Menu ✖

Otomatis
Breaking News

Nasional

UMSU Sambut 6.027 Mahasiswa Baru, Kapolri Ingatkan Ancaman Siber dan Pentingnya Integritas

badge-check

Ketua Umum PP Muhammadiyah Prof. Dr. Haedar Nashir, M.Si., Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, dan Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution hadir langsung menyambut 6.027 mahasiswa baru UMSU. Perbesar

Ketua Umum PP Muhammadiyah Prof. Dr. Haedar Nashir, M.Si., Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, dan Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution hadir langsung menyambut 6.027 mahasiswa baru UMSU.

MEDAN — Pembukaan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) 2026 berlangsung istimewa. Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah Prof. Dr. Haedar Nashir, M.Si., Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, dan Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution hadir langsung menyambut 6.027 mahasiswa baru UMSU.

Mengusung tema “Satu Klik Sejuta Dampak”, pembukaan PKKMB berlangsung di pelataran Kampus UMSU, Jalan Muchtar Basri No. 3 Medan, Senin (28/9/2026).

Selain tiga tokoh tersebut, kegiatan juga dihadiri Wakil Menteri, Bupati Deli Serdang, Wali Kota Medan, serta sejumlah anggota legislatif dan unsur Forkopimda.

Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir dalam sambutannya mengingatkan mahasiswa baru bahwa menjadi bagian dari UMSU berarti berada di lingkungan pendidikan yang merupakan bagian dari gerakan Muhammadiyah, dengan orientasi memajukan kesejahteraan umum dan mencerdaskan kehidupan bangsa.

Menurut Haedar, pendidikan merupakan pilar strategis dalam membangun peradaban bangsa secara bertahap. Karena itu, mahasiswa diminta membangun etos belajar, kemandirian, serta keberanian menjadi bagian dari perubahan.

“Pendidikan adalah pilar strategis dalam membangun peradaban bangsa secara bertahap (thabaqan ‘an thabaq). Belajarlah dari bangsa-bangsa maju di dunia yang bangkit melalui etos belajar dan kemandirian. Jangan pernah menyandarkan masa depan kepada orang lain, karena perubahan nasib bangsa ada di tangan kalian sebagai pelaku perubahan menuju Indonesia Emas,” pesan Haedar.

Sementara itu, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memberikan kuliah umum dengan menyoroti berbagai tantangan yang muncul di ruang digital. Ia mengingatkan mahasiswa terhadap kejahatan narkotika lintas batas melalui platform digital, judi online, penipuan berbasis rekayasa sosial, hingga fenomena bandwagon effect di media sosial yang dapat memperkuat polarisasi apabila tidak diimbangi literasi digital.

Kapolri juga mendorong mahasiswa memanfaatkan momentum bonus demografi Indonesia menuju periode 2030–2035. Menurutnya, generasi muda memiliki peran penting dalam menghadapi tantangan pembangunan dan mendorong Indonesia keluar dari jebakan pendapatan menengah (middle-income trap).

“Mahasiswa adalah calon pemimpin masa depan yang harus bermental baja. Anda ditempa bukan di ruang yang serba mudah, melainkan melalui kemampuan beradaptasi dan integritas menyelesaikan masalah bangsa. Jaga persatuan di tengah keanekaragaman, jauhi narkoba, dan jadilah pionir transformasi kepemimpinan digital Indonesia,” tegas Kapolri.

Pesan mengenai transformasi digital juga disampaikan Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution. Ia mengapresiasi kontribusi UMSU dalam menyiapkan generasi terdidik sekaligus mengumumkan dukungan beasiswa dari Pemerintah Provinsi Sumatera Utara bagi mahasiswa UMSU.

Bobby menekankan mahasiswa harus mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi, termasuk kecerdasan buatan yang berkembang pesat.

“Sesuai tema hari ini, di era kecerdasan buatan dan lompatan teknologi yang begitu cepat, mahasiswa UMSU tidak boleh sekadar menjadi konsumen digital, melainkan harus mampu menjadi produsen, inovator, dan pencipta karya yang berdaya saing,” tuturnya.

Rektor UMSU Prof. Dr. Akrim, M.Pd. mengatakan kehadiran 6.027 mahasiswa baru dari jenjang S1, S2, dan S3 menjadi momentum istimewa bagi UMSU. Dengan tambahan mahasiswa baru tersebut, jumlah mahasiswa aktif UMSU kini mencapai 29.617 orang.

“Ini merupakan momen istimewa sekaligus amanah besar dari masyarakat. UMSU terus berkomitmen menjadi kampus yang unggul, terpercaya, dan inklusif,” ujar Akrim.

Menurutnya, status UMSU sebagai perguruan tinggi Islam di bawah Persyarikatan Muhammadiyah tidak menjadi penghalang bagi mahasiswa dari latar belakang agama berbeda untuk menempuh pendidikan di kampus tersebut.

Keberadaan lebih dari 1.000 mahasiswa nonmuslim, kata Akrim, menjadi bagian dari kehidupan akademik UMSU yang mengedepankan toleransi, rasa aman, dan kesetaraan hak dalam memperoleh pendidikan.

Keragaman juga terlihat dari kehadiran mahasiswa internasional. UMSU menerima 46 mahasiswa internasional dari kawasan Asia dan Afrika pada tahun akademik ini, sementara secara keseluruhan terdapat 117 mahasiswa asing yang sedang menempuh pendidikan di UMSU.

“Di antara mahasiswa baru, terdapat ratusan mahasiswa lintas agama serta mahasiswa asing dari berbagai negara,” katanya.

Akrim menyebut keberagaman tersebut sejalan dengan nilai-nilai Islam berkemajuan yang dikembangkan Muhammadiyah, sekaligus memperkuat karakter UMSU sebagai kampus yang terbuka dan inklusif.

Menuju Muktamar Muhammadiyah 2027

Dalam kesempatan tersebut, Rektor UMSU juga menyampaikan kesiapan kampus menjadi tuan rumah Muktamar Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah ke-49 tahun 2027.

Persiapan dilakukan melalui percepatan pembangunan Kampus Terpadu UMSU di Kabupaten Deli Serdang dengan luas sekitar 25 hektare. Di kawasan tersebut akan dibangun sejumlah fasilitas, termasuk Auditorium Berkemajuan dan Sport Hall yang dipersiapkan untuk mendukung pelaksanaan muktamar.

UMSU juga menjadi mitra pendidikan bagi Kepolisian Republik Indonesia. Saat ini tercatat 59 personel kepolisian sedang menempuh pendidikan lanjutan di UMSU.

Salah satunya Bripda Garal Habibi Sembiring, mahasiswa Fakultas Hukum UMSU yang diperkenalkan langsung oleh Rektor kepada Kapolri.

Garal Habibi memiliki prestasi sebagai Juara III Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Tingkat Nasional 2026 pada cabang Hifzil Qur’an 10 juz. Pada pembukaan PKKMB tersebut, ia juga dipercaya membacakan ayat suci Al-Qur’an di hadapan Kapolri dan para tamu kehormatan.

Rangkaian acara ditutup dengan penyerahan cenderamata dari PP Muhammadiyah dan Rektor UMSU kepada Kapolri, foto bersama Forkopimda, serta penampilan seni budaya yang dipersembahkan mahasiswa UMSU.

Usai acara, Haedar Nashir, Kapolri, Gubernur Sumut, dan Bupati Deli Serdang melanjutkan peninjauan lokasi Kampus Terpadu UMSU di Desa Sampali, Kecamatan Percut Sei Tuan, yang dipersiapkan sebagai salah satu lokasi pelaksanaan Muktamar Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah ke-49 tahun 2027. (ABN/dan)

Tinggalkan Balasan

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

66 Tahun Peringatan UUPA, Kementerian ATR/BPN Akselerasi Sejumlah Program Strategis di Bidang Pertanahan dan Tata Ruang

28 Sep 2026 - 18:37 WIB

66 Tahun Peringatan UUPA, Kementerian ATR/BPN Akselerasi Sejumlah Program Strategis di Bidang Pertanahan dan Tata Ruang

Sekjen ATR/BPN Tekankan Penyusunan Anggaran 2027 Harus Terukur dan Berdampak bagi Masyarakat

28 Sep 2026 - 18:27 WIB

Sekjen ATR/BPN Tekankan Penyusunan Anggaran 2027 Harus Terukur dan Berdampak bagi Masyarakat

Babak Baru Kisruh IKA-UT Medan: Muswil Ulang Dilaporkan ke Ombudsman

28 Sep 2026 - 16:52 WIB

Babak Baru Kisruh IKA-UT Medan: Muswil Ulang Dilaporkan ke Ombudsman

Tepat di Momen HANTARU 2026, Implementasi PERINTIS 10 Hari Diperluas hingga ke 95 Kantah

28 Sep 2026 - 13:39 WIB

Tepat di Momen HANTARU 2026, Implementasi PERINTIS 10 Hari Diperluas hingga ke 95 Kantah

Pentingnya Mielinasi bagi Perkembangan Otak Anak, S-26 Ajak Mams Beri Stimulasi Tepat

28 Sep 2026 - 11:29 WIB

Pentingnya Mielinasi bagi Perkembangan Otak Anak, S-26 Ajak Mams Beri Stimulasi Tepat
Sedang Hot Berita