Dakwah Melalui Media Digital di Masa Pandemi Covid-19

Musa Habibi Harahap. (foto/msj)

Oleh : Musa Habibi Harahap

 

Pandemi Covid 19 (coronavirus disease 2019) adalah suatu kelompok virus yang menular pada manusia dengan cepat. Awal mulanya virus ini ditemukan di kota Wuhan China dan kini telah menyebar ke seluruh dunia. virus ini dapat menyerang siapa saja, apakah anak-anak, remaja dan orang dewasa. Virus ini dapat mengakibatkan infeksi pada saluran pernapasan manusia hingga menyebabkan kematian.

Tanggal 31 Juli 2020, kasus virus corona atau covid-19 di Indonesia mencapai 108.376 orang.dan terjadi peningkatan 2.040 kasus. di provinsi sumatera utara telah terkonfirmasi jumlah kasus mencapai 5,264 (4.0%).pada saat ini banyak sekali orang yang telah meninggal akibat terkena penyebaran virus covid-19.

Di masa pandemi ini telah kita ketahui telah banyak mengubah pola kehidupan kita, baik ekonomi, pendidikan, sosial dan agama, terutama dalam bidang berdakwah. Dkwah dalam artian adalah memanggil, menyeru. Bertujuan untuk mengajak manusia kepada kebaikan mengikuti petunjuk Al-quran dan hadits agar memperoleh kebahagian dunia dan akhirat. Dalam Al-quran dijelaskan “Dan hendaklah ada diantara kamu segolongan umat yang menyeru kepada kebajikan,menyeru kepada yang ma’ruf mencegah yang mungkar,merekalah orang yang beruntung”. (QS : Ali-Imran : 104).

Lantas, bagaimanakah upaya peningkatan dakwah pada situasi dan kondisi yang sekarang ini kita dianjurkan pemerintah untuk Berdiam di rumah (stay at home) untuk meminimalisir penyebaran virus covid-19. Kebanyakan orang menilai bahwa dakwah hanya dapat dilakukan dalam pertemuan langsung seperti di mesjid, tabligh akbar, majelis taklim dan di perwiritan. Nyatatnya tidak dakwah bisa meningkat dengan menggunakan media.

Dengan adanya penyebaran virus covid-19 , mendorong  para pendakwah mengambil langkah alternatif untuk melakukan dakwah seperti biasa.dakwah bisa ditingkatkan dengan memanfaatkan teknologi yang semakin modern ini yaitu dengan mengguna Nah, media digital apa yang dapat mendukung keberhasilan dakwah saat pandemi ini.

BACA JUGA :  Kenapa Jokowi Harus Tiga Periode? Ini Jawabnya

Pertama, upaya peningkatan dakwah dengan media Instagram. Dakwah dapat meningkat apabila dikemas dengan semenarik mungkin dan juga dapat memberikan pengaruh yang besar. Berdakwah dengan media Instagram dapat memanfaatkan fitur –fitur yang manarik dalam media ini. Contohnya seperti fitur Q&A atau biasa kita sebut tanya jawab. Di sini kita dapat memanfaatka fitur ini dalam melakukan kajian kajian dakwah seperti biasanya dan kita juga dapat melihat feed back dakwah denga menggunakan fitur “pendapat” yang ada dalam apliaksi ini, dengan demikian ini sangant membantu dalam penyampaian dakwah dan peningkatan dakwah.

Kedua, upaya peningkatan dakwah dengan aplikasi youtube.di aplikasi ini kita dapat mem-post vide-video dakwah kita atau membuat konten dakwah yang lain, selain itu di aplikasi ini juga dapat menggunakan fitur live streaming, kita dapat berdakwah langsung dari rumah tanpa harus mengumpulakan massa ke lapangan atau mesjid.di sini kita bhisa membagikan link youtube ke pada jama’ah.

Ketiga, upaya peningkatan dakwah pada masa ini dengan media zoom, aplikasi ini sangat mendukung kita dalam berdakwah, di aplikasi ini kita dapat melakukan pertemuan virtual atau biasa kita sebut video call. Seperti melakukan pertemuan kajian rutin dan lain sebagianya.aplikasi ini juga bermanfaat dalam melakukan webinar, dan membantu kita dalam hal pendidikan di situasi pandemik.

Keempat, peningkatan dakwah dapat dilakukan dengan menulis Blog Atau artikel dakwah keagamaan  yang nantinya akan di update pada situs online atau media lainnya. Selain itu kita juga bisa membuat desain platform dakwah dibuat dengan kreasi yang baik dan penulisan yang baik agar dapat memudahkan jama’ah dalam memahaminya.agar pesan dakwah dapat diterima oleh para pembaca.

BACA JUGA :  Rektor UINSU Sampaikan Program Besar Menuju Universitas Kelas Dunia pada Wisuda 649 Sarjana Baru

Kelima, dakwah juga dapat meningkat dengan media televissi, media ini sangat mendorong peningkatan dakwah yang sangat besar Karena cakupan peyaluran informasi dan berita  sangat luas selain itu ssemua masyarakat mudah mengakses nya dirumah.Dan selanjutnya Radio Juga dapat mendukung Peningkatn dakwah, seperti biasa saluran radio akan memutar ceramah-ceramah  dan akan dapat didengar  oleh jama’ah

Maka dari itu, penulis sampaikan bahwa dengan memafaatkan teknologi informasi yang semakin modern ini  dapat menjadi pilihan yang baik dalam peningkatan dakwah dan ilmu agama yang diambil oleh para da’i. Dengan demikian pandemi ini tidak mematahkan semangat para pendakwah dan masyarakat dalam beribadah, justru semakin meningkatkan kita dalam beribadah dan meningkatkan kemajuan dakwah dan dapat mengembangkan dakwah dengan pesat ke seluruh lapisan masyarakat.

Agar terlaksananya upaya dalam meningkatkan dakwah di situasi pandemi covid-19 pada saat ini, kita sebagai masyarakat dapat membagikan pesan-pesan dakwah dengan media digital yang kita gunakan, agar dakwah bisa tersebarluaskan kepada masyarakat dan menjadi pahala jariyah untu kita. Sebagaimana rasulullah pernah bersabda “Sampaikanlah dariku walau hanya Satu Ayat”. (Hr. Bukhori)

Di akhir tulisan ini, penulis ingin menyampaikan bahwa peningkatan dakwah sangat penting bagi kita, agar dapat meningkatkan ketakwaan kita kepada allah swt dan dapat memajukan sistem dakwah di Indonesia. ** msj

** Penulis adalah mahasiswa Program Studi Manajemen Dakwah FDK UINSU, peserta KKN-DR 2020 Kelompok 119 **

 

2,298 total views, 3 views today

Komentar Anda

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *