PDI Perjuangan Sumut Blusukan ke Dua Pasar Besar Sosialisasikan Bobby – Aulia

Sosialisasi Bobby-Aulia
Wakil Ketua bidang Komunitas Budaya DPD PDI Perjuangan Sumut, Syarifah Khairiyah Alatas, bersama pengurus BKN blusukan ke pasar Pringgan dan Sukaramai mensisialisasikan pasangan Bobby-Aulia

Asaberita.com – Medan – Untuk mensosialisasikan pasangan nomor urut 2, Bobby Afif Nasution – Aulia Rachman sebagai calon Walikota dan Wakil Walikota Medan, DPD PDI Perjuangan Sumut melakukan blusukan ke dua pasar besar di Kota Medan.

Sosialisasi dan blusukan dilakukan oleh Wakil Ketua bidang Komunitas Budaya DPD PDI Perjuangan Sumut, Syarifah Khairiyah Alatas, bersama pengurus Badan Kebudayaan Nasional (BKN) di pasar Pringgan Medan Baru dan pasar Sukaramai Medan Area, pada Jumat dan Sabtu (6-7/11/2020).

Dalam kegiatan ini, Syarifah yang didampingi pengurus BKN Daerah Sumut yaitu Nensi, Vivi dan Taty mensosialisasikan visi Kolaborasi Medan Berkah yang diusung pasangan Bobby – Aulia kepada pedangan dan pengunjung pasar.

“Sosialisasi visi Kolaborasi Medan Berkah ke masyarakat langsung seperti ini sangat penting, untuk mengenalkan figur paslon nomor urut 2 kepada masyarakat, terutama terkait visi misi dan progam Bobby – Aulia kedepannya,” ujar Syarifah Alatas dalam keterangannya di sela-sela kegiatan, Sabtu (7/11/2020).

BACA JUGA :  Pemerintah Harus Tegas Tolak Masuknya 600 Warga ISIS ke Indonesia

Selain mensosialisasikan Kolaborasi Medan Berkah, tim BKN DPD PDI Perjuangan juga membagikan beragam souvenir kepada masyarakat, seperti t-shirt, jilbab dan aneka souvenir lainnya.

Mengetahui kehadiran tim BKN PDI Perjuangan Sumut, pedagang pasar Pringgan dan Sukaramai begitu antusias. Itu terlihat dari sambutan para pedagang dan pengunjung yang meneriakkan yel-yel Bobby – Aulia.

“Kita tidak menyangka antusiasme pedagang dan pengunjung pasar begitu besar. Bahkan beberapa pedagang dan masyarakat sempat menyampaikan harapan kepada tim jika pasangan Bobby – Aulia nantinya menang, mereka berharap Pemko Medan bisa memberi keringanan untuk retribusi pasar,” terang Syarifah Alatas.

Selain itu, persoalan revitalisasi pasar tradisional juga disampaikan pedangang. Hal itu menurut Syarifah Alatas sangat wajar, mengingat pasar Pringgan dan Sukaramai sudah kelebihan kapasitas, bangunan kios-kios terlihat kumuh dan fasilitas kurang memadai.

BACA JUGA :  Gerindra Sumut Kirim 3 Nama Cawalkot Medan ke DPP: Ihwan-Bobby-Sakhyan

“Persoalan revitalisasi pasar tadi juga di sampaikan pedagang, dan kita akan sampaikan aspirasi pedagang dan pengunjung ini kepada paslon yang kita usung agar bisa direalisasikan kedepannya,” pungkas Syarifah Alatas. (has)

279 total views, 3 views today

Komentar Anda

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *