Menu ✖

Otomatis
Breaking News

Peristiwa

Jembatan Payaroba Ditutup Total, Pemko Binjai Siapkan Skema Pengalihan Arus Kendaraan

badge-check

Pemko Binjai siapkan rekayasa lalu lintas kendaraan di kawasan Jembatan Payaroba yang ditutup total akibat kondisi jembatan yang mengalami rusak parah. Perbesar

Pemko Binjai siapkan rekayasa lalu lintas kendaraan di kawasan Jembatan Payaroba yang ditutup total akibat kondisi jembatan yang mengalami rusak parah.

 

BINJAI — Pemerintah Kota (Pemko) Binjai menyiapkan rekayasa lalu lintas berupa pengalihan arus kendaraan di kawasan Jembatan Payaroba, Sei Bingei. Kebijakan tersebut dilakukan menyusul kondisi jembatan yang mengalami kerusakan parah dan dinilai membahayakan keselamatan pengguna jalan.

Selain faktor keselamatan, pengaturan lalu lintas juga ditujukan untuk membatasi perlintasan kendaraan berat yang dapat memperburuk kondisi struktur jembatan.

Pembahasan skema rekayasa lalu lintas dilakukan dalam rapat koordinasi yang dipimpin Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah Kota Binjai, Drs. Eka Edi Saputra, M.M., didampingi Kepala Dinas Perhubungan Kota Binjai, Dr. Harimin Tarigan, S.SiT., S.IP., M.M., M.H., di Ruang Rapat III Pemko Binjai, Senin (24/8/26).

Rapat tersebut dihadiri Kabag Ops Polres Binjai Kompol Henry Tobing, perwakilan Dinas Perhubungan Provinsi Sumatera Utara, perwakilan Bina Marga Provinsi Sumatera Utara, perwakilan Dinas Perhubungan Kabupaten Langkat, serta sejumlah unsur instansi terkait.

Koordinasi lintas sektor dilakukan untuk menyusun jalur alternatif sekaligus mengatur pola pengalihan arus kendaraan agar mobilitas masyarakat tetap berjalan dan potensi kemacetan dapat diminimalkan.

Eka Edi Saputra mengatakan, rekayasa lalu lintas akan dilaksanakan melalui koordinasi antara Dinas Perhubungan Kota Binjai, Satlantas Polres Binjai, serta instansi terkait lainnya.

“Pengaturan ini dilakukan untuk memastikan kelancaran arus lalu lintas sekaligus mengutamakan keselamatan masyarakat, mengingat kondisi Jembatan Payaroba yang tidak layak dilalui kendaraan,” ujar Eka.

Sebagai bagian dari langkah pengamanan, kendaraan angkutan barang dengan tonase besar dilarang melintasi jembatan. Selain itu, Jembatan Payaroba ditutup total bagi kendaraan roda empat (R4) atau lebih karena kondisi struktur jembatan dinilai tidak layak dan berpotensi membahayakan pengguna jalan.

Pemko Binjai bersama unsur terkait selanjutnya akan mengoptimalkan pengaturan di lapangan, termasuk penerapan jalur alternatif, guna menjaga kelancaran arus lalu lintas selama penutupan jembatan berlangsung.

(ABN/Qhusyai)

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Aktivis 98 Apresiasi Kritik Dino Patti Djalal soal MSCI, Dorong Pemerintah Perkuat Transparansi Pasar Modal

28 Okt 2026 - 14:17 WIB

Aktivis 98 Apresiasi Kritik Dino Patti Djalal soal MSCI, Dorong Pemerintah Perkuat Transparansi Pasar Modal

Wali Kota Binjai Serukan Pemuda Perkuat Persatuan dan Berkontribusi bagi Bangsa

28 Okt 2026 - 13:59 WIB

Wali Kota Binjai Serukan Pemuda Perkuat Persatuan dan Berkontribusi bagi Bangsa

Wamen Ossy Ajak Kolaborasi para Arsitek untuk Wujudkan Visi Kota 2045

28 Okt 2026 - 13:32 WIB

Wamen Ossy Ajak Kolaborasi para Arsitek untuk Wujudkan Visi Kota 2045

Kantah Toba Terima Kunjungan Balai POM, Perkuat Silaturahmi dan Sinergi Antarinstansi

26 Okt 2026 - 15:25 WIB

Kantah Toba Terima Kunjungan Balai POM, Perkuat Silaturahmi dan Sinergi Antarinstansi

Tinggalkan Paham Radikalisme, Napiter Lapas Perempuan Kelas IIA Medan Ucapkan Ikrar Setia NKRI

24 Okt 2026 - 07:36 WIB

Tinggalkan Paham Radikalisme, Napiter Lapas Perempuan Kelas IIA Medan Ucapkan Ikrar Setia NKRI
Sedang Hot Hukum