BINJAI — Musyawarah Kota (Muskot) Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kota Binjai untuk memilih kepengurusan periode 2026–2030 segera digelar. Menjelang berakhirnya masa bakti kepengurusan periode 2022–2026, tahapan penjaringan dan penyaringan calon ketua telah memasuki tahap akhir.
Ketua Pengurus Kota (Pengkot) IPSI Kota Binjai, Hartono, telah menerbitkan Surat Keputusan Nomor 115/IPSI/VI-KB/2026 tentang Pelaksanaan Muskot IPSI Kota Binjai. Melalui keputusan tersebut, Lukman Hakim ditunjuk sebagai Ketua Tim Penjaringan dan Penyaringan, didampingi Abdul Mutholib sebagai sekretaris dan Muhammad Nur Affandi Tarigan sebagai wakil ketua.
Pendaftaran bakal calon Ketua Pengkot IPSI Kota Binjai dibuka pada Sabtu, 27 Juni 2026 pukul 08.00 WIB dan ditutup pada Minggu, 28 Juni 2026 pukul 17.00 WIB. Selama proses tersebut, panitia membuka sekretariat sementara di Aula Rapat KONI Kota Binjai, Jalan Jambi, Kecamatan Binjai Selatan.
Pada hari terakhir pendaftaran, Minggu (28/6), pukul 16.00 WIB, Ari Mansyah Nur Siregar secara resmi menyerahkan berkas pencalonannya kepada Tim Penjaringan dan Penyaringan. Ari yang merupakan mantan atlet pencak silat dan kini aktif sebagai pelatih di Perguruan Harihilang Kota Binjai maju sebagai calon Ketua Pengkot IPSI Kota Binjai periode 2026–2030.
Dalam pencalonannya, Ari memperoleh dukungan dari sembilan dari total 11 perguruan pencak silat yang terdaftar di Pengkot IPSI Kota Binjai atau sekitar 75 persen dari jumlah perguruan yang memiliki hak dukung.
Saat mendaftar, Ari didampingi sejumlah tokoh dari berbagai perguruan, di antaranya Bustam dari Perguruan Tapak Suci, Zohir dari Persinas ASAD, dan Zulfan dari Perguruan Harihilang. Dukungan juga datang dari PPS Paduan Perisai, PPS Ranah Pelita Nusantara, PSHT, Kera Sakti, IKPSI, serta Merpati Putih.
Ketua Tim Penjaringan dan Penyaringan, Lukman Hakim, mengatakan hingga penutupan pendaftaran hanya terdapat satu bakal calon yang mendaftarkan diri.
“Sampai batas akhir pendaftaran, hanya satu calon yang mendaftar sebagai Ketua Pengkot IPSI Kota Binjai periode 2026–2030. Dengan kondisi tersebut, pemilihan dipastikan akan berlangsung secara aklamasi pada Musyawarah Kota,” ujar Lukman.
Ia menambahkan, Muskot IPSI Kota Binjai dijadwalkan berlangsung pada Selasa, 30 Juni 2026, pukul 14.00 WIB di Aula Rapat KONI Kota Binjai.
Sementara itu, Ari Mansyah Nur Siregar menyampaikan komitmennya untuk memperkuat persatuan seluruh insan pencak silat di Kota Binjai apabila dipercaya memimpin organisasi tersebut.
Menurut Ari, visi yang diusung adalah mempererat silaturahmi di antara seluruh insan olahraga, khususnya keluarga besar pencak silat di Kota Binjai.
Adapun misinya meliputi pembinaan atlet yang berakhlak mulia dan berbudi pekerti luhur, meningkatkan kualitas pembinaan prestasi, serta mendorong atlet IPSI Kota Binjai agar mampu bersaing dan meraih prestasi di tingkat provinsi, nasional, hingga internasional.
“Kami akan mempersiapkan atlet-atlet pencak silat Kota Binjai sebaik mungkin untuk menghadapi Pekan Olahraga Provinsi Sumatera Utara (Porprovsu) yang dijadwalkan berlangsung pada November 2026. Target kami adalah meningkatkan prestasi dan membawa nama Kota Binjai lebih baik di tingkat Sumatera Utara,” kata Ari.
Musyawarah Kota IPSI Kota Binjai diharapkan menjadi momentum lahirnya kepengurusan baru yang mampu memperkuat pembinaan organisasi sekaligus meningkatkan prestasi atlet pencak silat Kota Binjai di berbagai ajang kompetisi.
(ABN/Qhusyai)
- Didukung 9 Perguruan, Ari Mansyah Nur Siregar Calon Tunggal Menuju Kursi Ketua IPSI Kota Binjai – Juni 29, 2026
- Alumni Lemhannas Bekali Finalis POI 2026 tentang Kepemimpinan Berintegritas – Juni 29, 2026
- Deli Serdang Jadi Kawah Candradimuka Putri Otonomi Indonesia 2026, Finalis Digembleng Jiwa Kepemimpinan dan Bela Negara – Juni 29, 2026











