SURAKARTA – Ketua Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Kampung Dadap, Ramlan, S.Ag MA, berhasil meraih predikat peserta terbaik tingkat nasional dalam kegiatan Training of Trainer (ToT) Akademi Marbot Masjid Muhammadiyah (AM3).
Ramlan mengikuti kegiatan tersebut sebagai utusan Lembaga Pengembangan Cabang Ranting dan Pembinaan Masjid (LPCRPM) Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sumatera Utara. Selain Ramlan, peserta asal Sumut juga diikuti 7 peserta yang berasal dari PCM Tanjung Sari Taupik Pasaribu dan LPCRPM Sumut.
Penetapan peserta terbaik diumumkan pada penutupan ToT AM3 yang diselenggarakan oleh LPCRPM Pimpinan Pusat Muhammadiyah di Aula Pesantren Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS). Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari, Jumat hingga Minggu, 26–28 Juni 2026, diikuti para penggerak dan pengelola masjid Muhammadiyah dari berbagai PWM di Indonesia.
Wakil Ketua LPCRPM Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Prof. Dr. Muhammad D’ai, menyerahkan penghargaan secara langsung kepada Ramlan pada rangkaian acara penutupan ToT AM3.
Dalam kesempatan tersebut, Prof. Muhammad D’ai berpesan agar ilmu, pengalaman, dan keterampilan yang diperoleh selama pelatihan dapat segera diterapkan dalam pengelolaan masjid di daerah masing-masing.
Ia juga mendorong Masjid Taqwa Muhammadiyah Kampung Dadap untuk terus berbenah sehingga mampu berkembang menjadi masjid unggulan dan menjadi contoh bagi masjid-masjid Muhammadiyah lainnya.
ToT AM3 yang diselenggarakan LPCRPM Pimpinan Pusat Muhammadiyah tersebut diikuti sebanyak 70 peserta yang berasal dari 19 Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) di seluruh Indonesia.
Para peserta merupakan utusan LPCRPM wilayah serta unsur pengelola badan takmir masjid Muhammadiyah yang memiliki komitmen dalam meningkatkan kualitas tata kelola, pelayanan, dan pemberdayaan jemaah.
Ketua LPCRPM PWM Sumatera Utara, Prof. Dr. Anang Anas Azhar MA didampingi Sekretaris Partaonan Harahap ST MT, menyampaikan apresiasi atas prestasi yang diraih Ramlan sebagai utusan Sumatera Utara.
“Prestasi ini patut kita syukuri dan apresiasi. Namun, pekerjaan kita masih banyak. Sepulang dari Akademi Marbot Masjid Muhammadiyah ini, tugas berikutnya adalah menyelenggarakan training bagi badan takmir masjid Muhammadiyah yang ada di Sumatera Utara,” kata Prof. Anang.
Menurutnya, LPCRPM Sumatera Utara menargetkan pelaksanaan ToT AM3 tingkat wilayah pada akhir Agustus 2026 sebagai bagian dari upaya meningkatkan kompetensi pengurus dan marbot masjid Muhammadiyah.
PCM Kampung Dadap direncanakan menjadi tuan rumah kegiatan tersebut sekaligus dipersiapkan sebagai salah satu masjid Muhammadiyah percontohan di Sumatera Utara. Prestasi Ramlan diharapkan menjadi motivasi dalam mewujudkan Masjid Taqwa Muhammadiyah yang unggul, profesional, makmur, dan mampu memakmurkan jemaah.** MSJ











