Scroll untuk baca artikel
#
Medan

Pertama di Luar Jawa, LPCR-PM Sumut Gelar Pelatihan Marbot Masjid Muhammadiyah

×

Pertama di Luar Jawa, LPCR-PM Sumut Gelar Pelatihan Marbot Masjid Muhammadiyah

Sebarkan artikel ini
Teks Foto : Ketua PW Muhammadiyah Sumut Prof Hasyimsyah Nasution beserta pengurus lainnya, menerima audiensi pengurus LPCRPM Sumut di Gedung Dakwah Muhammadiyah Sumut. (foto/msj)

 

MEDAN – Lembaga Pengembangan Cabang, Ranting, dan Pembinaan Masjid (LPCR-PM) Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Sumatera Utara akan menggelar Akademi Marbot Masjid Muhammadiyah (AM3) tanggal 28-30 Agustus 2026, di Masjid Taqwa Kampung Dadap Jalan Mustafa Medan.

“Kegiatan pelatihan ini, sebagai bentuk peningkatan kompetensi marbot dan pengelola masjid Muhammadiyah. Pelaksanaan AM3 LPCRPM Sumut ini juga menjadi kegiatan pelatihan pertama yang diselenggarakan di luar Pulau Jawa,” kata Ketua LPCRPM Sumut Prof Dr Anang Anas Azhar MA saat melakukan audiensi kepada Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sumut, di Gedung Dakwah Muhammadiyah Sumut Jalan Sisingamangaraja Medan, Kamis (6/8/2026).

Audiensi LPCRPM Sumut ini diterima Ketua PWM Sumatera Utara, Prof Dr H Hasyimsyah Nasution MA, Dr Sulidar M.Ag Wakil Ketua Bidang Tarjih dan Tajdid, Wakaf, Hukum dan HAM, Dr H M Basir Hasibuan M.Pd., Wakil Ketua Bidang Pendidikan dan Lazismu; Drs. H. Mario Kasduri M.A Wakil Ketua Bidang Kader, Pembinaan AMM, Lingkungan Hidup, Olahraga, dan Irwan Syahputra M.A Sekretaris; serta Drs Mutholib MM Wakil Sekretaris.

Dalam audiensi tersebut juga. Prof Anang didampingi Sekretaris LPCR-PM PWM Sumatera Utara Partaonan Harahap, S.T., M.T, Bendahara Dr. Mujhirul Iman M.Pd, panitia pelaksana AM3, Muhammad Rido, M.Pd. dan Ketua LPCRPM Medan Zainal Arifin S.Pd M.Pd.

Prof Anang Anas Azhar mengatakan pelaksanaan AM3 merupakan tindak lanjut program LPCR-PM Pimpinan Pusat Muhammadiyah yang diarahkan untuk meningkatkan kapasitas sumber daya manusia pengelola masjid. Marbot tidak hanya bertugas menjaga kebersihan dan fasilitas masjid, tetapi juga merupakan bagian penting dari manajemen pelayanan masjid kepada jamaah.

BACA JUGA :  Pegawai PUD Pasar Medan Lapor ke Walikota dan Ombudsman Sumut, Soroti Dugaan Mutasi Sewenang-wenang

“Melalui Akademi Marbot Masjid Muhammadiyah ini, kita ingin meningkatkan kapasitas dan kompetensi marbot sehingga pengelolaan masjid Muhammadiyah semakin profesional, tertib, ramah terhadap jamaah, dan mampu menjadikan masjid sebagai pusat aktivitas umat,”  katanya.

Ia menjelaskan, pelaksanaan AM3 di Sumatera Utara memerlukan dukungan seluruh unsur Persyarikatan, mulai dari PWM, Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM), Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM), hingga Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM).

Dia mengatakan, kolaborasi tersebut diperlukan agar peserta pelatihan dapat berasal dari masjid-masjid Muhammadiyah di berbagai kabupaten dan kota di Sumatera Utara sehingga hasil pelatihan dapat memberikan dampak yang lebih luas.

Selain membahas AM3, LPCR-PM juga menyampaikan sejumlah program yang telah dilaksanakan sepanjang 2026, di antaranya pembinaan dan pemberdayaan masjid Muhammadiyah, penguatan koordinasi dengan Pimpinan Daerah Muhammadiyah, serta peningkatan tata kelola Cabang, Ranting, dan masjid melalui aplikasi SICARA.

Ketua PWM Sumut Prof Dr. Hasyimsyah Nasution MA menyampaikan dukungan terhadap pelaksanaan Akademi Marbot Masjid Muhammadiyah di Sumatera Utara. Menurutnya, peningkatan kualitas pengelola masjid menjadi bagian penting dalam memperkuat pelayanan dan dakwah Muhammadiyah di tengah masyarakat.

“Masjid harus dikelola secara profesional dan mampu memberikan pelayanan terbaik kepada jamaah. Karena itu, peningkatan kapasitas marbot dan pengelola masjid melalui AM3 merupakan program yang sangat strategis,” katanya.

BACA JUGA :  LPCRPM PWM Sumut : Dakwah Struktural Muhammadiyah Perlu Lompatan Jauh

Ia berharap LPCR-PM dapat terus berkoordinasi dengan PDM, PCM, dan PRM agar pelaksanaan AM3 berjalan efektif dan memberikan dampak nyata bagi pengembangan masjid Muhammadiyah di Sumatera Utara.

Pelaksanaan AM3 juga menjadi bagian dari penguatan program LPCR-PM menjelang Muktamar Muhammadiyah ke-49 Tahun 2027 di Kota Medan. Melalui pelatihan tersebut, masjid-masjid Muhammadiyah diharapkan semakin tertata, profesional, dan memiliki sumber daya manusia yang mampu memberikan pelayanan terbaik kepada umat.

Dikatakan, dengan digelarnya AM3 pertama di luar Pulau Jawa ini, LPCR-PM PWM Sumatera Utara berharap dapat menjadi penggerak pengembangan model pembinaan marbot yang selanjutnya dapat diterapkan secara lebih luas di berbagai daerah di Indonesia.

Prof Anang menyebutkan program pelatihan AM3 ini menjadi salah satu agenda strategis LPCR-PM dalam meningkatkan profesionalitas pengelolaan masjid Muhammadiyah sekaligus memperkuat fungsi masjid sebagai pusat ibadah, dakwah, pendidikan, dan pemberdayaan umat. ** MSJ

 

Tinggalkan Balasan