RSU Sari Mutiara Disiapkan Jadi Pusat Screening Awal Suspect Covid-19 ㅤ

RSU Sari Mutiara
Plt Walikota Medan bersama Gubsu tinjau kesiapan RSU Sari Mutiara menjadi pusat screening awal pasien suspect Covid-19, Kamis (19/3/2020)

Asaberita.com – Medan – Rumah Sakit Umum (RSU) Sari Mutiara disiapkan sebagai pusat screening awal suspect Covid-19. Nantinya, jika ditemukan ada yang positif, akan dirujuk ke RS G.L Tobing di Tanjung Morawa, Kabupaten Deli Serdang.

Hal itu disampaikan Gubernur Sumut Edy Rahmayadi, yang didampingi Pelaksana tugas (Plt) Wali Kota Medan Ir H Akhyar Nasution MSi, ketika meninjau ex RSU Sari Mutiara di Jalan Kapten Muslim No 79, Helvetia Tengah, Kecamatan Medan Helvetia.

“Peninjauan ini kita lakukan untuk meminta RSU Sari Mutiara disiapkan sebagai pusat screening awal suspect Covid-19,” ujar Gubsu. ㅤㅤㅤㅤㅤㅤ

Lebih lanjut Gubsu mengatakan, gedung RSU Sari Mutiara itu juga akan digunakan sebagai tempat pusat pelaporan awal bagi pasien suspect Covid-19 jika terjadi lonjakan.

“Apabila setelah dilakukan screening awal terhadap salah satu suspect Covid-19 ternyata positif, pasien tersebut langsung akan dirujuk ke RS G.L Tobing di Tanjung Morawa Kabupaten Deli Serdang,” jelas Gubsu.

nst
BACA JUGA :  Aktifis 98 : Kepercayaan Masyarakat pada Jokowi dan Edy Ramayadi Turun Drastis Jika Konflik Lahan di Sumut Tidak Selesai

Gubsu juga berharap, gedung RSU Sari Mutiara ini dapat dipersiapkan secepat mungkin sebagai tempat evakuasi cadangan lengkap disertai dengan peralatan medis. ㅤㅤㅤ

RSU Sari Mutiara

Sementara itu, Plt Wali Kota Medan Ir. H. Akhyar Nasution, M.Si yang bertindak sebagai Komandan Penanganan Siaga Darurat, mengatakan jika suatu waktu terjadi lonjakan angka kasus Covid-19 di Kota Medan, semua rumah sakit dibawah kendali Pemko Medan harus siap menerima pasien Covid-19.

Selanjutnya, untuk hal teknis seluruh kepala rumah sakit yang hadir diantaranya RSU Bunda Thamrin, RSU Mitra Medika, dan RSU Royal Prima, Akhyar menginstruksikan untuk dapat berkoordinasi lebih lanjut dengan Kadis Kesehatan Kota Medan dr. Edwin Effendi.

“Kami mohon kerja sama kita semua. Sebab penanganan Covid-19 tidak dapat dilakukan sendiri oleh Pemko Medan. Butuh kerja keras, komitmen, keseriusan dan tanggung jawab penuh dari kita semua sebagai bentuk kehadiran pemerintah dan pemangku kepentingan di tengah-tengah masyarakat,” ungkap Akhyar. ㅤㅤㅤㅤㅤㅤ

BACA JUGA :  BKNDI Sumut Siap Jadi Mitra Strategis Pemerintah Untuk Pembangunan Desa Berkelanjutan

Akhyar juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak, yang hingga hari ini bersama-sama dengan Pemko Medan telah bekerja keras dalam menyikapi Covid-19. (has)

 823 total views,  1 views today

Komentar Anda

Leave a Reply

Your email address will not be published.