Scroll untuk baca artikel
#
PeristiwaSumatera Utara

Pemko Binjai Klarifikasi Motor Warga Hilang Saat CFD, Pengamanan Balai Kota Fokus pada Aset Pemda

×

Pemko Binjai Klarifikasi Motor Warga Hilang Saat CFD, Pengamanan Balai Kota Fokus pada Aset Pemda

Sebarkan artikel ini
Balai Kota
Pemko Binjai Klarifikasi Motor Warga Hilang Saat CFD, Pengamanan Balai Kota Fokus pada Aset Pemda

BINJAI — Pemerintah Kota (Pemko) Binjai melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) memberikan klarifikasi terkait hilangnya sepeda motor milik warga yang diparkir di kawasan Balai Kota Binjai saat mengikuti kegiatan Car Free Day (CFD), Minggu (23/8/26). Kendaraan yang dilaporkan hilang tersebut diketahui bernomor polisi BK 4521 RBN.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Binjai, Arif Budiman Sihotang, S.STP., M.H., menjelaskan bahwa Balai Kota Binjai merupakan aset pemerintah daerah yang pada prinsipnya diperuntukkan bagi aktivitas pemerintahan, termasuk kegiatan aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemko Binjai.

Namun, pada pelaksanaan CFD setiap hari Minggu, halaman Balai Kota Binjai turut dimanfaatkan sebagai fasilitas parkir bagi masyarakat. Kebijakan tersebut diberikan sebagai bentuk fasilitasi Pemko Binjai kepada warga yang mengikuti kegiatan CFD, tanpa dipungut biaya.

Arif mengatakan, pengamanan di lingkungan Balai Kota Binjai berlangsung selama 24 jam dengan sistem 7 x 24 jam. Kendati demikian, tugas utama personel Satpol PP dalam pengamanan tersebut berfokus pada perlindungan aset milik pemerintah daerah.

BACA JUGA :  BPN Sumut Pastikan Mekanisme Ganti Rugi Tanah Sisa dalam Proses Pengadaan Lahan

“Personel juga membantu mengarahkan masyarakat ke lokasi yang diperbolehkan untuk parkir, khususnya kendaraan roda dua,” jelas Arif.

Terkait kendaraan pribadi warga yang hilang, Pemko Binjai menyatakan pengamanan aset pemerintah daerah tidak serta-merta mencakup tanggung jawab atas seluruh kendaraan pribadi yang diparkir masyarakat di kawasan tersebut.

Karena itu, masyarakat diimbau untuk tetap meningkatkan kewaspadaan dan memastikan kendaraan dalam kondisi aman ketika mengikuti CFD maupun kegiatan masyarakat lainnya, termasuk dengan menggunakan kunci pengaman tambahan serta tidak meninggalkan barang berharga di kendaraan.

Sementara itu, mengenai ketersediaan kamera pengawas atau CCTV di kawasan Balai Kota Binjai, Pemko Binjai menyebut persoalan tersebut akan menjadi bahan evaluasi.

BACA JUGA :  Kantah Toba Gelar Upacara Peringatan Hari Ibu ke-97

Pemko Binjai membuka kemungkinan penambahan CCTV apabila dukungan anggaran tersedia. Fasilitas tersebut dinilai penting untuk memperkuat sistem pengawasan sekaligus meningkatkan standar keamanan di lingkungan Balai Kota, terutama ketika kawasan tersebut ramai digunakan masyarakat saat pelaksanaan CFD.

Pemko Binjai juga mengingatkan masyarakat agar tetap berhati-hati dalam memarkir kendaraan dan mengikuti ketentuan lokasi parkir yang telah diarahkan petugas selama kegiatan berlangsung.

(ABN/Qhusyai)

Tinggalkan Balasan