Menu ✖

Otomatis
Breaking News

Hukum

Dua Pengacara dari Kantor Hukum Legal Guardian Medan Dampingi Dua Kelompok Tani Melapor ke Kejagung RI

badge-check

Dua Pengacara dari Kantor Hukum Legal Guardian Medan Dampingi Dua Kelompok Tani Melapor ke Kejagung RI Perbesar

JAKARTA – Dua pengacara dari Kantor Hukum Legal Guardian Medan masing-masing Toto Widiyanto SH, dan Muhardi, SH mendampingi dua kelompok tani Desa Kuala Bangka, Kecamatan Kualuh Hilir, Kabupaten Labuhan Batu Utara (Labura), Sumut membuat laporan ke Kantor Kejaksaan Agung Republik Indonesia (Kejagung RI) di Jakarta.

Kedua kelompok tani yang hadir masing-masing Kelompok Tani Mekar Tani yang diwakili Ketua dan Sekretaris Zainal Tanjung dan Ahmad Adam, dan Kelompok Tani Serbaguna B diwakili Ketua dan Sekretaris, yaitu Jarotman Sinurat dan Tanjung Uli Sitanggang serta unsur pengurus Edison Butar Butar.

Para penasehat hukum yang mendampingi kedua kelompok tani melalui suratnya bernomor 004 dan 005/SPM/LG/VIII/2025 tertanggal 25 Agustus 2025 sebelumnya telah beraudensi kepada Anggota DPR RI dari Fraksi PKB Ashari Tambunan SH dan Direktur Produk Unggulan Desa dan Desa Tertinggal Kementerian Desa PDT RI Haykal Amal SH, MH, di Jakarta.

Sementara itu, melalui Surat Kantor Hukum Legal Guardin Medan bernomor 06 dan O7/SPM/LG/IX/2025 tertanggal 25 Agustus 2025 telah melaporkan ke Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus dan Jaksa Agung Muda Intelijen agar sengketa lahan masyarakat yang sebelumnya ditangani tanaman palawija dan tanaman padi dikembalikan ke masyarakat Desa Kuala Bangka.

Kepada wartawan, Kamis (4/9/2025) Toto Widyanto SH dan Muhardi SH selaku Penasehat Hukum dari dua kelompok tani masyarakat Desa Kuala Bangka yang berjumlah 700 KK menyampaikan, pihaknya meminta kepada Kejaksaan Agung agar hak hak tanah ulayat masyarakat yang berbatasan dengan hutan sosial secara hukum dikembalikan kepada masyarakat.

Demikian juga dengan pihak DPR RI yang merupakan wakil rakyat diharapkan dapat menyikapi permasalahan yang dihadapi masyarakat Kuala Bangka atas tanah mereka yang digarap pihak lain ke aparat penegak hukum karena berbatasan dengan hutan sosial. Sedangkan kepada Kementerian Desa diharapkan mendukung produk unggulan Desa Kuala Bangka bisa berkembang untuk kesejahteraan masyarakat.

“Laporan kami kepada pihak Kejaksaan Agung baik Jampidsus maupun Jamintel dilengkapi dengan status surat kepemilikan tanah atas masyarakat sejak Kemerdekaan RI dari Kepala Desa dan peta lokasi tanah di Desa Kuala Bangka. Tanah itu sudah menjadi mata pencaharian 700 Kepala Keluarga yang saat ini adalah keturunan dari para orang tua mereka yang sebagian sudah tiada,” kata Toto.

Sementara itu, kedua kelompok tani yang diwakili Zainal Tanjung dan Jarotman Sinurat berharap pihak Kejaksaan Agung dapat membantu kelompok tani sehingga tanah mereka bisa mereka kelola kembali untuk kesejahteraan para petani.

“Kami juga berharap pihak DPR RI, Kementrian Desa dan Kejaksaan Agung berkenan meninjau lokasi tanah petani,” tutup Zainal. (ABN/dan)

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Gandeng TNI, Polri dan BNN, Lapas Narkotika Pematang Siantar Gelar Razia dan Tes Urine pada WBP

22 Sep 2026 - 21:34 WIB

Gandeng TNI, Polri dan BNN, Lapas Narkotika Pematang Siantar Gelar Razia dan Tes Urine pada WBP

Tahan Pembayaran Invoice Mitra Ratusan Juta, Anak Usaha BUMN PT INL Terancam Digugat

22 Sep 2026 - 15:43 WIB

Tahan Pembayaran Invoice Mitra Ratusan Juta, Anak Usaha BUMN PT INL Terancam Digugat

Pembahasan Tingkat I RUU Pengaturan Reforma Agraria Disepakati untuk Dilanjutkan ke Sidang Paripurna

22 Sep 2026 - 07:28 WIB

Pembahasan Tingkat I RUU Pengaturan Reforma Agraria Disepakati untuk Dilanjutkan ke Sidang Paripurna

BNI Tegaskan Transaksi Nasabah KC Kabanjahe Valid dan Terverifikasi

21 Sep 2026 - 13:46 WIB

BNI Tegaskan Transaksi Nasabah KC Kabanjahe Valid dan Terverifikasi

GARUDA 08 Desak Pengusutan Jiwasraya Tak Berhenti di Permukaan, Syamsul Rizal: Telusuri Aktor, Aliran Dana dan Aset Negara

19 Sep 2026 - 16:30 WIB

GARUDA 08 Desak Pengusutan Jiwasraya Tak Berhenti di Permukaan, Syamsul Rizal: Telusuri Aktor, Aliran Dana dan Aset Negara
Sedang Hot Hukum