Scroll untuk baca artikel
#
PeristiwaSumatera Utara

Akses Jalan Ditutup PT KAI, Puluhan Warga Citaman Jernih Datangi Kantor Desa

×

Akses Jalan Ditutup PT KAI, Puluhan Warga Citaman Jernih Datangi Kantor Desa

Sebarkan artikel ini
Akses Jalan Ditutup
Akses Jalan Ditutup PT KAI, Puluhan Warga Citaman Jernih Datangi Kantor Desa

 

SERDANG BEDAGAI — Puluhan warga dari dua dusun di Desa Citaman Jernih, Kecamatan Perbaungan, Kabupaten Serdang Bedagai, mendatangi Kantor Pemerintah Desa (Pemdes) Citaman Jernih, Senin (10/8/2026). Kedatangan warga tersebut untuk menyampaikan aspirasi terkait penutupan akses jalan alternatif yang selama ini digunakan masyarakat untuk beraktivitas.

Warga meminta Pemerintah Desa Citaman Jernih membantu memperjuangkan agar akses jalan alternatif yang berada di kawasan Bedeng Sei Ular tersebut dapat kembali dibuka. Jalan itu dinilai memiliki peran penting bagi mobilitas masyarakat, terutama setelah akses tersebut ditutup oleh PT Kereta Api Indonesia (KAI).

Penutupan dilakukan setelah terjadi kecelakaan antara kereta api dan sebuah truk pada 2 Agustus 2026. Insiden tersebut menyebabkan perjalanan kereta api sempat terganggu dan lokomotif mengalami kerusakan.

Pasca kejadian, PT KAI memasang balok beton di akses jalan tersebut sehingga kendaraan tidak lagi dapat melintas. Kondisi itu membuat warga yang sebelumnya memanfaatkan jalur tersebut harus menggunakan jalan utama Desa Citaman Jernih.

Warga menilai penggunaan jalan utama kini semakin padat. Selain menjadi akses utama masyarakat desa, jalan tersebut juga dilalui kendaraan berat, termasuk truk pengangkut kelapa sawit dari PTPN IV Adolina.

Kepadatan lalu lintas tersebut membuat masyarakat selama ini memilih menggunakan jalan alternatif menuju jalan lintas. Dengan ditutupnya akses tersebut, warga mengaku aktivitas sehari-hari menjadi lebih sulit dan membutuhkan waktu tempuh lebih lama.

BACA JUGA :  DP Korpri Kota Binjai Gelar Tausyiah Ramadan untuk Pembinaan Spiritual ASN

Akses Jalan Ditutup

Dalam pertemuan di kantor desa, warga didampingi Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Citaman Jernih, Hasman. Turut hadir Bhabinkamtibmas Desa Citaman Jernih, R. Hasibuan, serta personel Intel Polsek Perbaungan, Bripka R. Ginting.

Warga berharap Pemdes Citaman Jernih dapat memfasilitasi komunikasi dengan PT KAI agar akses jalan alternatif tersebut dapat dibuka kembali dengan tetap memperhatikan aspek keselamatan dan ketentuan yang berlaku.

Permintaan warga tersebut mendapat respons dari pemerintah desa. Pemdes Citaman Jernih menyatakan akan mengakomodasi aspirasi masyarakat dengan menyampaikan surat permohonan kepada PT KAI.

Selain kepada PT KAI, pemerintah desa juga berencana menyurati pihak-pihak terkait yang dinilai dapat membantu mencari solusi atas persoalan tersebut.

Pemdes menilai akses jalan tersebut bukan hanya dimanfaatkan oleh warga Desa Citaman Jernih. Jalur itu juga menjadi salah satu akses bagi masyarakat dari Desa Melati, Desa Tualang, hingga Kecamatan Pegajahan yang melakukan perjalanan menuju Lubuk Pakam, Tanjung Morawa dan Medan untuk bekerja maupun menjalankan aktivitas lainnya.

Kepala Desa Citaman Jernih meminta masyarakat tetap bersabar dan tidak mengambil tindakan sendiri selama proses komunikasi dengan PT KAI berlangsung.

BACA JUGA :  PKS Serdang Bedagai Gelar Daurah Murabbi, Perkuat Peran Pembina Remaja dalam Dakwah dan Pembangunan Bangsa

Pemerintah desa secara khusus mengimbau warga agar tidak mencabut atau merusak balok beton yang telah dipasang PT KAI sebagai penutup akses jalan. Tindakan tersebut dikhawatirkan tidak hanya mengganggu proses negosiasi, tetapi juga berpotensi menimbulkan persoalan hukum.

Pemdes Citaman Jernih berharap masyarakat dapat menghormati proses yang sedang ditempuh pemerintah desa sembari menunggu hasil komunikasi dengan PT KAI dan pihak terkait.

Di sisi lain, warga berharap upaya pemerintah desa tersebut dapat menghasilkan solusi yang tidak hanya memperhatikan aspek keselamatan perjalanan kereta api, tetapi juga menjamin kelancaran mobilitas masyarakat yang selama ini bergantung pada akses jalan alternatif tersebut.

(ABN/Rivai Barus/Ishak)

Tinggalkan Balasan