IKA UINSU Kembangkan Jejaring Luar Negeri, Rektor Dukung 6 Harga Mati Program Unggulan Alumni

Presiden Alumni UINSU TGB Dr Syekh Ahmad Sabban Rajagukguk MA bersama Rektor UINSU Prof Dr Saidurrahman MAg saat bersama Rapat Perdana IKA UINSU Medan. (foto/msj)

Asaberita.com – Medan – Presiden Alumni Universitas Negeri Islam Sumatera Utara (UINSU) Medan TGB Dr Syekh Ahmad Sabban Rajagukguk MA bertekad mengembangkan seluruh potensi alumni melalui jejaring luar negeri. Pengurus Alumni UINSU dalam waktu tidak lama lagi, membentuk perwakilan di Asean seperti Malaysia, Singapura, Brunai Darussalam dan Thailand.

“Pengurus IKA UINSU akan bergerak cepat. Selain dalam negeri. Jejaring luar negeri sangat signifikan untuk dikembangkan. Kita berkomitmen dalam waktu dekat, perwakilan alumni segera kita bentuk Gubernur Alumni UINSU di Malaysia, Singapura, Brunai Darussalam dan Thailand,” kata TGB Dr Ahmad Sabban Rajagukguk MA dalam sambutan perdananya setelah terpilih menjadi Presiden Alumni UINSU, Selasa (16/06/2020).

Rapat perdana UINSU Medan tersebut, dihadiri Rektor UINSU TGS Prof Dr KH Saidurrahman MAg bersama seluruh unsur Pengurus Alumni UINSU Medan, di RM Mustika TPI Bagan Deli, Belawan, Medan. Rapat sekaligus ta’aruf pengurus alumni itu yang dipimpin Sekretaris Presiden Alumni UINSU Dr Mesiono MPd berjalan akrab dan penuh canda tawa dan fokus merumuskan program penting menjelang Rakernas I Alumni UINSU yang direncanakan di Pakpak Bharat, dalam waktu tidak lama lagi.

TGB Ahmad Sabban Rajagukguk menyebutkan pengembangan potensi alumni di luar negeri sangat penting, karena para alumni UINSU banyak yang tersebar di luar negeri. Potensi alumni sangat dibutuhkan, profesi apapun mereka bekerja di luar negeri.

“Kita butuh kontribusi para alumni. Saya yakin banyak alumni kita yang sudah sukses di luar negeri. Kesuksesan mereka itulah kita butuh sinerjitas untuk pengembangan UINSU. Oleh karenanya, gerakan alumni dalam bentuk kontribusi sangat kita butuhkan,” kata Ahmad Sabban Rajagukguk.

BACA JUGA :  Pemko Medan Serahkan Zakat Sebesar Rp 369 Juta ke Baznas

Saat bersamaan juga, TGB selaku Presiden alumni memaparkan program unggulan yang akan dibahas dalam rakernas alumni nanti. TGB menyebutnya 6 harga mati capaian IKA UINSU kedepan. “Ada 6 capaian penting sebagai bentuk torehan emas sejarah kedepan. Yakni pertama, rekonsolidasi dan penggalangan potensi. Kedua, perluasan jejaring dan kemitraan. Ketiga, kontribusi dan partisipasi. Keempat, penguatan kelembangaan produktif. Kelima, dakwah dan keummatan. Keenam, better of legacy pewarisan sejarah yang membanggakan,” katanya.

TGB juga menyampaikan pesan bahwa bukan saatnya lagi sesama alumni saling menjelekkan, dan salah menyalahkan. UINSU butuh para alumni untuk membangun kampus. Kampus UINSU adalah kampus mendunia dalam membangun peradaban.

Sebelumnya, TGB Ahmad Sabban Rajagukguk mengapresiasi kinerja Rektor UINSU Prof Dr Saidurrahman MAg selama menjabat empat tahun terakhir. Banyak prestasi yang ditorehkan rektor selama menjabat, baik perkembangan fasilitas kampus, kesejahteraan dosen dan akselerasi demi pengembangan UINSU kepada pihak ketiga.

“Karena rektor kita bergerak cepat, dan ini sukses, maka alumni juga harus bergerak lebih cepat lagi. Karenanya kepengurusan alumni harus berpikir lebih maju, visioner untuk kontributif dan partisipatif terhadap akselerasi kampus menuju world class university,” kata Tuan Guru Batak.

Rektor UINSU Prof Dr Saidurrahman MAg dalam sambutannya di hadapan para pengurus Alumni UINSU membeberkan sejumlah prestasi selama dirinya memimpin sebagai Rektor UINSU. Ia menyebutkan selain prestasi pengembangan fasilitas kampus, kesejahteraan dosen dalam bentuk remunirasi bagi dosen dan pegawai, selama diri memimpin UINSU juga sukses mengelola zakat profesi yang diambil dari dosen dan pegawai.

BACA JUGA :  Luar Biasa, Rektor UINSU Ringankan UKT Mahasiswa

“Alhamdulillah, melalui zakat yang kita kumpulkan, kita sudah membantu lebih 3.000-an mahasiswa terancam dari droup out, dan ini akan terus berkelanjutan. Dananya kita ambil dari sebagian zakat yang kita kumpulkan,” katanya.

Selama kepemimpinannya juga, TGS Saidurrahman sukses membuat terobosan wakaf produktif. Wakaf tersebut itu diambil dari alumni dan akan diberdayakan untuk kepentingan pengembangan kampus UINSU. Sampai saat ini, lanjut dia wakaf yang sudah terkumpul Rp 750.000 hanya dalam beberapa bulan.

“Kita menargetkan, sampai September 2020 ini wakaf ini sudah mencapai Rp 1 miliar. Dan dapat kita berdayakan Rp 10.000.000 untuk pengembangan bisnis. Insya Allah, jika saya tetap diamanahkan menjadi Rektor UINSU, wakaf produktif ini akan bertambah menjadi Rp 1 triliun dalam empat tahun ke depan. Saya otptimis, apalagi dengan program unggulan 6 harga mati alumni,” kata Saidurrahman.

Silaturrahim dan ta’aruf Pengurus IKA Alumni UINSU periode 2020-2024 dihadiri pengurus harian, sejumlah devisi seperti Divisi Jaaringan dan Kemitraan, Devisi Ekonomi da Pengembangan  Bisnis, Devisi Riset dan Pengembangan Keilmuan, Devisi Pengembangan Dakwah dan Pengabdian, Devisi Hubungan Internasional dan Divisi Humas dan Komunikasi. ** msj

 

 

1,746 total views, 3 views today

Komentar Anda

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *