Scroll untuk baca artikel
#
Pendidikan

Manfaatkan RKD Bantuan Kemendikdasmen RI dan PERSIS, TK Insan Bijak Islam Tapteng Gelar Wisuda dan Pentas Seni

×

Manfaatkan RKD Bantuan Kemendikdasmen RI dan PERSIS, TK Insan Bijak Islam Tapteng Gelar Wisuda dan Pentas Seni

Sebarkan artikel ini
Manfaatkan RKD Bantuan Kemendikdasmen RI dan PERSIS, TK Insan Bijak Islam Tapteng Gelar Wisuda dan Pentas Seni
Agenda tahunan wisuda dan pelepasan siswa-siswi TK Insan Bijak Islam berlangsung meriah dengan dihadiri oleh jajaran guru, orang tua murid, serta tamu undangan pada Jumat (12/6/2026).

TAPTENG, ASABERITA.COM – Lembaga pendidikan anak usia dini TK Insan Bijak Islam sukses menyelenggarakan prosesi wisuda dan pelepasan siswa-siswi untuk Tahun Ajaran 2025/2026. Menariknya, agenda sakral ini dipusatkan langsung di Gedung Ruang Kelas Darurat (RKD) yang baru selesai dibangun atas bantuan Kementerian Pendidikan Dasar & Menengah Republik Indonesia (Kemendikdasmen RI) yang bekerja sama dengan Persatuan Islam (PERSIS). Kegiatan yang berlangsung penuh khidmat ini dihadiri oleh jajaran guru, orang tua wali murid, serta sejumlah elemen masyarakat, Jumat (12/6/2026).

Rangkaian acara diawali dengan pembukaan, pembacaan doa bersama, dan dilanjutkan dengan sambutan hangat dari Kepala TK Insan Bijak Islam, Rini Azhari Pasaribu, S.Pd., Gr. Dalam pesannya, kepala sekolah menyampaikan apresiasi yang mendalam kepada seluruh anak didik atas capaian belajar yang telah mereka raih. Penegasan serupa juga disampaikan oleh Ketua Yayasan, Abdullah Gulo, S.Pd.I., Gr., yang mengajak orang tua untuk terus konsisten mendukung kesinambungan pendidikan anak.

Inti prosesi wisuda kemudian ditandai dengan pengalungan medali serta penyerahan piagam kelulusan kepada seluruh peserta didik. Suasana di dalam ruang pertemuan seketika dilingkupi rasa haru dan bangga yang mendalam, terutama dari para orang tua yang menyaksikan putra-putri mereka menyelesaikan satu tahapan penting dalam pendidikan formal.

BACA JUGA :  Launching Penmaru UMSU 2026 Semarak, Siswa Sumut Unjuk Kreativitas

Selain prosesi wisuda, acara ini juga dimeriahkan dengan panggung pentas seni yang menampilkan bakat para siswa. Berbagai kreativitas anak-anak seperti pertunjukan tari tradisional, seni menyanyi, pembacaan puisi, hingga demonstrasi kreativitas lainnya tampil memukau dan menghibur para tamu undangan.

Melalui momentum kelulusan ini, pihak sekolah berharap para siswa semakin termotivasi dan siap secara mental untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang Sekolah Dasar (SD). Seluruh rangkaian acara kemudian diakhiri dengan sesi foto bersama serta ramah tamah untuk mempererat silaturahmi antara siswa, orang tua, dan dewan guru.

Kehadiran sarana Ruang Kelas Darurat (RKD) di TK Insan Bijak Islam Tapteng merupakan buah dari sinergi taktis antara program afirmatif Kemendikdasmen RI dengan jaringan Pengurus Pusat (PP) PERSIS di tingkat daerah.

Fasilitas RKD ini disalurkan sebagai respon cepat atas kebutuhan mendesak akan ruang belajar yang aman dan representatif bagi anak-anak usia dini di wilayah sub-urban. Keterlibatan PERSIS sebagai mitra strategis pemerintah terbukti efektif dalam memotong jalur birokrasi pembangunan, memastikan ketersediaan lahan yang klir, serta mengawal proses konstruksi fisik agar sarana ini dapat segera dimanfaatkan secara optimal oleh pihak sekolah.

Secara nyata, pengadaan gedung RKD baru ini berdampak pada meningkatnya kenyamanan serta rasa aman dalam proses belajar mengajar (KBM) harian. Selain memantik motivasi belajar siswa, ketersediaan fasilitas ini juga memberi dampak sosial yang positif berupa meningkatnya kepercayaan masyarakat sekitar untuk menitipkan pendidikan anak-anak mereka di lembaga PAUD formal bercorak Islami ini.

BACA JUGA :  UMA Raih Akreditasi Unggul, Rektor: Harus Jadi Motivasi Tingkatkan Pelayanan

Mengingat sifat bangunan ini yang merupakan ruang kelas darurat, solusi jangka panjang yang diperlukan adalah pengusulan bertahap kepada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan setempat agar status bangunan dapat ditingkatkan menjadi Ruang Kelas Baru (RKB) permanen. Sembari menunggu proses tersebut, pembentukan komite kecil dari unsur yayasan dan wali murid untuk merawat kebersihan serta fisik bangunan semi-permanen ini sangat penting dilakukan agar usia pakai gedung dapat bertahan lebih lama.

Tinggalkan Balasan