BINJAI – El Syuhairi Alamsyah ST resmi memimpin Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (FORKI) Kota Binjai periode 2026–2030 setelah dilantik bersama jajaran pengurus di Gedung Olahraga (GOR) Jalan Jambi, Kelurahan Rambung Barat, Kecamatan Binjai Selatan, Sabtu (27/6/26).
Pelantikan yang dipimpin Ketua Bidang Organisasi FORKI Sumatera Utara, Rawi Krisna, menjadi tonggak awal kepengurusan baru dalam memperkuat organisasi sekaligus meningkatkan pembinaan atlet karate menuju prestasi di tingkat provinsi hingga nasional.
Dalam sambutannya, Rawi Krisna menegaskan bahwa kemajuan karate tidak hanya bergantung pada pengurus, tetapi juga membutuhkan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah daerah, KONI, perguruan karate, pelatih, hingga para atlet.
“Dengan dukungan Pemerintah Kota Binjai dan seluruh pemangku kepentingan olahraga, saya yakin kepengurusan yang baru mampu menjalankan pembinaan dan pengembangan karate secara lebih baik sehingga melahirkan atlet-atlet berprestasi,” ujarnya.
Ia juga mengajak seluruh perguruan karate di Kota Binjai untuk mengedepankan persatuan dan mengesampingkan perbedaan demi kepentingan pembinaan atlet.
Menurutnya, evaluasi program pembinaan harus dilakukan secara berkelanjutan agar karate Binjai mampu bersaing di level yang lebih tinggi. Rawi turut mengingatkan pentingnya profesionalisme wasit dan juri dalam setiap kejuaraan.
“Objektivitas dalam penilaian akan menghasilkan atlet-atlet terbaik yang siap bersaing di berbagai ajang,” katanya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Binjai, Iwan Setiawan, SE, menyampaikan apresiasi atas pelantikan pengurus FORKI Kota Binjai periode 2026–2030. Ia berharap kepengurusan baru mampu membawa semangat baru dalam membangun organisasi sekaligus meningkatkan prestasi karate Binjai.
“Atas nama Pemerintah Kota Binjai, saya mengucapkan selamat kepada seluruh pengurus FORKI yang baru dilantik. Semoga amanah ini dijalankan dengan penuh tanggung jawab dan menjadi awal lahirnya prestasi-prestasi baru bagi karate Kota Binjai,” ujar Iwan.
Menurutnya, Pemerintah Kota Binjai berkomitmen mendukung pembinaan olahraga prestasi, termasuk cabang olahraga karate, melalui berbagai program pembinaan dan dukungan terhadap agenda kompetisi.
“Karate memiliki potensi besar menjadi salah satu cabang olahraga andalan Kota Binjai. Pembinaan atlet harus dilakukan secara berjenjang, berkelanjutan, dan terukur agar mampu melahirkan atlet yang siap bersaing di Porprov, PON, hingga level nasional lainnya,” katanya.
Di sisi lain, Ketua FORKI Kota Binjai yang baru, El Syuhairi Alamsyah ST, menegaskan kepengurusannya akan langsung bekerja menyusun program prioritas yang berorientasi pada pembinaan atlet usia dini, peningkatan kualitas sumber daya pelatih dan wasit, serta penguatan kompetisi di tingkat daerah.
Salah satu agenda terdekat yang akan dipersiapkan adalah menghadapi Kejuaraan Daerah (Kejurda) sebagai bagian dari pembentukan atlet menuju Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sumatera Utara.
“Kami ingin membangun FORKI Binjai menjadi organisasi yang solid dan profesional. Fokus utama kami adalah menciptakan sistem pembinaan yang berkesinambungan sehingga mampu melahirkan atlet-atlet berprestasi yang dapat mengharumkan nama Kota Binjai di tingkat provinsi, nasional, bahkan internasional,” kata El Syuhairi.
Ia juga mengapresiasi dukungan FORKI Sumatera Utara, Pemerintah Kota Binjai, KONI, seluruh perguruan karate, pelatih, dan insan olahraga yang terus memberikan kepercayaan kepada kepengurusan baru.
Dengan dilantiknya pengurus FORKI Kota Binjai periode 2026–2030, diharapkan pembinaan karate di Kota Binjai semakin terarah, profesional, dan mampu melahirkan regenerasi atlet yang kompetitif. Sinergi antara organisasi, pemerintah daerah, KONI, perguruan karate, serta seluruh pemangku kepentingan diharapkan menjadi fondasi dalam mengangkat prestasi karate Binjai di tingkat regional maupun nasional.
(ABN/Qhusyai)
- Kenali Prosedur dan Syarat Pemisahan Bidang Tanah – Juni 27, 2026
- Revitalisasi Budaya Batak Toba di Era Digital, Bupati Deli Serdang Dorong Generasi Muda Jaga Jati Diri – Juni 27, 2026
- Aktivis ’98 Desak Aparat Usut Dugaan Transfer Pricing dan Under Invoicing yang Berpotensi Rugikan Negara – Juni 27, 2026











