Baik-Buruk dalam Pandangan Manusia tidak Absolut

Korma Preneur
Founder Komunitas Remaja Masjid Enterpreneur (Korma Preneur) Muhammad Mas'ud Silalahi

Opini

Oleh : Muhammad Mas’ud Silalahi
(Dikuti dari laman facebook)

Bacaan Lainnya

Diatas bumi dan dibawah kolong langit ini, tidak ada sesuatu yang pantas untuk kamu tolak mati-matian atau kamu pertahankan mati-matian.

Meski demikian, tentu manusia akan berupaya semaksimal mungkin untuk menolak mati-matian sesuatu yang ia benci dan mempertahankan sesuatu yang ia sukai.

Padahal apabila ia berpegang teguh pada perkataan ‘Tuhan’ dalam QS. Al – Baqarah : 216 yang terjemahannya : “Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu; Allah mengetahui, sedangkan kamu tidak mengetahui.”

BACA JUGA :  Lain Syariah, Lain Fikih

Maka dengan demikian, mereka tentu tidak akan merasa bahwa pengetahuan/pembenaran yang mereka ketahui itu bersifat absolut.

Maka dengan adanya narasi itu pula Baginda SAW berdoa : “Ya Allah, tampakkanlah kepada kami yang benar itu sebuah kebenaran dan berikan petunjuk kepada kami untuk mengikutinya. Tampakkanlah kepada kami yang batil itu sebuah kebatilan dan berikan petunjuk kepada kami agar menjauhinya.”

Tidak berlebihan saya kira jika dalam konteks kehidupan berbangsa dan bernegara juga kita merujuk pada konsep ini, agar jiwa kita tertuntun untuk tidak melulu menuruti hawa nafsu birahi yang mengerikan. **

Loading

Admin
Latest posts by Admin (see all)
BACA JUGA :  Zionis Israel, Awalnya Mengungsi Kemudian Menjajah

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *