Menu ✖

Otomatis
Breaking News

Hukum

Aksi Begal Kian Nekat dan Brutal, APH Dinilai Gagal Lindungi Masyarakat..!!

badge-check

Korban begal saat mendapatkan penangan medis secara intensive diruang ICU RS. Djoelham Binjai. Perbesar

Korban begal saat mendapatkan penangan medis secara intensive diruang ICU RS. Djoelham Binjai.

 

BINJAI — Teror begal kembali menumpahkan darah di wilayah hukum Polres Binjai. Belum hilang ketakutan warga akibat maraknya aksi kriminal jalanan, Yudha seorang pelajar SMAN 5 Binjai kembali menjadi korban kebrutalan kawanan begal bersenjata tajam di kawasan Titi Berngam, sekitar kawasan SMP Negeri 10 Binjai, Senin pagi (11/5/26).

Peristiwa berdarah yang terjadi sekitar pukul 06.50 WIB itu semakin mempertegas keresahan masyarakat bahwa keamanan di Kota Binjai dinilai semakin memprihatinkan. Warga bahkan mulai mempertanyakan sejauh mana efektivitas aparat penegak hukum dalam mengendalikan aksi kejahatan jalanan yang kian nekat dan brutal.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban disergap dua pelaku yang mengendarai sepeda motor jenis Honda Vario. Tanpa belas kasihan, para pelaku disebut langsung mengayunkan senjata tajam ke arah korban demi merampas kendaraan miliknya.

Akibat serangan brutal tersebut, kedua tangan korban mengalami luka sangat serius hingga nyaris putus. Korban yang bersimbah darah di lokasi kejadian kemudian dilarikan ke RSUD Djoelham Binjai untuk mendapatkan penanganan medis intensif.

Dalam aksi sadis itu, korban juga kehilangan satu unit sepeda motor Honda Vario BK 4732 RBL warna hitam dove serta satu unit handphone merek Redmi.

Warga sekitar mengaku ketakutan dan tidak berani mendekat saat kejadian berlangsung. Para pelaku disebut bertindak cepat sambil mengacungkan senjata tajam, membuat suasana mencekam di sekitar lokasi.

Rentetan aksi kriminal jalanan yang terus merajalela membuat masyarakat semakin resah. Warga menilai jalanan di Kota Binjai perlahan berubah menjadi “Neraka yang menakutkan bagi masyarakat biasa, namun seolah menjadi Surga bagi para begal yang menjadi ruang bebas bagi pelaku kriminal jalanan untuk beraksi tanpa rasa takut.”

Sorotan keras pun mengarah kepada aparat penegak hukum. Pasalnya, setiap kali kejadian serupa terjadi, masyarakat hanya mendengar pernyataan “masih penyelidikan”, “sedang pengejaran”, atau “akan meningkatkan patroli”. Sementara di lapangan, aksi begal terus berulang dengan tingkat kekerasan yang semakin mengerikan.

Salah seorang warga masyarakat saat di mintai keterangan oleh awak media mengatakan,

“Kalau masyarakat terus dibacok di jalan, lalu polisi hanya sibuk bicara ‘pengejaran’, masyarakat patut bertanya: siapa sebenarnya yang sedang berkuasa di jalanan Binjai…?

“Ketika pelajar berangkat sekolah pulang bersimbah darah, itu bukan sekadar kriminalitas. Itu alarm keras bahwa keamanan sedang tidak baik-baik saja.” ujar seorang warga.

“Kasatreskrim jangan cuma cepat memberi statement. Rakyat butuh hasil, bukan kalimat template,” tambahnya dengan nada geram.

Masyarakat mendesak aparat kepolisian segera mengambil langkah nyata dan tegas untuk menghentikan teror begal yang dinilai semakin merajalela di wilayah hukum Polres Binjai.

Sementara itu, hingga berita ini diterbitkan, pihak kepolisian menyatakan masih melakukan penyelidikan dan pengejaran terhadap para pelaku. Kasatreskrim Polres Binjai saat dikonfirmasi pada senin siang pukul13.37 WIB menyebut proses pengejaran masih berlangsung.

(ABN/Qhusyai)

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Perkuat Kepastian Hukum Pertanahan, Kantor Pertanahan Toba Jalin Kerja Sama dengan Kejari

6 Nov 2026 - 16:35 WIB

Perkuat Kepastian Hukum Pertanahan, Kantor Pertanahan Toba Jalin Kerja Sama dengan Kejari

Ekspose Manajemen Talenta Kementerian ATR/BPN, Wamen Ossy: Kedepankan Meritokrasi untuk Karier Pegawai Berdasarkan Kompetensi

6 Nov 2026 - 13:31 WIB

Ekspose Manajemen Talenta Kementerian ATR/BPN, Wamen Ossy: Kedepankan Meritokrasi untuk Karier Pegawai Berdasarkan Kompetensi

Kementerian ATR/BPN Catat Redistribusi Tanah 4,39 Juta Hektare dalam Pelaksanaan Reforma Agraria

6 Nov 2026 - 13:18 WIB

Kementerian ATR/BPN Catat Redistribusi Tanah 4,39 Juta Hektare dalam Pelaksanaan Reforma Agraria

Forkopimcam Siabu Kompak Dampingi Bupati Serahkan 34 Alsintan kepada Enam Brigade Pangan

6 Nov 2026 - 07:36 WIB

Forkopimcam Siabu Kompak Dampingi Bupati Serahkan 34 Alsintan kepada Enam Brigade Pangan

HUT ke-65 Bank Sumut di Sinunukan Disambut Antusias Masyarakat, Foorkopincam Berikan Apresiasi

6 Nov 2026 - 07:25 WIB

HUT ke-65 Bank Sumut di Sinunukan Disambut Antusias Masyarakat, Foorkopincam Berikan Apresiasi
Sedang Hot Peristiwa