Scroll untuk baca artikel
#
Berita

Berkekuatan Hukum Tetap, Kejari Belawan Musnahkan Narkotika Hingga Senjata Tajam

×

Berkekuatan Hukum Tetap, Kejari Belawan Musnahkan Narkotika Hingga Senjata Tajam

Sebarkan artikel ini

Medan — Kejaksaan Negeri Belawan memusnahkan barang bukti dari 216 perkara yang telah berkekuatan hukum tetap (inkracht). Kegiatan tersebut digelar di Kantor Kejari Belawan, dan dihadiri unsur aparat penegak hukum serta perwakilan pemerintah daerah.

Kepala Kejaksaan Negeri Belawan, Dr. Yusup Darmaputra, S.H., M.H., menegaskan bahwa pemusnahan barang bukti merupakan bagian dari komitmen institusinya dalam menegakkan hukum secara profesional dan transparan.

“Pemusnahan ini adalah bentuk tanggung jawab kami untuk memastikan barang bukti yang telah berkekuatan hukum tetap tidak disalahgunakan. Ini juga menjadi wujud komitmen Kejaksaan dalam menjaga integritas serta kepercayaan publik,” kata Yusup dalam sambutannya, Selasa (28/4/2026).

Ia menambahkan, keberhasilan pelaksanaan kegiatan tersebut tidak terlepas dari sinergi antarinstansi penegak hukum, khususnya antara Kepolisian dan Kejaksaan.

BACA JUGA :  Kejari Medan Terima Tahap II Kasus Judi Online di Heaven Seven

“Kami terus mendorong kolaborasi yang solid antarpenegak hukum. Sinergi ini penting untuk memastikan proses penegakan hukum berjalan efektif, transparan, dan berkeadilan,” tambahnya.

Adapun barang bukti yang dimusnahkan meliputi narkotika jenis sabu-sabu seberat ± 841,558 gram, ganja kering ± 75,8 gram, pil ekstasi ± 122,1974 gram, obat-obatan jenis jamu sebanyak ± 4.741 saset, 83 unit handphone, 31 unit timbangan elektrik, 16 unit senjata tajam, serta barang bukti lainnya.

Proses pemusnahan dilakukan secara terbuka dan akuntabel, serta didokumentasikan sebagai bentuk pertanggungjawaban kepada publik. Sejumlah saksi dari unsur Kepolisian dan pemerintah daerah yang hadir turut memberikan apresiasi atas langkah Kejari Belawan dalam menjalankan tugas penegakan hukum.

BACA JUGA :  Di Polsek Padang Bolak, Pelaku Kekerasan Terhadap Anak Sudah 8 Tahun Belum Ditangkap

Kegiatan ditutup dengan doa bersama, dengan harapan seluruh aparat penegak hukum dapat terus menjalankan tugas secara optimal serta menjunjung tinggi integritas dalam setiap pelaksanaan tugas.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *