Melawan Virus Ala Rasulullah

 

Wilda Rahmayani Nasution. (foto/msj)

Oleh : Wilda Rahmayani Nasution

 

Apa itu virus corona? Coronavirus adalah kelompok virus yang dapat menyebabkan penyakit pada hewan atau manusia. Beberapa jenis coronavirus diketahui menyebabkan infeksi saluran nafas pada manusia mulai dari batuk pilek hingga yang lebih serius seperti Middle East Respiratory Syndrome (MERS) dan Severe Acute Respiratory Syndrome (SARS). Coronavirus jenis baru yang ditemukan menyebabkan penyakit Covid-19

Lalu apa itu covid-19? Covid-19 adalah penyakit menular yang disebabkan oleh jenis coronavirus yang baru ditemukan.  Virus baru dan penyakit yang disebabkannya ini tidak dikenal sebelum mulainya wabah di Wuhan, Tiongkok, bulan Desember 2019. Covid-19 ini sekarang menjadi sebuah pandemi yang terjadi di banyak negara di seluruh dunia.

Taukah kamu virus corona mudah menyebar dari satu manusia ke manusia lainnya, dalam waktu yang cepat maka dari itu, berbagai cara pun dilakukan untuk memutus rantai penyebaran. Mulai dari social distancing, percobaan karantina wilayah, imbauan menjaga kebersihan yang terus digalakkan hingga kini demi memerangi Covid-19.

Sudah banyak usaha yang dilakukan pemerintah agar tidak ada lagi yang terkena virus corona ini. Seluruh dunia kini sedang tidak baik-baik saja, semua bersama-sama melawan virus corona yang saat ini sangat meresahkan.

Tapi tahukah kamu jika virus Corona sebenarnya memiliki beberapa kelemahan yang bisa kita siasati untuk mencegah penyebaran penularannya. Jika kamu penasaran, artikel yang dikutip dari Fimela.com kali ini akan membahas 5 kelemahan virus corona yang wajib kamu ketahui. Cek infonya berikut ini ya.

Pertama, Mudah Hancur dengan Menggunakan Sabun dan Air Mengalir. Virus corona ini sangat lemah jika terkena sabun dan dibersihkan dengan air mengalir.  Itulah alasannya mengapa pemerintah dan beberapa kampanye kesehatan lainnya mewajibkan kita untuk rajin mencuci tangan baik sebelum beraktivitas maupun sesudah beraktivitas.

BACA JUGA :  Meluruskan Makna Jihad: Lain Agama, Lain Pemahaman Agama

Kedua, Bisa Kalah dengan Antibodi. Virus sejatinya akan sulit masuk menginfeksi tubuh manusia jika manusia tersebut memiliki sistem imun atau antibodi yang kuat. Sistem imun yang baik didapatkan dari pola hidup sehat misalnya, rajin berolahraga dan rajin mengkonsumsi sayur-sayuran serta buah-buahan. Nutrisi yang ada dalam makanan dapat memberikan banyak manfaat yang berpengaruh pada sistem imunitas tubuh.

Ketiga, Mudah Dibasmi dengan Disinfektan. Berdasarkan hasil penelitian, virus tersebut dapat dinon-aktifkan dengan bahan disinfektan yakni, alkohol dengan kadar 60%-70%, hidrogen peroksida 0,5%, atau sodium hipoklorit dengan kadar 0,1% dalam waktu 1 menit. Itu juga merupakan alasan mengapa saat ini digencarkan penyemprotan disinfektan secara massal baik penyemprotan disudut-sudut kota hingga perorangan. Kamu juga bisa menggunakan disinfektan untuk membersihkan beberapa barang ataupun peralatan yang kamu ginakan sehari-hari agar terhindar dari infeksi virus.

Keempat, Mudah Lemah Apabila Terkena Suhu panas. Memang belum ada penelitian yang betul-betul membuktikan bahwa teori ini benar, Covid-19 lemah terhadap panas. Akan tetapi, pada virus corona yang menyebabkan penyakit SARS, suhu panas terbukti dapat melemahkan virus. Hal ini juga serupa dengan data yang diterbitkan oleh WHO bahwa virus penyebab SARS bisa terbunuh pada suhu 56°C.

Kelima, Tidak Bisa Bertahan Lama di Permukaan. Virus corona memang bisa bertahan beberapa hari di permukaan benda. Namun, seiring berjalannya waktu, virus ini tidak lagi cukup kuat untuk bisa menimbulkan infeksi. Sehingga baik WHO maupun Kementerian Kesehatan RI tidak melarang aktivitas pengiriman paket antar negara karena risiko penularan melalui media pengiriman paket tersebut sangatlah rendah.

BACA JUGA :  Transfer Knowledge Guru di Era Covid-19

Rasul SAW telah mengingatkan kita bagaimana tindakan menghadapi wabah penyakit: “Tha’un (wabah penyakit menular) adalah suatu peringatan dari Allah Subhanahu Wa Ta’ala untuk menguji hamba-hamba-Nya dari kalangan manusia. Maka apabila kamu mendengar penyakit itu berjangkit di suatu negeri, janganlah kamu masuk ke negeri itu. Dan apabila wabah itu berjangkit di negeri tempat kamu berada, jangan pula kamu lari daripadanya.” (HR Bukhari dan Muslim dari Usamah binZaid).

Anjuran untuk isolasi atau karantina bagi mereka yang berpotensi terkena virus (ODP dan PDP) dan yang sudah positif terinfeksi ternyata sesuai dengan anjuran Rasul SAW tersebut. Juga penerapan social/physical distancing yang sering disosialisasikan pemerintah bisa menjadi cara yang ampuh melawan korona sebagaimana juga yang dianjurkan pada hadis di atas.

Marilah kita sama-sama melawan covid-19 ini, kita lawan sama-sama kita juga nanti yang akan nyaman dalam beraktivitas seperti dulu sebelum adanya pandemi ini. Jangan egois, ayo dirumah saja jangan keluar rumah jika tidak penting. Dengan menjaga diri kalian tetap aman kalian juga menjaga orang lain tetap aman. Ayo kita saling menjaga dan melawan covid-19 ini.** msj

**Penulis adalah Mahasiswa Program Studi Ilmu Kesehatan Masyarakat UINSU Medan, peserta KKN-DR 2020 Kelompok 119**

2,517 total views, 3 views today

Komentar Anda

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *