Scroll untuk baca artikel
#
BeritaUniversitarian

Ketua PWM Sumut Tak Kuasa Menahan Air Mata di Wisuda UMSU

×

Ketua PWM Sumut Tak Kuasa Menahan Air Mata di Wisuda UMSU

Sebarkan artikel ini
Suasana haru menyelimuti prosesi wisuda hari ketiga UMSU, Kamis (25/6), di Selecta Convention Hall Medan.

MEDAN – Suasana haru menyelimuti prosesi wisuda hari ketiga Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU), Kamis (25/6), di Selecta Convention Hall Medan. Sebanyak 806 wisudawan dari Fakultas Pertanian, Fakultas Hukum, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP), serta Fakultas Teknik resmi dikukuhkan sebagai lulusan.

Rangkaian acara yang diisi lagu persembahan untuk orangtua dan testimoni mahasiswa berprestasi menghadirkan suasana emosional. Kisah perjuangan para mahasiswa dalam menyelesaikan studi, serta pengorbanan orangtua yang mendampingi perjalanan mereka, membuat banyak hadirin tak kuasa menahan air mata.

Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sumatera Utara (PWM Sumut), Prof. Dr. Hasyimsyah Nasution, MA, mengaku selalu tersentuh setiap menghadiri wisuda UMSU.

“Saya senang datang ke wisuda UMSU ini karena selalu membuat saya menangis dan mengingat orangtua. Luar biasa,” ujarnya.

Menurut Hasyimsyah, momen wisuda bukan sekadar seremoni akademik, melainkan pengingat atas perjuangan panjang orangtua dalam mengantarkan anak-anaknya meraih pendidikan tinggi.

Ia juga berpesan kepada para lulusan agar terus mencintai almamater dan Muhammadiyah, serta berkontribusi bagi kemajuan bangsa dan institusi.

“Tetap mencintai UMSU, tetap mencintai Muhammadiyah. Semua universitas besar karena mahasiswa dan alumninya. UMSU ini sudah terdepan sehingga harus terus maju dan tetap terdepan,” katanya.

Dalam kesempatan itu, Hasyimsyah juga mengingatkan pentingnya ilmu yang diiringi amal sebagaimana terkandung dalam Surah Al-Mujadilah ayat 11.

Sementara itu, Rektor UMSU Prof. Dr. Akrim, M.Pd, mengatakan kebahagiaan wisuda tidak hanya dirasakan para lulusan, tetapi juga orangtua yang selama ini menjadi bagian penting dari perjuangan akademik anak-anak mereka.

BACA JUGA :  Satu-satunya dari Indonesia, UMSU Ikut MQA Presidents’ Forum 2025 di Putrajaya Malaysia

“Ada dua senyum pada hari ini. Pertama, senyum karena sudah selesai dan tidak ada lagi ujian. Yang kedua, senyum dari kedua orang tua karena anaknya telah menjadi sarjana,” ujar Akrim.

Rektor menegaskan bahwa UMSU terus menunjukkan perkembangan yang membanggakan di tingkat nasional maupun internasional. Salah satunya melalui pengakuan sebagai kampus Islam terbaik di dunia versi UniRank.

“Kita mendapatkan banyak reputasi dan rekognisi nasional maupun internasional, termasuk menjadi kampus Islam terbaik di dunia versi UniRank,” katanya.

Menurut Akrim, salah satu kekuatan UMSU saat ini adalah program kelas internasional dan penguatan internasionalisasi kampus yang terus berkembang.

“Yang menjadi keunggulan kita adalah program kelas internasional dan internasionalisasi kampus. Ini tentu menjadi kebanggaan kita sebagai alumni UMSU,” ujarnya.

Sepanjang 2026, UMSU mencatat 17 prestasi internasional, 32 prestasi nasional, dan dua prestasi regional. Kampus ini juga meraih berbagai pengakuan internasional melalui QS Stars, THE Impact Rankings, World University Rankings, MQA Malaysia, serta akreditasi internasional FIBAA untuk sejumlah program studi. Terbaru, UMSU kembali memperoleh rekognisi dalam THE Sustainability Impact Rankings 2026.

Di balik kemeriahan wisuda, sejumlah kisah inspiratif turut menjadi perhatian. Salah satunya datang dari Ahmad Bayu Sulistyo yang menceritakan perjuangannya hingga berhasil menyelesaikan kuliah. Sebelum memasuki masa perkuliahan, ia harus merawat ibunya yang sakit.

“Kuliahlah setinggi-tingginya, karena ilmu akan membawamu pada kebaikan,” pesannya kepada para mahasiswa.

BACA JUGA :  Tiga Dosen UINSU Terima Sertifikat Asesor Kompetensi BNSP

Kisah lain disampaikan wisudawati Raisa Ariani, penerima beasiswa Online Scholarship Competition (OSC). Sejak awal, ia menjadikan UMSU sebagai pilihan utama untuk melanjutkan pendidikan tinggi.

“Saya berhasil mendaftar di UMSU sebagai penerima OSC. Ini adalah langkah awal. UMSU adalah first choice bagi saya,” ujarnya.

Selama kuliah, Raisa mendapat kesempatan mengikuti program pertukaran mahasiswa ke Taiwan, sebuah impian yang berhasil diwujudkannya. Ia juga menorehkan prestasi dengan meraih medali perunggu pada Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS).

Pada hari ketiga wisuda ini, lulusan terdiri atas 137 wisudawan Fakultas Pertanian, 298 Fakultas Hukum, 299 FISIP, dan 72 Fakultas Teknik. Prosesi wisuda UMSU periode pertama tahun 2026 berlangsung selama tiga hari, 23–25 Juni 2026, di Selecta Convention Hall Medan.

Turut hadir Ketua Badan Pembina Harian (BPH) UMSU Prof. Dr. Agussani, M.AP beserta jajaran, Wakil Rektor I Prof. Dr. Muhammad Arifin, M.Hum, Wakil Rektor III Dr. Rudianto, M.Si, Direktur Sekolah Pascasarjana, para dekan, ketua program studi, keluarga wisudawan, serta undangan lainnya. (ABN/dan)

Tinggalkan Balasan