Pemko Medan Siapkan Anggaran Rp100 Miliar Tangani Wabah Covid-19

Anggaran Penanggulangan Covid-19
Plt Wali Kota Medan, Akhyar Nasution yang juga Ketua Tim Terpadu Penanganan Covid-19, didampingi Dandim dan Kapolrestabes Medan kembali meninjau kesiapan RSU Sari Mutiara Medan sebagai tempat screening awal penanganan corona virus

Asaberita.com – Medan — Pemerintah Kota (Pemko) Medan menyiapkan anggaran Rp100 miliar untuk menangani wabah virus Corona atau Covid-19.

Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Medan, Akhyar Nasution, mengatakan anggaran Rp100 miliar untuk penanganan wabah virus ini bersumber dari APBD Kota Medan.

“Untuk tahap awal kita siapkan Rp60 miliar. Jika situasi semakin tidak kondusif, alokasi anggaran akan ditambah. Dan kita sudah siapkan anggaran Rp100 miliar,” kata Akhyar Nasution, Sabtu (21/3/2020), ketika meninjau RSU Sari Mutiara di Jalan Kapten Muslim Medan.

Akhyar juga menjelaskan, dari Rp60 miliar anggaran tahap awal yang disiapkan, Rp25 miliar diantaranya dipergunakan untuk penanggulangan sosial.

“Kita tentu berharap wabah Covid-19 ini segera berakhir. Namun, kesiap-siagaan tetap dilakukan lewat pengalokasian dana APBD Kota Medan, dan penggunaannya akan disesuaikan dengan kebutuhan,” ujarnya.

Pasca ditunjuk Gubsu Edy Rahmayadi sebagai Ketua Tim Terpadu Penanggulangan Covid-19, Akhyar Nasution sudah tiga kali meninjau RSU Sari Mutiara yang ditetapkan sebagai tempat screening awal penanganan corona virus disease (Covid-19) untuk warga Sumut termasuk Kota Medan.

Didampingi Dandim 0201/BS Kol Inf Roy J Hansen Sinaga, Kapolrestabes Medan Kombes Pol Jhonny Eddizon Isir, sejumlah pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Kota Medan, tim medis dan tim gugus tugas penanganan Covid-19 Kota Medan, Akhyar ingin lebih memastikan kembali kesiapan tim dan peralatan medis yang akan digunakan dalam melayani masyarakat.

Terhitung hingga saat ini, ada 7 rumah sakit swasta di Kota Medan yang ikut tergabung dalamĀ  tim penanganan Covid-19 sebagai bentuk dukungan, kerja sama dan sinergitas membantu tugas pemerintah terutama Pemko Medan.

BACA JUGA :  Program Sejuta Masker, Waketum DPP KNPI Bagikan 500 Masker Ke IPM Sumut

Nantinya, tim medis rumah sakit akan bertugas secara bergantian dengan jam tugas masing-masing selama 8 jam. Selain itu, mobil ambulance juga tetap disiagakan mengantisipasi jika ada pasien yang butuh penanganan lanjutan.

Mengawali arahannya, Akhyar mengucapkan terima kasih kepada semua rumah sakit yang telah membantu dalam menangani wabah Covid-19 di Kota Medan. Namun, diungkapkan Akhyar 73 rumah sakit se-Kota Medan baik milik pemerintah maupun swasta mengaku siap untuk ikut serta sehingga pelayanan bagi masyarakat dapat dilakukan secara prima.

“Alhamdulillah, terima kasih kepada semua pihak yang menunjukkan kepedulian untuk bersama-sama bergandeng tangan menyikapi dan menangani wabah Covid-19. Kita pastikan bahwa pemerintah beserta seluruh stakeholder hadir untuk masyarakat,” kata Akhyar.

Berdasar data Dinas Kesehatan Kota Medan, hingga saat ini di Kota Medan ada 142 warga bersatus OPD (orang dalam pemantauan), 21 PDP (pasien dalam pengawasan) dan 2 orang positif terjangkit Covid-19.

Artinya ada peningkatan yang terjadi. Untuk itu, Akhyar berpesan warga untuk senantiasa meningkatkan kewaspadaan dengan memperhatikan kebersihan diri dan kondisi tubuh.

“Masyarakat kami himbau untuk mengisolasi mandiri dirinya di rumah masing-masing. Kurangi aktivitas di luar. Selain itu, jika merasakan gejala atau indikasi segera datang dan laporkan ke fasilitas layanan kesehatan terdekat,” pesannya.

Sementara itu, Dandim 0201/BS Kol Inf Roy J Hansen Sinaga juga menghimbau warga untuk mengikuti aturan dan himbauan yang disampaikan pemerintah.

BACA JUGA :  7 Provinsi Masuk Wilayah Local Transmition, Sumut Belum TermasukĀ 

“Kita akan lakukan patroli terutama bagi anak sekolah di masa belajar mandiri yang telah ditetapkan. Sifatnya bukan mengganggu, tapi ini himbauan demi keamanan kita bersama. Jaga diri dan sayang keluarga. Tetap tenang dan jangan panik berlebihan, namun juga jangan menganggap remeh,” ujar Dandim mengingatkan.

Kapolrestabes Medan Kombes Pol Jhonny Eddizon Isir menuturkan agar himbauan social distancing benar-benar dapat dilakukan masyarakat untuk menekan angka kasus Covid-19.

Ia menyatakan dari peninjauannya bersama Akhyar ke beberapa gudang distributor bahan pokok, dipastikan stok aman untuk memenuhi kebutuhan warga.

“Pihak Polrestabes Medan juga tidak akan memberi izin keramaian seperti misalnya aksi damai ataupun unjuk rasa hingga waktu yang telah ditentukan,” bilang Kapolrestabes.

Usai meninjau RSU Sari Mutiara, Akhyar beserta rombongan kemudian meninjau RSU GL Tobing di Komplek PTPN II, Tanjung Morawa. Di sini, Akhyar juga ingin melihat sejauh mana kesiapan lokasi yang akan digunakan sebagai tempat evakuasi warga. Hingga saat ini seluruh ruangan tengah dipersiapkan dengan bantuan dari personil TNI. (rel/has)

400 total views, 3 views today

Komentar Anda

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *