MAKASSAR — Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional. Kali ini, UMSU meraih dua penghargaan dalam ajang Abdidaya Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) 2026 yang digelar di Universitas Muslim Indonesia (UMI), Makassar, Sabtu (24/10/2026).
Dua penghargaan tersebut masing-masing Juara Terbaik II Perguruan Tinggi Paling Inovatif se-Indonesia dan Juara III Tim dengan Perencanaan Keberlanjutan Paling Terukur.
Prestasi yang diumumkan pada malam penganugerahan itu menjadi bukti kiprah mahasiswa UMSU dalam mengembangkan inovasi dan program pemberdayaan masyarakat. Keberhasilan ini sekaligus memperkuat posisi UMSU dalam persaingan prestasi kemahasiswaan di tingkat nasional.
Rektor UMSU, Prof. Dr. Akrim, M.Pd., menyampaikan apresiasi dan rasa syukur atas pencapaian tersebut. Menurutnya, penghargaan dalam ajang Abdidaya PPK Ormawa merupakan capaian bergengsi yang menunjukkan kemampuan mahasiswa UMSU bersaing dengan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia.
“Alhamdulillah, selamat kepada para pemenang. Kreativitas mahasiswa kita memang sangat luar biasa, ditambah daya juang yang tinggi. Ini menjadi bukti bahwa mahasiswa UMSU mampu menunjukkan keunggulannya di tingkat nasional dan memenangkan persaingan dalam berbagai kategori,” ujarnya.
Akrim menegaskan, prestasi tersebut sejalan dengan komitmen UMSU untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan sekaligus memberikan ruang dan dukungan bagi mahasiswa dalam mengembangkan potensi akademik, kreativitas, serta kemampuan berinovasi.
Tim peraih penghargaan berasal dari Himpunan Mahasiswa Jurusan Agribisnis, Fakultas Pertanian UMSU. Tim tersebut menjadi satu-satunya perwakilan Sumatera Utara yang lolos dalam ajang Abdidaya PPK Ormawa 2026.
Wakil Rektor UMSU Bidang Kemahasiswaan dan Alumni, Assoc. Prof. Dr. Faisal, M.Hum., turut mengapresiasi pencapaian tersebut. Ia menilai, keberhasilan dalam PPK Ormawa tidak semata-mata diukur dari penghargaan, tetapi juga dari proses pembentukan karakter dan keterampilan mahasiswa melalui keterlibatan langsung dalam persoalan masyarakat.
“Program ini tidak hanya sekadar prestasi, tetapi juga sebagai pembentukan soft skill dan karakter agar kita peduli terhadap persoalan-persoalan di tengah masyarakat. Salah satunya melalui program PPK Ormawa dan Abdidaya ini,” jelasnya.
Sementara itu, Ketua Student Research and Creativity Center (SRCC) UMSU, Dr. Fatimah Sari Siregar, S.Pd., M.Hum., menilai keberhasilan tersebut merupakan hasil kekompakan dan kerja keras tim.
Ia berharap pencapaian tahun ini dapat menjadi pemantik semangat mahasiswa untuk terus melahirkan inovasi dan meraih prestasi dalam berbagai kompetisi nasional berikutnya.
UMSU sendiri tercatat meraih juara dan medali secara berturut-turut sejak 2022. Konsistensi tersebut menjadi modal penting bagi kampus untuk terus memperkuat budaya inovasi, kreativitas, dan pengabdian mahasiswa kepada masyarakat.
Abdidaya PPK Ormawa merupakan program apresiasi dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) RI bagi organisasi kemahasiswaan, dosen pendamping, dan mitra desa yang berkontribusi dalam pemberdayaan masyarakat. (ABN/dan)





















