Ombudsman Mintai Keterangan Narapidana Perekam Video di Lapas Kelas-I Medan

Ombudsman
Kepala Ombudsman RI Perwakilan Sumut, Abyadi Siregar.

Asaberita.com, Medan Р Ombudsman RI Perwakilan Sumut masih terus melakukan pendalaman kasus penganiayaan warga binaan Lapas Kelas-I Medan. Minggu (3/10/2021), tim Ombudsman meminta keterangan H, narapidana (napi) perekam video di Lapas Kelas-I Medan yang belakangan jadi viral.

“Permintaan keterangan itu berlangsung di Lapas Gunungsitoli, Lapas tempat H dipindahkan,” jelas Kepala Ombudsman RI Perwakilan Sumut Abyadi Siregar, dalam keterangan tertulisnya pada Minggu (3/10) malam.

Abyadi yang didampingi Kepala Keasistenan Pemeriksaan James Panggabean dan Kepala Keasistenan PVL Hana Ginting menjelaskan, banyak informasi penting yang terungkap dari keterangan H.

Misalnya, lanjut Abyadi, informasi penyebab penganiayaan seorang napi itu terjadi. Selain itu, informasi penting lain adalah terkait soal bagaimana alat komunikasi handphone (HP) bisa dimiliki oleh banyak warga binaan.

BACA JUGA :  Oberlin Simbolon dan Sekjen Komunitas Perantau Samosir Datangi KPK, Ada Apa Ya?

“Ini menarik. Kita mendapat keterangan bagaimana modusnya HP bisa dimiliki warga binaan di Lapas Kelas-I Medan,” jelas Abyadi.

nst

Selain soal HP yang dimiliki warga binaan, juga terungkap bagaimana modus narkoba masuk ke dalam Lapas. Dalam permintaan keterangan itu, juga terungkap bagaimana perilaku oknum-oknum sipir Lapas.

“Mohon maaf. Informasi yang lebih detail tentang semua ini belum bisa kami uraikan sekarang. Karena semua informasi ini adalah untuk kebutuhan penyusunan Laporan Akhir Hasil Pemeriksaan (LAHP) Ombudsman RI Perwakilan Sumut,” jelas Abyadi. (red/has)

 292 total views,  4 views today

Komentar Anda

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *