Prodi Ilmu Komunikasi UINSU Optimis Go Internasional

Ketua Program Studi Ilmu Komunikasi FIS UINSU, Dr Muhammad Alfikri Matondang MSi. (teks foto/msj)

Medan – Asaberita.com – Ketua Program Studi Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial (FIS) UINSU Medan Dr Muhammad Alfikri Matondang S.Sos MSi mengaku optimis bahwa Program Studi Ilmu Komunikasi yang dinakhodainya saat ini bakal go internasional. Ilmu Komunikasi UINSU akan menjadi pusat kajian ilmu komunikasi di Asia Tenggara.

“Kita akan membangun kerjasama dengan berbagai perguruan tinggi khususnya di Asia Tenggara,” kata Muhammad Alfikri Matondang kepada Asaberita.com,  usai serahterima jabatan dengan Ketua Prodi sebelumnya Dr Hasan Sazali, Senin (2/2) di kampus Jalan Pancing Medan Estate.

Serahterima jabatan juga ditandai dengan serahterima jabatan Dekan, Wakil Dekan, Kepala Prodi, Sekjur dan Kepala Laboratorium FIS UINSU periode 2020-2024.

Alfikri mengatakan berbagai hal yang akan dilakukannya sebagai Ketua Prodi di antaranya meningkatkan kualitas dosen dan kualitas pengajaran di lokal dengan penyediaan berbagai fasilitas yang dibutuhkan. “Di samping itu, penyediaan anggaran penelitian bagi para dosen dan penyiapan karya ilmiah untuk jurnal internasional berepurtasi seperti Scopus,” katanya.

BACA JUGA :  Presiden Alumni UINSU: Haqqul Yakin Rektor Prof Syahrin Tegakkan Moral Akademik

Disebutkannya, guna menghasilkan lulusan berkualitas, kurikulum juga harus bertarap nasional dan internasional sekaligus disesuaikan dengan kebutuhan pasar kerja. Mahasiswa harus diberi kemampuan skill yang berkaitan dengan ilmu komunikasi.

Dikatakannnya, skripsi mahasiswa juga harus masuk ke jurnal internasional dengan bimbingan para dosen. Sehingga antara mahasiswa dan dosen bisa berkompetisi di tingkat internasional.

“Saya juga mengharapkan adanya pertukaran dosen secara internasional,” kata Alfikri, anak mantan Rektor UINSU Prof Dr A Ya’kub Matondang MA itu.

Dia mengajak semua dosen Ikom FIS UINSU bekerjasama guna meraih akreditasi unggul (A). Alfikri mengakui minat para lulusan SLTA masuk ke Prodi Ilmu Komunikasi UINSU selama ini cukup tinggi, sehingga melebihi daya tampung. Karenanya perlu kesiapan Fakultas untuk dapat mengakomodir keinginan masyarakat memasukkan anaknya, baik menyangkut sarana maupun prasarana.

BACA JUGA :  Sepanjang 2018, Poldasu Selamatkan Uang Negara Rp 1,5 Miliar

“Ilmu Komunikasi akhir-akhir ini memang lagi trend di masyarakat, karena ilmu ini sangat berkaitan dengan berbagai bidang pekerjaan baik di bidang politik, ekonomi, pemerintahan, dan sebagainya,” katanya. ** msj

 

 

 

 

 

 

1,668 total views, 6 views today

Komentar Anda

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *