Menu ✖

Otomatis
Breaking News

Peristiwa

Sebanyak 2.088 Mahasiswa Unimed Jalani KKN di 51 Desa Deli Serdang

badge-check

Sebanyak 2.088 Mahasiswa Unimed Jalani KKN di 51 Desa Deli Serdang Perbesar

Sebanyak 2.088 Mahasiswa Unimed Jalani KKN di 51 Desa Deli Serdang

LUBUK PAKAM – Sebanyak 2.088 mahasiswa Universitas Negeri Medan (Unimed) resmi memulai program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tahun 2026 di Kabupaten Deli Serdang. Ribuan mahasiswa tersebut akan mengabdi di 51 desa yang tersebar di sembilan kecamatan selama lebih dari satu bulan, mulai 6 Juli hingga 15 Agustus 2026.

Penyambutan mahasiswa KKN berlangsung di Alun-Alun Pemerintah Kabupaten Deli Serdang, Senin (6/7/2026). Pemerintah Kabupaten Deli Serdang menyatakan komitmennya untuk terus memperkuat kerja sama dengan perguruan tinggi dalam mendukung pembangunan masyarakat, khususnya di tingkat desa.

Mewakili Bupati Deli Serdang, Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia, Hanip Fahri, menyampaikan apresiasi kepada Universitas Negeri Medan yang kembali memilih Deli Serdang sebagai lokasi pelaksanaan KKN.

Menurutnya, program KKN bukan sekadar bagian dari kewajiban akademik mahasiswa, tetapi juga menjadi wadah bagi generasi muda untuk mengaplikasikan ilmu pengetahuan secara langsung di tengah masyarakat. Kehadiran mahasiswa diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata melalui berbagai program yang sesuai dengan kebutuhan desa.

“Pemerintah Kabupaten Deli Serdang berharap mahasiswa dapat menjadi mitra masyarakat dalam menghadirkan inovasi, kreativitas, dan solusi terhadap berbagai persoalan yang ada di lingkungan desa,” ujarnya saat membacakan sambutan Bupati.

Hanip menjelaskan, pembangunan daerah memerlukan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan, termasuk perguruan tinggi. Oleh karena itu, sinergi antara dunia akademik dengan pemerintah daerah dinilai penting untuk mempercepat pembangunan yang berkelanjutan.

Ia juga mengingatkan seluruh peserta KKN agar mampu membangun hubungan yang harmonis dengan masyarakat selama menjalankan pengabdian. Mahasiswa diminta menghormati adat istiadat, menjaga etika, menjunjung tinggi disiplin, serta mengedepankan semangat melayani.

Menurutnya, keberhasilan pelaksanaan KKN tidak ditentukan oleh banyaknya kegiatan yang dilaksanakan, melainkan sejauh mana program-program tersebut memberikan dampak positif dan manfaat yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

Dalam pelaksanaan KKN tahun ini, Kecamatan Percut Sei Tuan menjadi wilayah dengan jumlah peserta terbanyak, yakni 532 mahasiswa. Selanjutnya Kecamatan Namo Rambe dan Tanjung Morawa masing-masing menerima 287 mahasiswa, Batang Kuis sebanyak 246 mahasiswa, Beringin 202 mahasiswa, Pancur Batu 164 mahasiswa, Deli Tua dan Patumbak masing-masing 123 mahasiswa, serta Biru-Biru sebanyak 122 mahasiswa. Setiap desa akan ditempati sekitar 40 hingga 41 mahasiswa.

Kegiatan penerimaan mahasiswa KKN turut dihadiri Sekretaris Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Negeri Medan, Tansa Trisna Astono Putri, Wakil Dekan Bidang Akademik FMIPA Unimed Lasker P. Sinaga, Wakil Dekan Bidang Akademik FIP Unimed Silvia Mariah Handayani, para dosen pembimbing lapangan, para camat, kepala desa lokasi KKN, serta sejumlah tamu undangan lainnya.

(ABN)

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Binjai Siap Panaskan Persaingan PORPROVSU XII 2026, Tiga Cabor Dipercaya Jadi Tuan Rumah

2 Nov 2026 - 11:15 WIB

Binjai Siap Panaskan Persaingan PORPROVSU XII 2026, Tiga Cabor Dipercaya Jadi Tuan Rumah

Surya Darma Sitepu Lantik Satgas dan Brigade Kartini AMPI Binjai, Tekankan Kader Antipremanisme dan Peduli Masyarakat

2 Nov 2026 - 11:09 WIB

Surya Darma Sitepu Lantik Satgas dan Brigade Kartini AMPI Binjai, Tekankan Kader Antipremanisme dan Peduli Masyarakat

Ijeck Ajak Masyarakat Budayakan Hidup Sehat, Ribuan Warga Meriahkan Fun Walk HUT ke-67 Pemuda Pancasila

2 Nov 2026 - 11:04 WIB

Ijeck Ajak Masyarakat Budayakan Hidup Sehat, Ribuan Warga Meriahkan Fun Walk HUT ke-67 Pemuda Pancasila

Syaiful Syafri: Generasi Emas 2045 Butuh Guru dan Dosen yang Paham Bela Negara

29 Okt 2026 - 20:02 WIB

Syaiful Syafri: Generasi Emas 2045 Butuh Guru dan Dosen yang Paham Bela Negara

Aktivis 98 Apresiasi Kritik Dino Patti Djalal soal MSCI, Dorong Pemerintah Perkuat Transparansi Pasar Modal

28 Okt 2026 - 14:17 WIB

Aktivis 98 Apresiasi Kritik Dino Patti Djalal soal MSCI, Dorong Pemerintah Perkuat Transparansi Pasar Modal
Sedang Hot Ekonomi