DPW PKB Sumut Bagikan 5.000 Sembako untuk Warga Terdampak Covid

Bantuan sembako
Ketua DPW PKB Sumut, Ahmad Iman (Gus Iman) memberikan bantuan paket sembako ke warga yang terdampak Covid di Kelurahan Titi Papan, Kecamatan Medan Deli, Sabtu (24/7).

 

Asaberita.com, Medan – Untuk meringankan beban masyarakat Sumatera Utara yang terdampak Covid-19 ditengah Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarajat (PPKM) Darurat, DPW Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Sumut membagikan ribuan paket sembako kepada warga yang berada di Kelurahan Titi Papan Kecamatan Medan Deli Kota Medan, Sabtu (24/7/2021).

Pembagian ribuan paket sembako sebagai program “PKB Peduli” dilakukan dalam rangka memperingati Hari Lahir (Harlah) Partai Kebangkitan Bangsa yang ke-23.

Penyerahanan bantuan langsung diberikan oleh Ketua DPW PKB Sumut, Ahmad Iman (Gus Iman) didampingi Sekretaris PKB Sumut Loso Mena, Wakil Ketua Abdul Muin Pulungan, dan seluruh pimpinan banom-banom PKB Sumut.

Ahmad Iman menjelaskan, dalam rangka ulang tahun PKB yang ke 23, pihaknya membagikan sembako sebanyak 5.000 paket kepada keluarga miskin yang terdampak Covid-19 yang tersebar di Sumatera Utara.

nst

“Di wilayah Sumatera Utara, PKB membagikan 5.000 sembako, termasuk Kota Medan. Semoga ini dapat membantu warga yang membutuhkan dan PKB juga ke depan bisa lebih maju, modern, dan bermanfaat bagi nusa dan bangsa,” katanya.

BACA JUGA :  Mangapul Minta Aparat Hukum Usut Tuntas Manipulasi Timbangan Sembako Bantuan Pemprovsu

Sebelumnya, PKB juga telah menyelenggarakan khatam Alquran serentak di Indonesia. Sementara itu, di tingkat pusat, PKB juga akan gelar 2.000 vaksinasi kepada masyarakat.

“Untuk DPW PKB Sumut, ditergetkan berjalan Agustus ini. Sekarang kami lagi usahakan gelar vaksinasi kepada 1.000 warga di beberapa titik di Sumut,” ujarnya.

Sementara itu, warga yang menerima bantuan, Ucup Sudarlan mengaku merasa gembira setelah mendapatkan bantuan sembako tersebut.

“Saya berterimakasih kepada PKB yang telah memberikan sembako bagi kami rakyat kecil. Semoga ini menjadi berkah bagi kami,” sebutnya.

Ia pun menyampaikan berharap di tempatnya diadakan vaksinasi. Pasalnya, selama ini ia bersama warga setempat diarahkan untuk vaksinasi ke daerah Polonia dan mereka sulit untuk menjangkaunya.

“Perlu kendaraan dan ongkos untuk ke sana. Tapi kami perlu juga bekerja untuk mencari makan. Kalau tersedia di daerah kami ini, pasti akan terjangkau,” ujarnya.

BACA JUGA :  Perkuat Solidaritas, Kabareskrim Polri dan Kapolda Sumut Berqurban di Pondok Persulukan Tuan Guru Batak

Sementara itu, penjual sarapan pagi, Fantiana juga merasa bersyukur bisa mendapatkan bantuan sembako. Sebab, ia merasa di masa pandemi Covid-19 ini sulit untuk mencari makan.

“Hidup di masa pandemi ini susah untuk berjualan. Apalagi di masa PPKM ini, pendapatan semakin turun sekitar 40 persen, ” ujarnya.

“Sehingga untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari pun teramat susah. Bahkan untuk dapatkan modal aja sulit. Ini sembako yang diberikan ke kami ada beras, gula, minyak makan dan lainnya, ini sangat membantu,” tutupnya. (has)

 218 total views,  4 views today

Komentar Anda

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *