Menu ✖

Otomatis
Breaking News

Berita

Bukan Sekadar KB, Delia Pratiwi dan BKKBN Sumut Ajak Warga Langkat Bangun Generasi Emas

badge-check

Bukan Sekadar KB, Delia Pratiwi dan BKKBN Sumut Ajak Warga Langkat Bangun Generasi Emas Perbesar

LANGKAT – Membangun generasi emas Indonesia dimulai dari keluarga yang sehat, terencana, dan berkualitas. Semangat inilah yang digaungkan Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga)/BKKBN bersama Anggota Komisi IX DPR RI, Delia Pratiwi Br. Sitepu, S.H., dalam kegiatan Sosialisasi Program Bangga Kencana di Desa Sidomakmur, Kecamatan Kuala, Kabupaten Langkat, Minggu (11/10/2026).

Kegiatan yang diikuti ratusan masyarakat tersebut berlangsung hangat dan interaktif. Hadir sebagai narasumber Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Sumatera Utara, Dr. Mahyuzar, M.Si., serta Sekretaris Dinas PKB dan PPA Kabupaten Langkat, Supardi, S.Kp., M.K.M. Turut hadir aparatur desa, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta berbagai unsur masyarakat setempat.

Dalam paparannya, Delia Pratiwi menegaskan bahwa keluarga merupakan fondasi utama dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045. Menurutnya, keberhasilan pembangunan bangsa tidak hanya ditentukan oleh pertumbuhan ekonomi, tetapi juga oleh kualitas generasi yang dilahirkan dan dibesarkan dalam keluarga.
“Kalau kita ingin mewujudkan Indonesia Emas 2045, maka yang harus kita persiapkan sejak sekarang adalah keluarga yang sehat, anak-anak yang cerdas, serta generasi yang berkualitas,” ungkap Delia.

Delia juga mengajak masyarakat memahami pentingnya perencanaan keluarga melalui penggunaan alat kontrasepsi yang sesuai dengan kebutuhan dan kondisi kesehatan. Ia memperkenalkan berbagai pilihan metode kontrasepsi, mulai dari IUD, implan, suntik, pil KB hingga kontrasepsi mantap.

Tak kalah penting, Delia menyoroti persoalan stunting yang masih menjadi tantangan dalam pembangunan sumber daya manusia. Melalui dialog langsung dengan peserta, ia mengajak para orang tua memahami pentingnya pemenuhan gizi sejak masa kehamilan, pemberian ASI eksklusif selama enam bulan, serta pengasuhan yang baik bagi tumbuh kembang anak.

Ia juga menekankan bahwa pencegahan stunting bukan hanya tanggung jawab ibu, melainkan membutuhkan keterlibatan aktif ayah dalam memberikan perhatian, dukungan emosional, dan menciptakan lingkungan keluarga yang harmonis.

Sementara itu, Kepala Perwakilan BKKBN Sumatera Utara, Mahyuzar, menjelaskan bahwa transformasi BKKBN menjadi Kemendukbangga/BKKBN membawa peran yang semakin luas dalam pembangunan keluarga.

Menurutnya, BKKBN kini tidak hanya berfokus pada pelayanan keluarga berencana, tetapi juga hadir mendampingi masyarakat dalam seluruh siklus kehidupan, mulai dari persiapan pernikahan, kehamilan, pengasuhan balita, masa remaja, hingga lanjut usia.

“BKKBN sekarang tidak hanya berbicara tentang dua anak cukup atau alat kontrasepsi. Kita hadir untuk mendampingi keluarga dalam setiap tahapan kehidupan, agar setiap anggota keluarga dapat tumbuh sehat, mandiri, produktif, dan berkualitas,” jelas Mahyuzar.

Dalam kesempatan tersebut, Mahyuzar memperkenalkan sejumlah program prioritas Kemendukbangga/BKKBN, di antaranya Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (GENTING), Taman Asuh Sayang Anak (TAMASYA), Gerakan Ayah Teladan Indonesia (GATI), Lansia Berdaya (SIDAYA), serta Makan Bergizi Gratis bagi Ibu Hamil, Ibu Menyusui, dan Balita Non-PAUD (MBG 3B).

Salah satu program yang menarik perhatian peserta adalah Gerakan Ayah Teladan Indonesia (GATI). Melalui dialog santai, Mahyuzar mengajak para ayah untuk lebih aktif terlibat dalam kehidupan anak, termasuk mengantar anak ke sekolah, mengambil rapor, mendampingi belajar, dan membangun komunikasi yang hangat di rumah.

Ia menegaskan bahwa kehadiran ayah tidak cukup hanya sebagai pencari nafkah, tetapi juga sebagai sosok yang memberikan kasih sayang, keteladanan, dan dukungan bagi perkembangan anak.

Mahyuzar juga mengajak para lansia untuk tetap sehat, aktif, dan produktif melalui program SIDAYA. Menurutnya, usia lanjut bukan penghalang untuk terus berkarya dan memberikan manfaat bagi keluarga maupun lingkungan.

Terkait program MBG 3B, Mahyuzar mengingatkan pentingnya peran Tim Pendamping Keluarga (TPK) dan Penyuluh KB dalam memastikan bantuan makanan bergizi tersalurkan tepat sasaran kepada ibu hamil, ibu menyusui, dan balita yang menjadi sasaran program.

Di sisi lain, Sekretaris Dinas PKB dan PPA Kabupaten Langkat, Supardi, mengajak seluruh elemen masyarakat memperkuat semangat gotong royong dalam pencegahan stunting melalui program GENTING.

Ia menjelaskan bahwa keterlibatan orang tua asuh, pemerintah daerah, dunia usaha, dan masyarakat menjadi bagian penting dalam membantu keluarga berisiko stunting, terutama dalam pemenuhan kebutuhan gizi dan pendampingan keluarga.

Supardi juga mengingatkan pentingnya pemeriksaan kesehatan bagi calon pengantin dan ibu hamil, termasuk pengukuran lingkar lengan atas untuk mendeteksi risiko kekurangan energi kronis serta pemeriksaan hemoglobin untuk mendeteksi anemia.

Melalui kegiatan sosialisasi ini, masyarakat diharapkan semakin memahami bahwa membangun keluarga berkualitas bukan semata-mata tugas pemerintah, melainkan tanggung jawab bersama.

Kolaborasi Kemendukbangga/BKKBN, Komisi IX DPR RI, pemerintah daerah, dan masyarakat menjadi langkah nyata memperkuat ketahanan keluarga, mencegah stunting, serta mempersiapkan generasi unggul menuju Indonesia Emas 2045. (ABN/dan)

Tinggalkan Balasan

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Sambut Mahasiswa Baru, Pascasarjana UMA Tekankan Kompetensi dan Karakter

14 Okt 2026 - 15:58 WIB

Sambut Mahasiswa Baru, Pascasarjana UMA Tekankan Kompetensi dan Karakter

Keluarga Kuat, Masa Depan Hebat! Delia Pratiwi dan BKKBN Sumut Sapa Ratusan Warga Desa Besadi Langkat

14 Okt 2026 - 14:16 WIB

Keluarga Kuat, Masa Depan Hebat! Delia Pratiwi dan BKKBN Sumut Sapa Ratusan Warga Desa Besadi Langkat

Kajati Sumut dan Gubsu Perkuat Kolaborasi Kawal Pembangunan Daerah

13 Okt 2026 - 19:30 WIB

Kajati Sumut dan Gubsu Perkuat Kolaborasi Kawal Pembangunan Daerah

Wujud Nyata “Polisi Bersama Masyarak

13 Okt 2026 - 19:02 WIB

Wujud Nyata “Polisi Bersama Masyarak

Pelindo Regional 1 Perkuat Strategi Bisnis, Dorong Regional Jadi Motor Pertumbuhan Perusahaan

13 Okt 2026 - 16:33 WIB

Pelindo Regional 1 Perkuat Strategi Bisnis, Dorong Regional Jadi Motor Pertumbuhan Perusahaan
Sedang Hot Berita