Scroll untuk baca artikel
#
EkonomiSumatera Utara

Bobby Nasution Minta OJK Tak Sekadar Mengawasi, Tapi Jadi Motor Penggerak Ekonomi Syariah Sumut

×

Bobby Nasution Minta OJK Tak Sekadar Mengawasi, Tapi Jadi Motor Penggerak Ekonomi Syariah Sumut

Sebarkan artikel ini
OJK
Bobby Nasution Minta OJK Tak Sekadar Mengawasi, Tapi Jadi Motor Penggerak Ekonomi Syariah Sumut

MEDAN – Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution menegaskan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tidak cukup hanya menjalankan fungsi pengawasan sektor keuangan. OJK juga diminta mengambil peran lebih strategis sebagai penggerak pertumbuhan ekonomi daerah, terutama dalam memperkuat ekosistem keuangan syariah dan industri halal di Sumatera Utara.

Penegasan tersebut disampaikan Bobby Nasution saat menghadiri pengukuhan Triyoga Laksito sebagai Kepala OJK Provinsi Sumut menggantikan Khoirul Muttaqien di Aula Raja Inal Siregar, Kantor Gubernur Sumut, Jumat (31/7).

Menurut Bobby, setiap daerah di Sumatera Utara memiliki karakteristik ekonomi yang berbeda. Karena itu, kebijakan sektor jasa keuangan tidak bisa disamaratakan. OJK diminta mampu memetakan kebutuhan dan potensi masing-masing kabupaten/kota agar kebijakan yang diambil benar-benar menjawab persoalan masyarakat.

“Kami berharap OJK melihat persoalan setiap daerah dengan pendekatan yang berbeda sesuai karakteristiknya. Ketika terjadi bencana, misalnya, masyarakat membutuhkan kemudahan dalam akses pembiayaan karena kondisi ekonomi mereka sedang terpuruk. Hal-hal seperti ini harus menjadi perhatian,” ujar Bobby.

Selain mendorong kebijakan yang lebih adaptif, Bobby juga meminta OJK memperkuat ekosistem keuangan syariah sebagai salah satu instrumen untuk mempercepat pertumbuhan industri halal di Sumatera Utara.

BACA JUGA :  Konsolidasi Struktur Partai Jelang Muscab, DPC PKB Medan Perkuat Mesin Partai hingga Tingkat Ranting

Ia menilai Indonesia memiliki potensi besar sebagai pusat industri halal dunia. Namun, hingga kini berbagai produk halal masih didominasi impor dari negara-negara yang justru memiliki populasi Muslim lebih sedikit.

“Kita masih mengimpor banyak produk halal dari negara seperti China dan Australia. Ini menjadi tantangan sekaligus peluang. Karena itu, sektor jasa keuangan syariah harus diperkuat agar mampu mendorong tumbuhnya industri halal secara masif di Sumatera Utara maupun Indonesia,” tegasnya.

Bobby berharap kehadiran Kepala OJK Sumut yang baru mampu memperkuat sinergi antara regulator, pemerintah daerah, pelaku usaha, dan lembaga keuangan dalam memperluas akses pembiayaan yang produktif serta mendorong investasi di berbagai sektor unggulan daerah.

Sementara itu, Wakil Ketua Dewan Komisioner OJK RI Hernawan Bekti Sasongko mengapresiasi dukungan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara terhadap pelaksanaan tugas OJK selama ini. Menurutnya, kolaborasi yang telah terjalin menjadi modal penting untuk menjaga stabilitas sektor jasa keuangan sekaligus mendukung pembangunan ekonomi daerah.

“Kami berharap kolaborasi yang telah terbangun dapat terus diperkuat di bawah kepemimpinan Kepala OJK Sumut yang baru. Dengan kerja sama yang baik bersama pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan, berbagai tantangan di sektor jasa keuangan dapat diselesaikan secara bersama-sama,” katanya.

BACA JUGA :  Musda JMSI Sumut Berlangsung Demokratis, Rianto SH MH Terpilih Aklamasi Pimpin Periode 2025–2030

Pengukuhan Triyoga Laksito sebagai Kepala OJK Provinsi Sumut turut dihadiri Wakil Ketua Dewan Komisioner OJK RI Hernawan Bekti Sasongko, Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Sumut Sulaiman Harahap, para bupati dan wali kota se-Sumatera Utara, serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah dan pimpinan lembaga jasa keuangan.

Melalui arahan tersebut, Bobby Nasution menegaskan bahwa keberadaan OJK di Sumatera Utara diharapkan tidak hanya menjaga stabilitas sektor keuangan, tetapi juga menjadi katalisator pertumbuhan ekonomi yang inklusif, memperkuat industri halal, serta menghadirkan layanan keuangan yang mampu menjawab kebutuhan nyata masyarakat di setiap daerah.

(ABN)

Tinggalkan Balasan