Bacalon Walikota Siantar Ismael SH Sambangi Ketua MUI

Bakal calon Walikota Siantar, Ismael SH sungkem ke Buya M Ali Lubis, Ketua MUI Siantar (Foto: ist)

Asaberita.com-Pematangsiantar — Bakal calon (Bacalon) Walikota Siantar, Ismael SH, menyambangi rumah Ketua MUI Pematangsiantar, Buya M Ali Lubis, untuk bersilaturrahim.

Ismael yang didampingi timnya diterima Buya M Ali Lubis, Kamis sore (9/1/2020). Ketua MUI menyambut baik dan menerima silaturrahim Ismael, meskipun dalam keadaan waktu yang sempit dikarenakan Buya baru selesai mengajar dan waktu sudah sore hari.

Ismael berjanji akan datang kembali untuk melanjutkan silaturrahim serta meminta nasihat dan doa restu atas niatannya maju menjadi calon Walikota Pematangsiantar pada Pilkada 2020 mendatang.

Kepada wartawan usai menyambangi rumah Buya M Ali Lubis, Ismael menyatakan tujuannya bersilaturrahim ke Ketua MUI Siantar didasari sikap dan prinsipnya bahwa dia harus senantiasa dekat dengan ulama. Ismael ingin menunjukkan dekat dengan ulama bukan karena kepentingan politik dan kekuasaan semata. Karena, nasehat dan arahan ulama harus selalu didengarkan, sehingga bersilaturrahim kepada ulama juga harus selalu dilakukan.

“Jangan di saat kekuasaan mau berakhir kita merengek-rengek untuk dekat dengan ulama. Kita harus  menjadikan ulama sebagai Benteng Moralitas, sehingga meminta nasihat dan bimbingan dari ulama harus dilakukan setiap waktu, agar kita senantiasa di jalan yang lurus,” ungkapnya.

BACA JUGA :  Sah!!! Ismael Maju Daftar Bacalon Walikota Siantar

Sebagaimana telah diketahui, Ismael yang merupakan salah satu tokoh muda Siantar ini digadang-gadang merupakan calon kuat Walikota Siantar pada Pilkada 2020 mendatang.

Derasnya dukungan umat dan masyarakat serta para tokoh membuat Ismael percaya diri maju mencalonkan diri sebagai bacalon Walikota Siantar. Sebelumnya, Ismael telah mendaftar ke DPD Partai Gerindra Sumut dan DPC Partai Demokrat Siantar sebagai bacalon Walikota Siantar.

Ismael menuturkan, bila nantinya ia dipercaya memimpin Siantar, iq akan melakukan perbaikan besar dan berkonsentrasi pada memperbaiki perekonomian masyarakat Siantar.

Ismael juga menyatakan Pemko Siantar kedepan perlu membuat rumusan pembangunan jangka pendek, menengah dan panjang Kota Pematangsiantar yang disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat kota.

“Kita perlu menggiatkan pemberdayaan masyarakat, mendorong dan mendukung semakin berkembangnya UMKM dengan memberi kemudahan untuk berusaha. Memberi kemudahan masuknya investasi dari luar baik dalam maupun luar negeri dengan perizinan yang mudah dan perbaikan infrastruktur,” ujarnya.

Ismael juga menuturkan, Pemko Pematangsiantar kedepan harus dapat menciptakan lapangan pekerjaan kepada masyarakat seluas-luasnya, sehingga jumlah pengangguran dapat ditekan seminimal mungkin.

“Untuk itu kita perlu menyiapkan tenaga kerja yang trampil. Sehingga kita perlu memberikan pelatihan-pelatihan kerja kepada angkatan kerja yang ada di Siantar untuk semua keahlian, sehingga bisa siap pakai, mandiri dan dapat bersaing dalam dunia kerja,” jelasnya.

BACA JUGA :  Pemilih Milenial Sangat Menentukan Pemimpin Daerah pada Pilkada 2020

Dengan demikian, lanjut Ismael, diharapkan akan tercipta putaran ekonomi yang baik untuk Kota Pematangsiantar. Pendapatan perkapita masyarakat Siantar yang majemuk juga akan meningkat sehingga tercipta situasi masyarakat yang makmur dan sejahtera.

Disinggung mengapa akhirnya menuju Siantar satu yang sebelumnya digembor-gemborkan Siantar dua dan siapa nantinya yang digandeng sebagai Wakil Walikota, Ismael masih enggan berkomentar.

“Kita lihat nanti. Yang pasti putusan kita menjadi Siantar satu melihat antusias masyarakat yang menginginkan kita maju sebagai calon Walikota dan bukan maju sebagai calon Wakil Walikota Siantar. Sedangkan mengenai siapa pasangan sebagai wakil, kita masih lihat perkembangan,” ujarnya singkat. (asa/hasan)

904 total views, 6 views today

Komentar Anda

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *