Menu ✖

Otomatis
Breaking News

Hukum

Pengacara Kantor Hukum Legal Guardian Minta Hakim Putuskan Tanah Ulayat yang Dikuasai PT Torganda Dikembalikan ke Masyarakat Kuala Bangka

badge-check

Dua pengacara dari Kantor Hukum Legal Guardian, Toto Widyanto SH dan Muhardi SH, selaku kuasa hukum masyarakat Desa Kuala Bangka, Kecamatan Kualuh Hilir, Kabupaten Labuhanbatu Utara, diabadikan bersama perwakilan masyarakat seusai sidang perkara perdata sengketa tanah ulayat di Pengadilan Negeri Rantau Prapat, Rabu (1/10/2025).
Perbesar

Dua pengacara dari Kantor Hukum Legal Guardian, Toto Widyanto SH dan Muhardi SH, selaku kuasa hukum masyarakat Desa Kuala Bangka, Kecamatan Kualuh Hilir, Kabupaten Labuhanbatu Utara, diabadikan bersama perwakilan masyarakat seusai sidang perkara perdata sengketa tanah ulayat di Pengadilan Negeri Rantau Prapat, Rabu (1/10/2025).

RANTAU PRAPAT – Dua pengacara dari Kantor Hukum Legal Guardian, Toto Widyanto SH dan Muhardi SH, selaku kuasa hukum masyarakat Desa Kuala Bangka, Kecamatan Kualuh Hilir, Kabupaten Labuhanbatu Utara, meminta majelis hakim agar memutuskan pengembalian tanah ulayat masyarakat yang saat ini dikuasai PT Torganda.

Permintaan tersebut disampaikan usai persidangan perkara perdata sengketa tanah ulayat di Pengadilan Negeri Rantau Prapat, Rabu (1/10/2025). Dalam sidang itu, dihadirkan saksi-saksi dari pihak masyarakat.

Menurut Toto dan Muhardi, tanah ulayat masyarakat Kuala Bangka telah dikelola warga sejak tahun 1976 sebagai sumber mata pencaharian utama melalui pertanian padi dan palawija. Pada 1978, masyarakat kemudian membentuk Kelompok Tani Mekar Tani dan Serbaguna B untuk mengelola lahan tersebut secara bersama.

“Dengan berkembangnya pertanian padi, pada tahun 1982 masyarakat bermusyawarah dan mengusulkan kepada Pemerintah Desa agar diterbitkan surat kepemilikan lahan pertanian ulayat sesuai dengan luas lahan yang dikelola. Hal ini juga untuk keperluan pembayaran pajak bumi dan bangunan yang menjadi pendapatan asli daerah,” jelas Toto.

Ia menegaskan, bukti administrasi dan keterangan saksi telah menguatkan bahwa lahan tersebut merupakan milik masyarakat. Karena itu, pihaknya berharap hakim memutuskan PT Torganda mengembalikan tanah ulayat kepada kelompok tani Mekar Tani dan Serbaguna B.

Untuk memperkuat tuntutan, kata Toto, pihaknya telah menyerahkan dokumen kepemilikan tanah masyarakat kepada Polda Sumut, Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Sumut, Balai Pengembangan Hutan Lestari, UPTD Kehutanan Wilayah III, Kementerian ATR/BPN Labuhan Batu, hingga Satgas PKH di Jakarta.

Dalam persidangan, hadir pula Ketua dan Sekretaris Kelompok Tani Mekar Tani, Zainal Tanjung dan Ahmad Adam, serta Ketua dan Sekretaris Kelompok Tani Serbaguna B, Jarotman Sinurat dan Tanjung Uli Sitanggang, yang mendampingi kuasa hukum dari Legal Guardian. (ABN/dan)

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

35 Tahun ‘Tanah Ulayat Dirampok’, Warga 3 Desa di Paluta Nekat Setop Operasi PT Tindoan Bujing

28 Okt 2026 - 22:45 WIB

35 Tahun ‘Tanah Ulayat Dirampok’, Warga 3 Desa di Paluta Nekat Setop Operasi PT Tindoan Bujing

Unjuk Rasa Ketiga Kali, HIPMA-SU Pertanyakan Dugaan Monopoli Tender LPJU Miliaran Rupiah di Medan

24 Okt 2026 - 20:42 WIB

Unjuk Rasa Ketiga Kali, HIPMA-SU Pertanyakan Dugaan Monopoli Tender LPJU Miliaran Rupiah di Medan

Tinggalkan Paham Radikalisme, Napiter Lapas Perempuan Kelas IIA Medan Ucapkan Ikrar Setia NKRI

24 Okt 2026 - 07:36 WIB

Tinggalkan Paham Radikalisme, Napiter Lapas Perempuan Kelas IIA Medan Ucapkan Ikrar Setia NKRI

Proyek Irigasi di Labuhanbatu Diduga Bermasalah: Bangunan Retak Padahal Baru Selesai, Dilapor ke Kejati

21 Okt 2026 - 19:51 WIB

Proyek Irigasi di Labuhanbatu Diduga Bermasalah: Bangunan Retak Padahal Baru Selesai, Dilapor ke Kejati

Rutan Kelas I Medan Gagalkan Dugaan Penyelundupan Sabu dan Ekstasi melalui Layanan Kunjungan

19 Okt 2026 - 17:53 WIB

Rutan Kelas I Medan Gagalkan Dugaan Penyelundupan Sabu dan Ekstasi melalui Layanan Kunjungan
Sedang Hot Hukum