MEDAN – Universitas Negeri Medan (Unimed) resmi membuka Jalur Seleksi Mandiri Tahun 2026 dengan menyediakan kuota sebanyak 3.099 mahasiswa baru yang tersebar pada 59 program studi jenjang Sarjana (S1), Diploma IV (D-IV), dan Diploma III (D-III).
Rektor Unimed, Prof. Dr. Baharuddin, S.T., M.Pd., menjelaskan bahwa Jalur Seleksi Mandiri merupakan kesempatan terakhir bagi calon mahasiswa untuk bergabung dan melanjutkan pendidikan di Unimed setelah berakhirnya jalur seleksi nasional.
“Jalur Mandiri menjadi peluang terakhir bagi calon mahasiswa yang ingin melanjutkan studi di Unimed. Seluruh proses seleksi dilaksanakan secara transparan, objektif, dan berkeadilan sesuai prinsip penerimaan mahasiswa baru,” ujar Baharuddin di Kampus Unimed, Jalan Willem Iskandar, Medan, Selasa (24/6/2026).
Menurutnya, seleksi Jalur Mandiri Unimed menggunakan hasil Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) yang diselenggarakan oleh panitia Unimed. Melalui jalur ini, universitas memberikan kesempatan lebih luas kepada lulusan SMA/SMK/MA sederajat untuk mengakses pendidikan tinggi berkualitas.
Baharuddin menjelaskan, peserta yang dapat mengikuti seleksi ini adalah lulusan SMA/SMK/MA atau sederajat tahun 2024 dan 2025 serta peserta Paket C tahun yang sama dengan usia maksimal 22 tahun per Juli 2026 dan telah memiliki ijazah. Selain itu, siswa kelas akhir tahun 2026 juga dapat mendaftar dengan melampirkan surat keterangan siswa aktif dari sekolah.
Namun demikian, terdapat sejumlah ketentuan yang harus diperhatikan calon peserta. Di antaranya, peserta yang telah dinyatakan lulus melalui jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) tahun 2024, 2025, dan 2026 tidak diperkenankan mengikuti seleksi mandiri di seluruh perguruan tinggi negeri. Begitu pula peserta yang telah lulus SNBT dan melakukan registrasi ulang di perguruan tinggi tujuan tidak dapat mengikuti seleksi mandiri tahun 2026.
Pendaftaran dilakukan secara daring melalui laman sm.unimed.ac.id. Calon peserta diwajibkan mengisi biodata, mengunggah pasfoto terbaru, serta melakukan verifikasi data diri. Khusus pendaftar program studi bidang olahraga dan seni, diwajibkan mengunggah portofolio sesuai ketentuan.
Untuk biaya pendaftaran, Unimed menetapkan tarif sebesar Rp350.000 per peserta. Sementara bagi pendaftar program studi olahraga dan seni dikenakan biaya tambahan portofolio sebesar Rp100.000 per program studi yang dipilih.
Rektor menjelaskan bahwa materi ujian meliputi Tes Potensi Skolastik yang mencakup penalaran umum, pengetahuan dan pemahaman umum, pemahaman bacaan dan menulis, serta pengetahuan kuantitatif. Selain itu, peserta juga akan mengikuti Tes Literasi yang meliputi literasi Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, dan penalaran matematika.
Adapun jadwal pelaksanaan Jalur Mandiri Unimed 2026 meliputi pendaftaran online yang berlangsung hingga 6 Juli 2026, pembayaran biaya pendaftaran sampai 7 Juli 2026, pengunduhan kartu ujian pada 10 Juli 2026, pelaksanaan UTBK Mandiri pada 14–17 Juli 2026, serta pengumuman hasil seleksi pada 22 Juli 2026.
Baharuddin mengimbau para calon mahasiswa untuk memanfaatkan kesempatan tersebut dengan sebaik-baiknya serta memastikan seluruh persyaratan administrasi dipenuhi sebelum batas waktu pendaftaran.
“Manfaatkan kesempatan ini untuk menjadi bagian dari Unimed. Kami mengajak seluruh calon mahasiswa mempersiapkan diri dengan baik dan mengikuti setiap tahapan seleksi sesuai ketentuan yang telah ditetapkan,” katanya.
Untuk memperoleh informasi lebih lanjut, calon peserta dapat memantau kanal resmi media sosial Unimed, menghubungi WhatsApp Call Center Unimed di nomor 0821-7825-5556, mengakses laman pintu.unimed.ac.id, atau mendatangi Helpdesk Mandiri di Gedung UPA TIK Unimed, Jalan Willem Iskandar Pasar V, Medan. (ABN/dan)
- Peluang Terakhir Masuk PTN, Unimed Resmi Buka Seleksi Mandiri 2026 – Juni 24, 2026
- Wisuda 2.440 Lulusan, PP Muhammadiyah Sebut UMSU Kampus Pembina Berprestasi Internasional – Juni 23, 2026
- PUSPHA dan Mahasiswa Peringatkan Pejabat-Parpol: Jangan Intervensi Pengusutan Dugaan Korupsi KIP Kuliah – Juni 23, 2026











