MEDAN – Lima delegasi Fakultas Dakwah dan Komunikasi (FDK) Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU) Medan mengikuti kegiatan Forum Dekanat Fakultas Dakwah dan Komunikasi (Fordakom) yang berlangsung, Kamis – Sabtu (04/07/2026), di Hotel Gran Senyiur, Kota Balikpapan, Provinsi Kalimantan Timur.
Kegiatan tahunan ini, menjadi forum strategis bagi pimpinan Fakultas Dakwah dan Komunikasi se-Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) di Indonesia dalam memperkuat kolaborasi kelembagaan, pengembangan akademik, serta peningkatan tata kelola fakultas dan program studi.
Kelima delegasi FDK UINSU Medan yang hadir dalam kegiatan tersebut yaitu Dekan FDK UINSU, Prof. Dr. Hasan Sazali, M.A, Wakil Dekan II, Dr. Elfi Yanti Ritonga, M.A, Wakil Dekan III, Prof. Dr. Anang Anas Azhar, M.A. Ketua Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI), Dr. Ahmad Sampurna M.A serta Guru Besar FDK UINSU, Prof Dr Abdullah, M.Si.
Dalam kegiatan itu, Prof Dr Abdullah, M.Si. juga hadir mewakili Perkumpulan Akademisi dan Profesi Da’i Indonesia (APDII), sebagai bagian dari penguatan sinergi antara dunia akademik dan profesi dakwah di Indonesia.
Dekan FDK UINSU Medan Prof.Dr Hasan Sazali M.A menyampaikan bahwa keikutsertaan FDK UINSU dalam Fordakom merupakan bagian dari upaya memperluas jejaring kerja sama antar-lembaga, khususnya di lingkungan fakultas dakwah dan komunikasi PTKIN.
Menurut dia, kerja sama antarfakultas sangat penting untuk memperkuat tata kelola kelembagaan, pengembangan program studi, serta peningkatan mutu akademik dalam bidang ilmu dakwah dan ilmu komunikasi.
“Kegiatan Fordakom ini merupakan agenda rutin tahunan sekaligus ajang silaturahim para pimpinan Fakultas Dakwah dan Komunikasi se-PTKIN di Indonesia,” ujar Prof. Hasan Sazali, yang juga menjabat sebagai Ketua Umum Fordakom periode 2024–2026.
Ia menambahkan, Fordakom tidak hanya menjadi forum pertemuan administratif, tetapi juga ruang intelektual untuk merumuskan gagasan-gagasan pengembangan ilmu dakwah dan komunikasi yang relevan dengan perkembangan zaman.
Pada pelaksanaan Fordakom tahun 2026 ini, Universitas Islam Negeri Sultan Aji Muhammad Idris (UINSI) Samarinda bertindak sebagai tuan rumah kegiatan yang dipusatkan di Kota Balikpapan. Kegiatan Fordakom tahun ini difokuskan pada penguatan paradigma ilmu dakwah dalam tataran global, terutama dalam merespons perubahan sosial, perkembangan teknologi digital, serta tantangan komunikasi keumatan di era kontemporer.
Prof. Hasan menjelaskan, tema tersebut sangat relevan dengan kebutuhan fakultas dakwah dan komunikasi saat ini, mengingat pengembangan keilmuan dakwah tidak dapat dilepaskan dari dinamika global, transformasi media, dan perubahan perilaku masyarakat.
Fordakom 2026 diikuti oleh 28 PTKIN dari berbagai wilayah di Indonesia, terdiri atas Fakultas Dakwah dan Komunikasi, Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah (FUAD), serta unit akademik lain yang memiliki konsentrasi keilmuan dakwah dan komunikasi.
Melalui forum ini, FDK UINSU Medan berharap dapat terus mengambil peran aktif dalam memperkuat jejaring akademik nasional, meningkatkan kualitas kerja sama antarlembaga, serta mendorong inovasi dalam pengembangan pendidikan dakwah dan komunikasi Islam.
Keikutsertaan lima delegasi FDK UINSU Medan dalam Fordakom 2026 juga diharapkan menjadi momentum penting untuk memperkuat kontribusi UINSU dalam pengembangan ilmu dakwah dan komunikasi di tingkat nasional maupun global. ** MSJ











