Sumatera Utara Tarik Minat Investasi Asing melalui Destinasi Wisata dan Infrastruktur

Tarik investor Asing
Sumatera Utara Tarik Minat Investasi Asing melalui Destinasi Wisata dan Infrastruktur

Asaberita.com, Toba – Dalam upaya memperkuat ekonomi daerah melalui investasi asing, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Sumut) melaksanakan promosi investasi besar-besaran kepada sembilan negara tetangga. Fokus utama dari promosi ini meliputi destinasi wisata unggulan seperti Kaldera Toba di Kabupaten Toba, objek wisata di Langkat, dan pengembangan Pasar Induk di Karo.

Kegiatan ini berlangsung dalam kunjungan Tim North Sumatra Invest (NSI) ke Kaldera Toba pada Selasa (25/6). Turut hadir dalam acara tersebut para delegasi dari negara tetangga, antara lain Konsulat Jenderal RI di Penang, Konsulat Jenderal Singapura di Medan, Konsulat Jenderal USA, Jepang, Malaysia, dan Tiongkok, serta beberapa Konsulat Kehormatan Belanda, Jerman, dan Thailand di Medan.

Bacaan Lainnya

Sekretaris Daerah Provinsi Sumut, Arief Trinugroho, menjelaskan bahwa promosi ini merupakan hasil kolaborasi antara Pemprov Sumut dan Bank Indonesia. “Kami mengajak delegasi dari berbagai negara untuk melihat langsung potensi investasi yang ada di Sumut. Harapannya, informasi ini akan diteruskan ke negara mereka dan menarik minat investor untuk berinvestasi di sini,” ungkap Arief kepada media.

BACA JUGA :  Rahudman Harahap: Refleksi Perjalanan Kota Medan ke 434 Tahun dan Visi Maju untuk Masa Depan

Arief menekankan pentingnya investasi sebagai pilar pertumbuhan ekonomi di tengah tantangan ekonomi global saat ini. “Investasi bukan hanya solusi jangka pendek, tetapi juga jangka menengah dan panjang. Kita berupaya agar informasi yang disampaikan hari ini dapat menjadi fondasi untuk masuknya investasi dalam beberapa tahun ke depan,” tambahnya.

Kepala Bappeda Karo, Nasib Sianturi, mempromosikan kawasan Karo sebagai wilayah perlintasan strategis antara Provinsi Aceh dan Sumut. Selain pertanian, Karo menawarkan objek wisata yang menarik, seperti Pasar Berastagi dan Pasar Pare. “Kami berkomitmen memberikan pelayanan terbaik dengan menyediakan fasilitas yang memadai, termasuk pembangunan lahan parkir berkapasitas besar untuk mengurangi kemacetan di Berastagi,” jelas Nasib.

Sementara itu, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Sumut, Faisal Arif Nasution, menekankan pentingnya regulasi dan insentif bagi para investor. “Pemerintah telah menyiapkan regulasi yang mendukung, termasuk perda insentif. Kami juga menyediakan dokumen IPRO yang berisi informasi lengkap mengenai insentif dan fasilitas yang tersedia untuk para investor,” ujar Faisal.

Kunjungan ini diharapkan dapat mendorong kabupaten dan kota lain di Sumut untuk mengadopsi kebijakan serupa, sehingga meningkatkan daya tarik investasi di seluruh provinsi.

BACA JUGA :  Tokoh Muda Deliserdang Erwin Ramadani Tawarkan Konsep Bangun SDM pada Pemerintah Desa

Dalam kunjungan ini, hadir beberapa pejabat penting dari Sumut dan delegasi internasional, termasuk Sekretaris Daerah Provinsi Sumut Arief S Trinugroho, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumut IGP Wira Kusuma, serta Bupati Toba Poltak Sitorus.

Delegasi negara sahabat yang hadir antara lain Mr. Bernard C. Uardan dari USA, Mrs. Li Hongwei dari Tiongkok, Mr. Shahril Nizam Bin Abdul Malek dari Malaysia, Dr. Edmund Chia dari Singapura, Mr. Takonai Susumu dari Jepang, serta Konsulat Kehormatan Belanda, Jerman, dan Thailand di Medan.

Promosi investasi ini menjadi langkah strategis Sumut dalam meningkatkan perekonomian daerah melalui pengembangan destinasi wisata dan infrastruktur yang menarik bagi investor asing. (red)

Loading

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *