Tim Inspektorat Telah Ambil Berkas dan Keterangan Terkait Dugaan Plagiasi Rektor UIN Sumut

UINSU
Universitas Islam Negeri Sumatera Utara

Asaberita.com, Medan – Tim dari inspektorat Kementerian Agama RI telah mengumpulkan sejumlah berkas dan keterangan terkait kasus dugaan plagiasi Rektor UIN Sumut, selama 2 hari kunjungan tim yang berjumlah 5 orang ke Medan.

Tim Inspektorat Kemenag RI itu, saat ini telah kembali ke Jakarta, dan dikabarkan akan membahas terkait dugaan plagiasi oknum Rektor UIN Sumut itu di Jakarta.

“Tim inspektorat berjumlah 5 orang datang ke UIN Sumut beberapa hari lalu, dan kini telah kembali ke Jakarta. Mereka mengambil dan mengumpulkan sejumlah berkas dan keterangan terkait plagiasi oknum rektor,” kata sebuah sumber di UIN Sumut, Kamis (29/4).

Menurut sumber, saat di Medan selama 2 hari (Selasa – Rabu -red), tim inspektorat menggunakan ruangan Kepala Biro AAKK Dr Dur Brutu di Kampus UIN Sumut Jalan Pancing, untuk mengumpulkan berkas, bukti-bukti serta mengambil sejumlah keterangan.

Tetapi sumber tidak merinci, berkas dan bukti-bukti apa saja yang telah diambil tim inspektorat dan siapa saja yang telah diambil keterangannya.

BACA JUGA :  Gawat!! Ada Makelar Proyek di UIN Sumut, Terekam Minta Fee ke Kontraktor

Kemudian, apakah keterangan dari Surya Darma Dalimunthe, yang merupakan saksi kunci dalam kasus dugaan plagiasi itu telah diambil keterangannya atau tidak oleh tim inspektorat, belum diperoleh keterangannya.

“Tim inspektorat itu sudah kembali ke Jakarta, Rabu (28/4). Kabarnya pemeriksaan dan pembahasan kasus ini dilakukan di Jakarta. Rektor UIN Sumut juga telah berangkat ke Jakarta dua hari lalu,” sebut sumber.

Wakil Rektor II Dr Hasnah Nasution yang dikonfirmasi terkait hal ini melalui WhatsApp-nya tidak bersedia memberi keterangan. Ia hanya memberi jawaban singkat bahwa UIN Sumut memiliki Humas serta meminta wartawan mengkonfirmasinya kepada bagian humas.

Sementara Kepala Sub Bagian Humas UIN Sumut Yuni Salma yang dikonfirmasi wartawan, juga tidak bisa memberikan keterangan terkait hal yang ditanyakan.

Yuni mengaku tidak mengetahui kedatangan Tim Inspektorat Kemenag RI ke UIN Sumut untuk mengumpulkan berkas dan keterangan tentang dugaan plagiasi Rektor UIN Sumut Prof Dr Syahrin Harahap.

BACA JUGA :  Bengkulu Sempat Diguncang 2 Kali Gempa di Atas M 6,0 Pagi Ini

Yuni berdalih bahwa ia sudah 2 minggu tidak masuk ke kantor di UIN Sumut karena sakit, dan ia juga mengaku tidak mendapatkan informasi tentang hal itu.

Tetapi, berdasarkan informasi yang diperoleh wartawan dari orang dalam UIN Sumut, Kasubbag Humas Yuni Salma selalu masuk ke kantor, terbukti dengan absensinya yang penuh.

Jika informasi yang diterima wartawan itu benar, ada kesan pihak pejabat di UIN Sumut sengaja ingin menutup-nutupi informasi kepada wartawan yang menjadi hak publik.

759 total views, 3 views today

Komentar Anda

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *