pendapatan, tetapi juga dari perubahan pola pikir masyarakat menuju kemandirian ekonomi.

Sementara itu, Dr. Fitriani Tobing menekankan pentingnya pengelolaan keuangan yang tertib dan transparan sebagai fondasi utama dalam menjaga keberlanjutan usaha.

Kepala Desa Sei Mencirim, Sugeng Suheri, menyampaikan apresiasi atas pendampingan langsung yang diberikan tim akademisi UMA. Ia berharap model pemberdayaan ini dapat menjadi contoh dalam pengembangan ekonomi desa berbasis potensi lokal di wilayah Deli Serdang.

BACA JUGA :  Mahasiswa Antusias Sambut Program Mudik Gratis Nataru Pemprov Sumut

Antusiasme warga terlihat dari partisipasi aktif dalam sesi diskusi, praktik pengemasan produk, hingga simulasi pemasaran daring. Sejumlah pelaku UMKM mengaku memperoleh wawasan baru yang aplikatif dan siap diterapkan untuk mengembangkan usaha mereka.

Melalui sinergi antara kampus dan pemerintah desa, Sei Mencirim diharapkan tidak hanya tumbuh sebagai desa mandiri, tetapi juga menjadi model pemberdayaan masyarakat berbasis potensi lokal yang adaptif, inovatif, dan berkelanjutan di Sumatera Utara. (ABN/dan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *