Menu

Otomatis
Breaking News

Agama

Muzakarah Ramadhan MUI Binjai: Ulama Dorong Geliat Ekonomi Syariah sebagai Jalan Kemandirian Umat

badge-check

Muzakarah Ramadhan MUI Binjai: Ulama Dorong Geliat Ekonomi Syariah sebagai Jalan Kemandirian Umat Perbesar

Muzakarah Ramadhan MUI Binjai: Ulama Dorong Geliat Ekonomi Syariah sebagai Jalan Kemandirian Umat

BINJAI — Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Binjai menggelar Muzakarah Ramadhan 1447 Hijriah di halaman Kantor MUI Kota Binjai, Minggu (8/3/26). Kegiatan ini menjadi bagian dari program pembinaan umat selama bulan suci Ramadhan sekaligus forum penguatan pemikiran keislaman dan ekonomi syariah di tengah masyarakat.

Kegiatan tersebut dihadiri Sekretaris Daerah Kota Binjai, Chairin F. Simanjuntak, S.Sos., M.M., yang mewakili Wali Kota Binjai. Muzakarah ini menghadirkan sejumlah tokoh ulama, akademisi, serta masyarakat untuk membahas peran Ramadhan dalam membangun kesalehan sosial dan kemandirian ekonomi umat.

Ketua Umum Dewan Pimpinan MUI Kota Binjai, H. Rizaldi Nasution, S.Pd.I., M.M., dalam sambutannya menegaskan komitmen MUI untuk terus membina umat agar tidak hanya unggul dalam ibadah, tetapi juga memiliki kemandirian dan daya saing dalam bidang ekonomi.

Menurutnya, Ramadhan seharusnya tidak hanya menjadi momentum peningkatan konsumsi masyarakat, melainkan juga menjadi penggerak aktivitas ekonomi yang memberikan keberkahan bagi umat.

“Geliat ekonomi di Kota Binjai selama Ramadhan diharapkan membawa keberkahan bagi masyarakat, bukan sekadar euforia konsumtif semata,” ujarnya.

Ia juga berharap melalui kegiatan muzakarah tersebut dapat lahir pemikiran-pemikiran konstruktif yang mampu memperkuat ekosistem ekonomi syariah di Kota Binjai, sejalan dengan visi daerah sebagai kota yang religius.

Dalam forum tersebut, MUI Kota Binjai menghadirkan akademisi ekonomi syariah, Prof. Dr. H. Muhammad Yafiz, M.Ag., sebagai narasumber dengan materi bertema “Ramadhan dan Geliat Ekonomi Syariah”. Diskusi dipandu oleh Dr. Abi Waqqas, M.E.I., sebagai moderator.

Dalam pemaparannya, Prof. Yafiz menekankan bahwa sektor ekonomi dan bisnis merupakan salah satu ladang perjuangan umat dalam membangun kekuatan dan mengembalikan izzah atau kehormatan umat Islam.

Ia menjelaskan bahwa aktivitas ekonomi dapat menjadi sarana ibadah kepada Allah SWT apabila dijalankan secara halal dan berkeadilan.

Menurutnya, risalah para nabi tidak hanya membawa misi tauhid, tetapi juga berkaitan dengan praktik ekonomi yang adil dan bermartabat.

“Ekonomi dan bisnis merupakan bagian dari sunnah Rasulullah. Dalam hadis disebutkan bahwa pekerjaan terbaik adalah hasil usaha tangan sendiri serta jual beli yang mabrur,” jelasnya.

Melalui kegiatan ini, MUI Kota Binjai berharap nilai-nilai Ramadhan dapat menjadi pendorong lahirnya kesadaran kolektif umat untuk membangun sistem ekonomi yang lebih berkeadilan, produktif, dan berlandaskan prinsip-prinsip syariah.

(ABN/Qhusyai)

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Lantik Pengurus Wilayah POKJALUH Sumut Periode 2026–2027, Kakanwil Kemenag Sumut Tekankan Pemahaman Tupoksi Penyuluh Agama

22 Sep 2026 - 08:50 WIB

Lantik Pengurus Wilayah POKJALUH Sumut Periode 2026–2027, Kakanwil Kemenag Sumut Tekankan Pemahaman Tupoksi Penyuluh Agama

Langkat Jadi Titik Akhir OREO Berbagi Seru, 7.000 Anak Rasakan Belajar Sambil Bermain

21 Sep 2026 - 16:34 WIB

Langkat Jadi Titik Akhir OREO Berbagi Seru, 7.000 Anak Rasakan Belajar Sambil Bermain

BPN Medan Siapkan Pendampingan Usaha untuk Perkuat Akses Reforma Agraria

21 Sep 2026 - 14:38 WIB

BPN Medan Siapkan Pendampingan Usaha untuk Perkuat Akses Reforma Agraria

Kanwil BPN Sumut Evaluasi Pencegahan Kasus Pertanahan, Perkuat Pemanfaatan Aplikasi Justisia

21 Sep 2026 - 14:28 WIB

Kanwil BPN Sumut Evaluasi Pencegahan Kasus Pertanahan, Perkuat Pemanfaatan Aplikasi Justisia

Kanwil BPN Sumut Perkuat Integrasi Data NPGT untuk Wilayah Strategis dan Pesisir

21 Sep 2026 - 14:19 WIB

Kanwil BPN Sumut Perkuat Integrasi Data NPGT untuk Wilayah Strategis dan Pesisir
Sedang Hot Sumatera Utara