Asaberita.com – Kasus pembunuhan terhadap hakim PN Medan Jamaluddin, diduga tak terkait perkara yang ditanganinya. Untuk mendalami kasus ini, polisi pun memeriksa istri hakim Jamaluddin serta sejumlah saksi lainnya.
“Dia (istri hakim Jamaluddin -red) sampaikan informasi namun hal itu harus kita dalami dan kroscek kembali,” kata Kapolda Sumut Irjen Agus Andrianto kepada wartawan di Mapolrestabes Medan, Jl HM Said, Medan Perjuangan, Senin (9/12/2019).
Irjen Agus menyebut pembunuhan hakim PN Medan Jamaluddin tidak terkait perkara. Namun menurutnya perlu analisa menyeluruh atas barang bukti yang sudah diperiksa Labfor termasuk mencocokkan keterangan saksi.
“Hasil labfor dan hasil pemeriksaan dokter forensik, nanti kita analisa lagi supaya kita tidak sampai menduga dan salah menetapkan orang sebagai tersangka,” ujarnya.
“Tapi yang pasti, motifnya bukan penanganan perkara bersangkutan,” imbuh Irjen Agus.
Hakim PN Medan Jamaluddin ditemukan tewas dalam mobil di area kebun swit di Kutalimbaru, Deli Serdang, Sumut. Jasad korban sudah diautopsi. Ada luka di leher korban.
25 Saksi Sudah Diperiksa
Kapolda Sumut Irjen Agus Andrianto menjekaskan terkait dugaan pembunuhan hakim PN Medan ini, sebanyak 25 orang saksi sudah diperiksa termasuk istri Jamaluddin.
Tim sambung Irjen Agus masih mendalami bukti-bukti terkait kasus pembunuhan hakim PN Medan yang jasadnya ditemukan dalam mobil di Deli Serdang. Hasil laboratorium forensik (Labfor) juga masih dianalisa.
“Sudah 25 orang, saksi diperiksa” sebut Agus.
Hakim PN Medan Jamaluddin ditemukan tewas dalam mobil yang terperosok di jurang di Dusun II Namo Rindang, Kecamatan Kutalimbaru, Deli Serdang, Jumat (29/11). Saat ditemukan jasad korban terbaring di posisi bangku belakang. (red/dtc/has)
- Pengidap Kanker Payudara di Tapsel Butuh Bantuan Dermawan - Desember 6, 2024
- Kadis Kominfo Sumut Terima Penghargaan sebagai Mitra Kerja PKK - Desember 6, 2024
- Tragis, Lapangan Gang Pantai Kampung Lalang Medan Nyaris Hilang Akibat Abrasi Pascabanjir - Desember 6, 2024