Scroll untuk baca artikel
#
BeritaNasionalUniversitarian

UMSU Aktif di Panggung ASEAN, Dorong Kolaborasi dan Mobilitas Akademik

×

UMSU Aktif di Panggung ASEAN, Dorong Kolaborasi dan Mobilitas Akademik

Sebarkan artikel ini
Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Alumni, dan Kerja Sama UMSU, Rudianto (ketiga kanan), menghadiri Annual Meeting Passage to ASEAN (P2A) Chapter Indonesia yang digelar di Telkom University, Bandung, pada 16–17 April 2026.

BANDUNG — Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) menghadiri Annual Meeting Passage to ASEAN (P2A) Chapter Indonesia yang digelar di Telkom University, Bandung, pada 16–17 April 2026.

Dalam forum tahunan tersebut, UMSU diwakili oleh Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Alumni, dan Kerja Sama, Rudianto. Kehadiran UMSU menjadi bagian dari komitmen kampus dalam memperluas jejaring internasional, khususnya di kawasan Asia Tenggara.

Tahun ini, pertemuan mengusung tema “Strengthening Regional Mobility through Alignment, Reciprocity, and Sustainability,” yang menekankan pentingnya penguatan mobilitas antarperguruan tinggi melalui keselarasan program, hubungan timbal balik, serta keberlanjutan kerja sama.

P2A merupakan jejaring perguruan tinggi di kawasan ASEAN yang beranggotakan lebih dari 130 kampus dan berdiri sejak 2012 dengan kantor pusat di Vietnam. UMSU sendiri telah bergabung sejak 2023 dan aktif berpartisipasi dalam berbagai program serta kegiatan dalam jaringan tersebut.

BACA JUGA :  PDI-P: Putusan MK Turunkan "Threshold" Pilkada Merupakan Kemenangan Terhadap Oligarki

Pertemuan ini dihadiri sejumlah pimpinan perguruan tinggi ternama, di antaranya Rektor Telkom University Prof. Dr. Suyanto, Rektor Universitas Islam Indonesia Prof. Dr. Fathul Wahid, serta Sekretariat P2A Chapter Indonesia yang juga Wakil Rektor BINUS University Dr. Rini Setiowati, MBA, bersama pimpinan kampus lainnya.

Sebanyak 15 perguruan tinggi anggota P2A Indonesia mengikuti kegiatan ini untuk mengevaluasi program selama satu tahun terakhir sekaligus merumuskan arah kolaborasi ke depan. Pembahasan mencakup program mobilitas mahasiswa dan dosen, joint research, serta berbagai bentuk kerja sama akademik lainnya.

Selain agenda evaluasi, peserta juga mendapatkan wawasan terkait internasionalisasi pendidikan tinggi yang disampaikan oleh Prof. Dr. Fathul Wahid. Kegiatan dilanjutkan dengan sesi berbagi antaranggota mengenai capaian dan rencana pengembangan kerja sama internasional.

BACA JUGA :  Sekjen ATR/BPN: Sekretariat Jenderal Jadi Penopang Utama Program Kementerian

Partisipasi UMSU dalam forum ini diharapkan semakin memperkuat peran aktif kampus dalam jejaring pendidikan tinggi regional, sekaligus membuka peluang lebih luas bagi kolaborasi akademik, mobilitas mahasiswa dan dosen, serta kemitraan strategis di tingkat ASEAN. (ABN/dan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *