Menu ✖

Otomatis
Breaking News

Sumatera Utara

Rapat Paripurna DPRD Sibolga Memanas, Efisiensi Anggaran Picu Perdebatan Sengit

badge-check

Rapat Paripurna DPRD Sibolga Memanas, Efisiensi Anggaran Picu Perdebatan Sengit Perbesar

Rapat Paripurna DPRD Sibolga Memanas, Efisiensi Anggaran Picu Perdebatan Sengit

SIBOLGA — Suasana rapat paripurna di DPRD Kota Sibolga memanas ketika salah satu Pimpinan DPRD Sibolga dari Fraksi Gerindra, Andika Pribadi Waruwu, S.H., M.H., yang juga sebagai pengelola anggaran tengah memaparkan rencana efisiensi penggunaan anggaran, Selasa (17/0/2025).

Keterangan yang diperoleh awak media, saat menjelaskan pentingnya pengetatan belanja daerah demi mendukung kebijakan nasional, pembicaraannya mendadak disela oleh salah satu anggota dewan dari partai lain yang menyampaikan protes keras.

Dalam paparannya, Andika menegaskan bahwa efisiensi anggaran merupakan tindak lanjut dari arahan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, melalui Instruksi Presiden Nomor 1 Tahun 2025 serta Permendagri Nomor 86 Tahun 2017.

Ia menekankan bahwa seluruh anggaran daerah harus digunakan secara optimal, tepat sasaran, dan menghindari pemborosan demi mewujudkan kesejahteraan rakyat.

Namun, suasana berubah tegang saat anggota dewan dari fraksi lain memotong penjelasan tersebut. Dengan nada tinggi, ia menyampaikan keberatan atas pengurangan anggaran pada sejumlah program yang dinilainya tidak adil.

Padahal, pengelola anggaran menegaskan bahwa langkah efisiensi ini justru mengacu pada evaluasi Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) yang menemukan sejumlah alokasi anggaran kurang tepat, khususnya di sektor pendidikan.

Dijelaskan pula, bahwa anggaran Dinas Pendidikan yang saat ini tergolong cukup besar, banyak terserap dalam kegiatan-kegiatan seremonial seperti pengadaan piala, makan-minum, sewa gedung, dan honorarium.

Menurut Andika, alokasi seperti itu tidak memberikan dampak jangka panjang bagi peningkatan sumber daya manusia maupun keberlanjutan pendidikan.

Ia menyoroti masih banyaknya anak-anak di Sibolga yang kesulitan melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi, yang seharusnya menjadi prioritas utama.

Selain sektor pendidikan, efisiensi anggaran juga diarahkan untuk meningkatkan kesejahteraan tenaga kesehatan serta membuka peluang beasiswa yang lebih luas bagi masyarakat.

Penataan anggaran secara ketat ini dinilai penting agar keuangan daerah berjalan sehat dan berpihak kepada kebutuhan mendasar rakyat.

Meski diwarnai perdebatan sengit, selaku pimpinan dewan, Andika menegaskan komitmennya untuk terus mendorong penggunaan anggaran secara transparan, akuntabel, dan berorientasi pada kemaslahatan masyarakat Sibolga, sesuai amanat pemerintahan pusat.

(ABN/AVID)

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Kantah Toba Terima Kunjungan Balai POM, Perkuat Silaturahmi dan Sinergi Antarinstansi

26 Okt 2026 - 15:25 WIB

Kantah Toba Terima Kunjungan Balai POM, Perkuat Silaturahmi dan Sinergi Antarinstansi

Tinggalkan Paham Radikalisme, Napiter Lapas Perempuan Kelas IIA Medan Ucapkan Ikrar Setia NKRI

24 Okt 2026 - 07:36 WIB

Tinggalkan Paham Radikalisme, Napiter Lapas Perempuan Kelas IIA Medan Ucapkan Ikrar Setia NKRI

Abyadi Siregar: Warga Kuasai Lahan 30 Tahun, PTPN Tak Bisa Abaikan Hak Rakyat

22 Okt 2026 - 17:10 WIB

Abyadi Siregar: Warga Kuasai Lahan 30 Tahun, PTPN Tak Bisa Abaikan Hak Rakyat

Koordinasi dengan Pemkab, Kantah Toba Matangkan Persiapan Penyerahan Sertipikat PTSL 2026

22 Okt 2026 - 16:27 WIB

Koordinasi dengan Pemkab, Kantah Toba Matangkan Persiapan Penyerahan Sertipikat PTSL 2026

Itjen ATR/BPN Asistensi Pengisian LKE di Kantah Asahan, Perkuat Persiapan Raih Predikat WTAB 2026

21 Okt 2026 - 19:26 WIB

Itjen ATR/BPN Asistensi Pengisian LKE di Kantah Asahan, Perkuat Persiapan Raih Predikat WTAB 2026
Sedang Hot Sumatera Utara