Scroll untuk baca artikel
#
PeristiwaSumatera Utara

Bupati Madina Perintahkan P3K Paruh Waktu Turun ke Desa, Pastikan Bansos Tepat Sasaran

×

Bupati Madina Perintahkan P3K Paruh Waktu Turun ke Desa, Pastikan Bansos Tepat Sasaran

Sebarkan artikel ini
Bansos
Bupati Mandailing Natal H. Saipullah Nasution menyerahkan bantuan sosial kepada masyarakat kurang mampu, lansia, dan penyandang disabilitas di Aula Kantor Camat Siabu, Jumat (7/8/2026).

MANDAILING NATAL – Bupati Mandailing Natal (Madina), H. Saipullah Nasution, menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Madina untuk memastikan seluruh bantuan sosial (bansos) disalurkan secara adil, tepat sasaran, dan berdasarkan data yang valid. Untuk mewujudkan hal tersebut,

Pemkab akan menerjunkan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) Paruh Waktu (PW) ke setiap desa guna melakukan verifikasi dan validasi data penerima manfaat secara langsung.

Penegasan itu disampaikan Bupati saat menyerahkan paket sembako kepada keluarga kurang mampu, lanjut usia (lansia), dan penyandang disabilitas di Aula Kantor Camat Siabu, Kelurahan Siabu, Jumat (7/8/2026). Kegiatan yang digelar di wilayah kerja Kampung Siaga Bencana (KSB) Saroha tersebut juga dirangkaikan dengan penyerahan santunan kepada 40 anak yatim se-Kecamatan Siabu.

Dalam arahannya, Saipullah menginstruksikan seluruh pemerintah desa dan kelurahan agar melakukan pendataan masyarakat secara objektif sesuai kondisi riil di lapangan. Menurutnya, data yang akurat menjadi dasar utama pemerintah pusat, provinsi, maupun daerah dalam menetapkan berbagai kebijakan dan program bantuan sosial.

“Jangan sampai masyarakat miskin ekstrem justru terabaikan hanya karena pendataan yang tidak valid. Kebiasaan oknum aparat desa yang memprioritaskan kerabat dekat dan mengabaikan warga lain yang lebih berhak harus dihentikan,” tegas Bupati.

BACA JUGA :  Bobby Nasution Minta OJK Tak Sekadar Mengawasi, Tapi Jadi Motor Penggerak Ekonomi Syariah Sumut

Ia juga mengingatkan agar masyarakat yang tergolong mampu, seperti pemilik kendaraan roda empat maupun lahan pertanian produktif, tidak lagi dimasukkan dalam daftar penerima bantuan sosial.

Sebagai langkah pengawasan, Pemkab Madina akan menugaskan P3K Paruh Waktu di setiap desa untuk melakukan pendataan dan verifikasi faktual dengan mendatangi rumah-rumah warga. Langkah ini diharapkan mampu menghasilkan basis data yang akurat sehingga bantuan pemerintah benar-benar diterima oleh masyarakat yang berhak.

Selain menyerahkan bantuan sembako, Bupati Saipullah turut memberikan motivasi kepada anak-anak yatim penerima santunan. Ia berharap bantuan yang diberikan dimanfaatkan untuk mendukung kebutuhan pendidikan.

“Gunakan bantuan ini sebaik-baiknya untuk kepentingan sekolah. Rajinlah belajar dan gantungkan cita-cita setinggi mungkin,” pesannya.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Madina, Ahmad Duroni Nasution, menjelaskan bahwa penyaluran bantuan tersebut merupakan bagian dari penguatan program Kampung Siaga Bencana (KSB) Saroha yang dibentuk sejak April lalu sebagai upaya meningkatkan kesiapsiagaan bencana berbasis masyarakat.

Pada tahap awal, bantuan disalurkan kepada 28 penerima manfaat dan selanjutnya akan diberikan secara bertahap kepada 122 penerima tambahan di sejumlah wilayah. Seluruh penerima merupakan warga miskin yang selama ini belum pernah menerima bantuan sosial.

BACA JUGA :  Ketua PBVSI Kota Binjai Serahkan Bantuan Sarana Olahraga kepada Atlet dan Klub Voli

Ahmad Duroni juga mengungkapkan bahwa saat ini terdapat sekitar 6.800 jiwa yang telah dikeluarkan dari Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS). Karena itu, Dinas Sosial akan segera melakukan verifikasi ulang dan pemutakhiran data agar penyaluran bantuan ke depan benar-benar mengacu pada data terbaru yang valid dan dapat dipertanggungjawabkan.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Penjabat (Pj.) Sekretaris Daerah Kabupaten Madina Afrizal Nasution, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Parlin Lubis, serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Siabu.

(ABN/Dedi Mulia)

Tinggalkan Balasan